Buktinya banyak, tapi tidak akan dilihat oleh orang yang sesat dan
menyesatkan kayak ente yang mata hatinya sudah tertutup dengan kebencian dan
kedengkian. Sama dengan Abu Lahab, paman nabi sendiri. 

Orang Arab yang tidak bisa membawa bukti yang begitu banyak bertebaran di
jagad raya ini, mungkin keturunan orang Makkah yang di ampuni nabi waktu
kembali dari Madinah bersama dengan pasukan yang banyak. Mereka mengira
bahwa mereka akan di basmi oleh nabi dan menyerah sebelum berperang. Nabi
mengampuni mereka dan mereka menyatakan masuk islam. Boleh jadi, mereka
masuk islam karena takut, bukan karena kesadaran seperti sebagian besar dari
mereka. Mereka dan keturunan merekalah yg boleh jadi masih membawa sifat2
jahiliyah yang sesat, sampai sekarang. Akan panjang lebar cerita tentang
kesesatan orang2 munafik itu yg selalu berusaha menjelek-jelekkan pandangan
orang tentang nabi, seperti contoh-contoh yang ente kemukakan. Sayangnya,
banyak orang yang berhati lemah menelan begitu saja cerita-cerita miring
itu, dan menganggap bahwa hal-hal negative tentang nabi yang di ceritakan
oleh orang sebangsa ente yang sesat itu seolah-olah benar.

 

Orang yang  mendalami agama islam dengan benar, pada level tertentu, akan
penuh kasih sayang terhadap sesama. Sama sekali berbeda dengan statement
ente yang sesat dan menyesatkan orang yang berhati lemah. Dia akan melihat
dengan jelas, karena mata hatinya terbuka lebar tanpa ada penyakit jiwa
seperti yang ente derita, bukti bukti tentang keberadaan Allah. Bukti itu
demikian banyak, sehingga kita tidak akan sanggup menghitungnya. Allah Yang
Maha Pengasih, Maha Penyayang yang di sujudi oleh orang islam. Sama sekali
berbeda dengan statement ente yang sesat dan menyesatkan.

 

Kalau ente mau tahu lebih banyak bukti itu, ente harus belajar mendengarkan
dengan khusuk dan penuh perhatian petunjuk guru-guru yang menguasai hal ini.
Di Padang Panjang ada tempat belajar yang bagus, dan di banyak pelosok
Indonesia terdapat juga tempat-tempat serupa. Kalau ente biasa melihat yang
gemerlap itu emas, ente akan kecele karena tempat-tempat itu biasanya
bersahaja. Tapi percayalah, bahwa orang-orang yang di didik dengan baik
ditempat itu akan menjadi orang yang berhati lembut, penuh kasih sayang dan
berpandangan luas, dan lain2 sifat yang baik-baik. Sifat-sifat yang ente
sebut sebagai dungu itu telah membuat Indonesia ini menjadi tempat yang
menyenangkan bagi orang-orang dari segala ras, suku bangsa, warnakulit dsb.,
sebelum datang orang-orang yang arogan dan tidak tahu menghargai ketulusan
hati, ditambah dengan ambisi politik yang memperalat dan mengadu domba untuk
kepentingannya sendiri dan golongannya, lebih lagi untuk kepentingan
orang-orang asing yang tetap menitikkan air liur melihat Indonesia dengan
potensi natural resourcesnya yang (masih) berlimpah dan sebagian renewable
itu.

 

Kalau selama ini saya mengimbangi omongan ente dengan omongan yang pedas
(mungkin bisa lebih pedas lagi), itu bukan sifat sifat saya. Itu hanyalah
salah satu hasil didikan guru-guru dan orang tua saya , mereka mengatakan:
kamu sebaiknya memperhatikan omongan orang dengan penuh perhatian dan hati
yang direndahkan (listen actively-salah satu yg terpenting dalam management
critical competencies), tapi sebagai laki-laki adalah memalukan kalau kamu
tunduk pada gemerlap kemewahan (yang membuat orang korupsi dan berbuat
maksiat-melanggar kesusilaan), dan penghinaan yang dipaksakan dari
orang-orang sesat dan menyesatkan.

Kenzie.

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of utusan.allah
Sent: Thursday, October 02, 2008 11:00 PM
To: [email protected]
Subject: [proletar] Re: Kenzie. yang dungu kayak anjing....

 


Jadi, sekalilagi, buktinya memang tidak ada...

makanya Kenzie ini juga tidak bisa mebmawa buktinya...

Orang Arab juga nggak bisa bawa buktinya.

Bukti al-Mushaf itu berisi wahyu Allah memang tidak ada.

Yang ada cuma kibulan dan omong kosong orang Arab.

Tapi karena Kenzie ini dungu kayak anjging, maka dia lahap saja omong
kosong dan kibulan orang Arab.

--- In [email protected] <mailto:proletar%40yahoogroups.com> ,
"kenzie" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Ente, selain sesat dan menyesatkan orang yang berhati lemah, sudah
persis
> anjing hitam di Tanah Karo.
> 
> 
> 
> Dagingnya dimakan, tulangnya dilemparkan ke anjing lain untuk dimakan.
> 
> 
> 
> Akan lenyap tak berbekas, tak ada yang mengenang lagi.
> 
> 
> 
> Bukti itu akan didapat kalau mata hati ente tidak tertutup dengan
kebencian
> dan kedengkian, serta penyakit jiwa lain yang menumpuk di benak ente
yang
> karatan.
> 
> 
> 
> Insaflah, njing! Ente masih di beri waktu untuk bertobat. Sebelum
terlambat.
> Saya tetap memberi nasehat yang baik untuk ente, ente mau terima itu
bagus
> untuk ente. Tak di terimapun tak apa2. Saya tidak rugi. Tapi itulah
bukti
> bahwa ente benar2 sesat dan menyesatkan orang yang berhati lemah.
Teruskan
> dengan jalan hidup pilihan ente yang sesat itu, setelah mati ente tidak
> bisa memilih. Disitu akan terbukti siapa yang dongok.
> 
> Kenzie.
> 



[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke