> "tawangalun" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Banyak memang orang2 dari negara berkembang
> yang seneng mereguk kemakmuran dinegeri
> Barat,tapi ada beberapa muslim yg ideal malah
> pulang ke RI ,ada apa sebenarnya?
> Iok ini 12 th yang lalu pelajar SMAN-8
> Jakarta yang dapat beasiswa dari Mitsubishi
> di Universitas Tokyo.Setelah lulus S-3 kerja
> disana diperusahaan Telkomnya sana.Istrinya
> juga S-2 Jepang dan kerja disana.Bahkan Iok
> ini telah ditawari agar menjadi warga jepun
> tapi menolak.


Stop dulu, ceritanya bohong karena UU Jepang sangat tegas dan jelas
yaitu tidak mungkin menerima apalagi menawarkan kewargaan negara
Jepang kepada orang asing.

Jepang adalah satu2nya didunia yang merupakan negara tertutup untuk
menjadi warganegara karena kepadatan penduduknya menjadi problem
terparah didunia.

Itulah sebabnya pemerintah Jepang dan swastanya semuanya berinvestasi
diluar jepang untuk mengurangi kepadatan penduduknya.

Jepang adalah negara yang terpadat penduduknya didunia.
Pulau Jawa adalah pulau yang terpadat penduduknya didunia.
Cina adalah negara terbanyak penduduknya didunia.

Penduduk banyak tidak menjadi problem asal tanahnya masih luas, jadi
Cina masih memungkinkan untuk menerima kewargaan negara dari luar
tetapi tidak memungkinkan bagi Jepang.

Banyak wanita Indonesia yang menikah dengan laki2 Jepang tidak bisa
diproses menjadi warganegara Jepang, mereka hanya memegang status
"Permanent Resident" seumur hidup.  Akibatnya, suami Jepang ini yang
kemudian masuk warganegara Indonesia mengikuti kewargaan negara
isterinya.  Kalo anda tanya keimigrasi tentu akan jelas bahwa banyak
orang Jepang yang masuk jadi warganegara Indonesia bukan sebaliknya
karena Jepang itu sudah tutup buku untuk menerima kewargaan negara
dari luar.

Sekali lagi, anda itu cuma menyebarkan kebohongan2 selalu, bagaimana
mungkin bisa dipercaya pembaca ????

Disinilah bedanya antara tulisan anda dan tulisan saya.  Saya selalu
menulis kenyataan apa adanya tak peduli apakah kenyataan itu saya
senang atau saya tidak suka.

Hal inilah yang menjadi pegangan saya sebagai ilmuwan sejati, tidak
bisa membenarkan ajaran yang salah hanya karena saya penganut agama
atau ajaran tsb.  Sebagai muslimah saya mengakui bahwa Islam memang
agama terror, saya setuju pendapat presiden Bush bahwa "Islam is the
Religion of Terror".  Saya mengenal Islam sejak lahir, sama dengan
umat Ahmadiah juga mengenal Islam sejak lahir, dan sama2 mereka dan
saya berpendapat bahwa Islam adalah agama terror, namun kita sebagai
umatnya harus berani mengubahnya menjadi agama damai.  Semua itu
tergantung dari kesediaan kita dalam mengubahnya bukan melestarikan
kebiadaban dengan mengorbankan nilai2 kemanusiaan.

Di Amerika banyak orang Indonesia dengan status orang gelap atau
"Illegal Alien" meskipun mereka sudah bekerja dan tinggal disini
selama lebih dari 30 tahun.  Setelah 911, pengawasan terhadap immigran
gelap dari negara2 yang mayoritas Islam makin diperketat, mereka
dipaksa untuk lapor atau akan dideportasi.  Sebagian dari orang2
Indonesia itu sudah dideportasi dan Consulat RI gagal untuk
melindunginya meskipun sudah berusaha mati2an.  Bahkan banyak sekali
pegawai Consulat RI yang sudah harus pulang ternyata tak mau pulang
dan tetap berusaha tinggal disini dengan berbagai cara2 yang tidak
benar misalnya tetap meminta status pegawai consulat dengan menyogok
orang2 dalam.  SANGAT KOTOR PERMAINAN KORUPSINYA, tapi begitulah
kenyataannya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke