Dipo, anda ini jelas nggak begitu waras... Ngomong asal ngaco begini terus.
Keadaan anda jelas sudah gawat. Bergegaslah pergi ke psikiater. Makin cepat makin baik. --- In [email protected], ajegile <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Masalahnya sebenarnya cuma ketidakbecusan pemerintah / pemda menangani buah yang mereka tanem. Soal kemacetan lalulintas itu kan buah dari ke(tidak)bijakan pemerintah soal pembangunan. Dalam hal ini pembangunan bidang industri & perdagangan, khususnya sektor kendaraan bermotor. > > Dengan bikin ke(tidak)bijakan baru soal masuk sekolah lebih pagi itu sama seperti menghukum anak sekolah. Seolah anak sekolah adalah penyebab kemacetan lalulintas, dan mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. > > Jadi, apa bedanya pemerintah dengan jusfiq? > Nggak ada. Sama-sama tukang lempar kesalahan ke orang lain. > > > --- rezameutia <rezameutia@> wrote: > > > sebaiknya sekolah masuk jam 9, agar waktunya anak sekolah lebih > > longgar, nggak dikejar waktu. > > > > hasil survey mengenai pemakai jalan. dari 20 juta pemakai jalan > > setiap hari, 57% memakai kendaraan bermotor, 40% bersepeda atau > > berjalan kaki, 3% dengan kereta api. > > > > tujuannya para pemakai kendaraan bermotor, 32% tujuan kantor, 30% > > sekolah, 12% mall, 26% lainnya. > > > > --- ajegile <ajegilelu@> wrote: > > > > > Industrinya memang terlanjur melibatkan orang banyak, tetapi > > > industrialisnya - pengusaha - cuma segelintir. Yang cuma > > > segelintir itu mbok ikut (diajak) memikirkan kepentingan > > > bersama dan bukan melulu mementingkan cengkeraman produknya > > > pada masyarakat. > > > > > > Pemerintah boleh berkepentingan dengan pendapatan pajak, tapi > > > apa artinya kalau pembayar pajak melihat pemerintah mengabaikan > > > kewajibannya melindungi & melayani masyarakat pembayar pajak. > > > Bukankah pemerintah dipilih & digaji rakyat untuk seluruh > > > rakyat? > > > > > > Putarlah otak untuk rakyat sambil menjaga kepentingannya. > > > Kalaupun harus mengurangi kenyamanan masyarakat maka potong juga > > > kepentingan- kepentingan pemerintah. Jangan mau enak & untung > > > sendiri. > > > > > > Memang, tidak bisa orang bicara bahwa pemerintahan terlama dalam > > > reformasi ini - dan genap masa jabatan sepanjang republik > > > berdiri - digaji industrialis untuk mengamankan koceknya - > > > dengan mengorbankan wong cilik (anak sekolah). Toh kesibukan > > > baru di pagi hari ini bakal lumayan untuk mengalihkan perhatian > > > orang dari kesibukan pemerintah meninggalkan kewajibannya. > > > Maklum, pemilu semakin mepet. > > > > > > Biar fakta yang bicara. > > > > > > ajeg= > > > > > > > > > ------------------------------------ Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
