AA: sorry, aku begini nyusunnya Silat ( cersil ); trus silat-1 terus 
silat-2 ; jadi anda baca slat-2 = ketiganya, begitu.

--- In [email protected], "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Oke terima kasih untuk nomor 1 nya !!
> Tapi kenapa enggak nyambung dengan nomor 2 nya ya ???
> Disini diakhir ceritanya, si mpeh Ouw itu ketiban rejeki dapat 
penyewa
> kamar nya yang dihargai seperti hotel.
> 
> Mendadak di nomor 2 nya ada suara ketawa
> "Hahahaha, kalian keroco2 mau ngapain nyatronin rumah kami, hah
> !?""Apa sudah bosan hidup !?" ketahuilah gerombolan kalian ditambah 
3X
> lipat saja tak nempil pada kami, 3 Pendekar menggetarkan jagat
> !""Ingin kulihat siapa sebenarnya kalian ?"
> 
> Kayaknya antara no1 dan no2 ada bagian yang hilang ???
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], Abbas Amin <abas_amin08@> wrote:
> >
> > 
> > 
> > --- On Fri, 10/3/08, abas_amin08 <abas_amin08@> wrote:
> > 
> > From: abas_amin08 <abas_amin08@>
> > Subject: Fwd: Cersil
> > To: abas_amin08@
> > Date: Friday, October 3, 2008, 9:06 PM
> > 
> > --- In [email protected], Abbas Amin <abas_amin08@> wrote:
> > 
> > Rumah makan satu satunya didesa kecil Liao Tung itu biasanya 
sangat
> > sepi pengunjung ; boleh dikata selama seminggu buka paling ada 1
> > orang yang datang membeli makanan atau duduk untuk makan; tapi 
siang
> > hari yang panas itu rumah makan itu telah kedatangan tamu 3 orang
> > sekaligus, mungkin tamu dari jauh; mereka datang dengan naik kuda;
> > tampang mereka angker2 dan masing masing membekal golok ; tapi 
buat
> > pemilik rumah makan yaitu si empeh Ouw, tak peduli; yang penting 
ada
> > duit masuk. Maka dengan ramahnya si empeh Ouw melayani tamu
> > tamunya..... ......... ......... .........
> >  
> > Salah seorang antara tamu itu memanggil empeh Ouw, dan mengatakan
> > bahwa desa itu sangat senyap, dan tak kelihatan ramai. Memang 
begitu
> > tuan," jawab empeh Ouw; disamping desa ini agak berjauhan dengan
> > kota; penduduknyapun sedikit; juga jarang sekali pengunjung datang
> > kedesa kecil ini." "Lagian buat apa mereka kesini , disini tak ada
> > apa apa yang bisa dianggap menarik."
> > "Oooo begitu, kalau begitu dusun ini cocok juga buat kami 
istirahat
> > sehari dua hari, tuk melepas lelah." Adakah penginapan disini ?"
> > "Tak ada tuan, secara resmi tak ada penginapan disini ; tapi untuk
> > sekedar istirahat ada empeh Lauw yang bisa memberikan kamar tuk 
jadi
> > peristirahatan sementara, soal bayaran tergantung kesepakan
> > saja."Setelah pembicaraan itu sitiga orang asing itu pergi menuju
> > rumah mpeh Lauw, sementara empeh Ouw sangat senang , selain dapat
> > hasil juga uang kembaliannya dikasihkan juga. Entah mimpi apa tadi
> > malam , bisa2nya dapat rezeki nomplok kaya gini, begitu pikir 
empeh
> > Ouw
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> > 
> > --- End forwarded message ---
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> >       
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>



------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke