Hahaha, anda benar Reza. Sayapun tak hendak menjadi pembela Islam yang
membuang2 waktu berharga dengan orang2 sesat yang mau menangnya sendiri itu.
Tapi terkadang memang agak gatal juga tangan ini mau counter pernyataan2
sesat mereka, yang bukan saja sesat tapi menyesatkan yang lemah bathinnya.
Yang lemah bathinnya itu bukan hanya dari pihak islam saja, tapi dari pihak
lainnya juga. Dan yang lemah bathin ini di dunia nyata sangat banyak
jumlahnya, sehingga kiranya akan berbahaya bagi Indonesia kalau omongan2
sesat orang ini berpengaruh pada mereka. Orang2 yang tinggal di Indonesia
akan semakin saling tidak percaya satu sama lain, curiga men curigai, saling
intip kelemahan, dsb. Alhasil, hidup di Indonesia tidak akan terasa nyaman
lagi. Untungnya, saya tinggal di Indonesia, saya tidak atau belum melihat
gejala2 yang significant kearah itu. Saya beberapa kali melakukan perjalanan
darat dari Aceh sampai Lombok, melakukan shalat di masjid2 dan surau2
sepanjang jalan, berbicara dengan penduduk dari segala lapisan, golongan,
agama dan kepercayaan, tidak melihat bukti kegelisahan saya akibat dari
tulisan sesat itu.

 

Seandainya, seandainya omongan sesat mereka itu benar, apakah Indonesia akan
senyaman ini sebagai tempat tinggal?

 

Eniwe, saya pantau terus tulisan di sini (tidak semua tentunya), sambil
sesekali, kalau ada waktu, akan saya komentari seperlunya. Untuk berdebat
panjang lebar yang berputar2 disitu saja, rasanya buang2 waktu tanpa ada
manfaatnya. Saya sarankan Anda juga untuk tidak terjebak kedalam perangkap
perdebatan yang tidak berujung pangkal, sehingga, saya yakin waktu anda juga
berharga, bisa di pergunakan pada sesuatu yang lebih bermanfaat bagi diri
Anda yang saya piker sedang dalam tahap penggemblengan. Sorry kalau saya
salah.

 

Kenzie.

 

 

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of rezameutia
Sent: Saturday, September 27, 2008 10:51 AM
To: [email protected]
Subject: [proletar] Re: Abbas Amien, dipo, PAREWA PAREWA rezameutia lagi
berobat......

 

--- In [email protected] <mailto:proletar%40yahoogroups.com> ,
"kenzie" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> Saya tidak kenal Anda, Abbas Amin, Dipo, Parewa, Rezameutia dst para
pembela
> Islam yang tidak disebut oleh posting orang ini. Saya mendukung Anda
> meskipun terkadang Anda punya kelemahan. Itu hal yang biasa pula, tak
perlu
> patah arang karena kritik saya ini, tapi bahkan mendorong Anda utk lebih
> bersemangat dan terus memperbaiki diri sesuai dengan ajaran2 Islam yang
> mulia. Selamat berpuasa.
> 
> 

kenzie, 
saya bukan pembela islam di milis ini. menurut saya, islam sih tidak perlu
pembela, wong islam sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, dan islam makin
kesini, bukannya makin menyusut tetapi malahan makin besar dan makin banyak
pengikutnya kok. ngapain dibela?

kebetulan di milis ini saya ketemu para imigran indonesia yang pecundang
seperti jusfiq, kimhook, dan lainnya. imigran pecundang seperti jusfiq,
kimhook, kan biasanya suaranya besar dan nyaring, tapi otaknya kosong. sama
lah mereka itu seperti fpi dan para begundal lainnya yang keakehan cangkem
dan otaknya kosong.

mereka yang menjadi pecundang, kok islam yang disalahkan?! 

> 
> kenzie
> 

 



[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke