Begitu tiba dihadapan si nona Su, kelima orang itu yang rata rata wajahnya 
bengis   segera menahan nona Su; salah satunya yang membawa bandringan besi 
berkata dengan keren :”Hmmm, kalian telah unjuk kebolehan, sekarang biar mataku 
terbuka coba tunjukkan sekali lagi kebolehan kalian…..” Sebelum si nona 
menyahut, tiba ada suara cekikikan yang datangnya dari pemuda sastrawan yang 
baru keluar dari rumah makan.
“Heh, kutu busuk ! Mengapa kau cekikikan hah !?”
“Hehehehe, aku ketawa dengan mulutku, ada apa dengan kalian 5 orang ?”
“Hey dengar kutu busuk ! Aku adalah lima jago andalan dikota ini ; tak ada yang 
berani menyentuh kumisku selama ini; apalagi kamu sikutu buku ! Jangan ikut 
campur, nanti kau susah sendiri !”
“Hahahaha, 5 jago andalan menghina seorang nona kecil, apa itu pantas !?”
“Diam kau ! Hai kawan kawan amankan sastrawan busuk ini, jangan sampai dia 
bicara terus, bikin pusing saja !”
Segera saja kawanan dibelakang si lima jago ada yang bergerak hendak menangkap 
si sastrawan; tapi disitu entah kapan keluarnya ada si baju hijau dengan 
kerennya menatap 4 orang penjaga keamanan yang mau menangkap si sastrawan; 
mereka agak ragu2 sedikit, kemudian salah satu memberanikan diri berkata:”Tuan, 
kau adalah tamu kami, silakan saja meneruskan perjalanan jangan ikut campuri 
urusan kami.”
“Heheheehe, apakah 3dewa dan pengikutnya biasa menghina orang lemah ?!” 
Mendengar kata kata itu , keempat orang itu segera saja mengurung si baju hijau 
ditambah 5 oang lagi yang datang membantu; mereka semua menghunus senjatanya 
masing masing.
“Hahahaha, kalian mau unjuk kebolehan, silakan aku mau lihat, sampai dimana 
kehebatannya anak buah si tiga dewa !” 
Sembilan orang penjaga itu segera saja menghujani si baju hijau dengan bacokan 
yang disusul dengan jeritan kesakitan dan terlemparnya tubuh kesembilan orang 
itu dengan sangat cepat dan hampir tak kelihatan sama sekali . Hal ini sangat 
mengagetkan 5 jagoan andalan, mereka segera berhenti mengurung Su Siocia dan 
berbalik menghadapi si baju hijau:”Kawan, dari kalangan mana telah mau terjun 
dsiini, mohon maaf bila kami tak menghormati anda dengan sepatutnya; jangan 
sungkan bila ada perlu apa apa; kami bisa melayani anda.”Kata2 tersebut adalah 
kata kata rahasia kaum Kang Ouw, yang artinya bila butuh harta atau uang, akan 
segera disediakan. Si Baju Hijau tertawa dingin,kemudian setelah menjengek 
sekali dia melanjutkan kata katanya:”Hmmm, kulihat pengikut tigadewa tak 
ubahnya sebagai gerombolan liar yang beraninya hanya menghina yang lemah ; aku 
tak akan tinggal diam melihat ketidak patutan didepan mataku


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke