Sing lebih bagus itu aturan Islam yang preventif dg cara: 1.Aurat wedok ditutup hingga Yusfiq gak tahu istri tetangganya termasuk girl next door opo enggak. 2.Yusfiq tdk boleh satu rumah dg non muhrim hingg tidak ada TKW yang diperkosa.Kalau ada kejadian TKW diperkosa pasti ada pelanggaran yakni non muhrim seatap atau pergi nyabrang laut tanpa kawalan muhrimnya. 3.Kolam renang harus dipisah antara lanang dg wedok,tamu manten lanang juga dipisah dg tamu wedok.
Shalom, Tawangalun. - In [email protected], "utusan.allah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Inilah yang bagus di negeri kafir... Kalau ada masaalah, maka masaalah itu dibuka dan didiskusikan secara terbuka. Lalu dicari penyelesaiannnya.. Perbaikan dan kemajuan bisa dicapai. Beda dengan kebiasaan di dunia Islam: kalau ada masaalah biasanya ditutup tutupi... Nggk heran dunia Islam itu tetap dungu, bejad, buas, kejam, keji, ganas, zalim lagi biadab. --- In [email protected], "tawangalun" <tawangalun@> wrote: > > Opo yang anti UU Pornografi sudah baca ini? > > *Mata Uang Seks Belanda* > > *Edisi 13 November 2008* > > *DEN HAAG* -- Di mata Menteri Urusan Keluarga dan Pemuda Belanda Andre > Rouvoet, seks kini sekadar mata uang di kalangan generasi muda Negeri > Kincir > Angin. Kata Menteri Rouvoet, moral seks generasi muda Belanda sudah > hilang > tak tentu rimbanya. "Seorang gadis cuma dianggap obyek dan seks > sebagai mata > uangnya," katanya. > > Katanya lagi, "Cinta tidak memainkan peranan lagi dalam kehidupan para > pemuda dan pemudi." Karena itu, Rouvoet mengaku berniat menggelar > perdebatan > mengenai masalah tersebut. > > "Saya belum mengusulkan langkah hukum secara khusus," tuturnya > menanggapi > tayangan dokumenter televisi bertajuk *Sex Sells* yang disiarkan > pekan lalu. > > Film itu memperlihatkan sejumlah anak lelaki dan perempuan berumur 12 > hingga > 16 tahun berbicara terus terang tentang seks. Mereka dengan polos > menuturkan > pengalaman seksual pertama mereka. Bahkan beberapa di antaranya > mengaku > telah melakukan hubungan suami-istri dengan pasangannya pada umur 9 > tahun. > > Masih menurut film tersebut, rata-rata remaja yang berasal dari > Amsterdam > itu mengaku kehilangan kegadisan pada usia 13 tahun. Semua berawal > dari > kebiasaan memakai seks sebagai mata uang atau alat tukar. Semisal si > gadis > rela memberikan layanan seks kepada si bocah lelaki demi sebatang > cokelat, > rokok, pakaian, atau makan malam dan *clubbing*.* INDEPENDENT | DRE* > > Apakah para penentang RUU (sekarang UU) Pornografi pernah mengetahui > fakta > ini? Apakah akan menunggu moral bangsa ini yang mayoritas muslim dan > mayoritas masih menjunjung budaya melayu-timur yang sarat moral > menjadi > 'maju dan tinggi' spt digambarkan berita di atas? Atau sebenarnya > sudah ada > dalam skala kecil dan dalam wilayah tertentu sehingga mereka malah > mendukungnya dengan cara menolak segala aturan hukum yang akan > mengekang hal > ini? > *** > > Shalom, > Tawangalun. > --- End forwarded message --- ------------------------------------ Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
