Lhooo.... aku baru juga baca, kayaknya ceritanya seru, koq tammatnya begigu saja????
Jadi cerita pedang peraknya mana ??? Pedang peraknya belum juga dicabut, satu musuhnya mati sakit ditempat tidur bukan mati melawan pedang perak, dan sisanya dihukum mati kaisar karena merampok. Si tukang besi juga belum kelihatan batang hidungnya, koq ceritanya udah tammat ??? Seharusnya cersil ini berjudul "TIGA RAMPOK" karena memang cuma menceritakan tiga perampok yang akhirnya dihukum mati oleh kaisar dan tidak ada kaitannya dengan si tukang besi ataupun si pedang perak. --- In [email protected], Abbas Amin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kini mereka harus menghadapi masalah yang lebih hebat lagi! Yaitu kedatangan Ong Gi Leng, yang merupakan sahabat Komandan Gilimkun Coa Sim, dengan sedih kedua orang yang tadinya sangat ditakuti itu, kini mereka masuk kamar dengan loyo; mereka melihat Si Golok Maut Toa Sian terbangun dan matanya berusaha melihat dan dari pandangannya jelas dia menanyakan tentang apa yang terjadi; kedua orang Dewa ini sangat senang melihat Dewa pertama ( Toa Sian ) bisa melihat. Mereka lantas mendekati pembaringan dan menghibur:"Gak apa apa Toako, kau bisa tenangkan hati, istirahatlah biar kau benar2 sehat kembali." > Si Golok Maut Ong Kiok Louw tersenyum getir, dia berusaha untuk bicara tapi tak ada satu suarapun yang keluar dari tenggorokannya, kemudian dia bernapas sekali dan putuslah napasnya. Phang Jie Kiong dan Louw Tie Kin meraung raung dengan sedih; yang menggegerkan seisi rumah, maka berdatanganlah murid2 yang masih ada di gedung itu dan turut menangis sedih. > Ong Gi Leng besoknya datang dan dengan sedih Louw Tie Kin mengatakan bahwa dengan kematian Toakonya ini maka tak ada kegembiraan lagi hidupnya; dia mengatakan bahwa Jiesukonya kini sedang meratapi kepergian Toasukonya, maka dia mewakili dan mengatakan bahwa dia bersedia mengembalikan harta yang tersisa dan mohon pengampunan dari Kaisar; maka Ong Gi Lengpun segera mengirim berita ke Ibu Kota; dan sebulan kemudian Phang Jie Kiong dan LOuw Tie Kin menghadap Kaisar; ternyata keputusan Kaisar adalah hukuman MATI! Maka berakhirlah hidup tiga Dewa yang telah menguasai harta Negara tersebut dengan sangat menyedihkan. > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
