Mio Merah bergerak  merangkak menyusuri jalan kota Bandung yang 
sesak oleh sekian banyak kendaraan. Hari masih pagi, si kecil 
berdiri di belakang kemudi, sementara sang istri memelukku dengan 
hangat di jok belakang.Setiap pagi, kini aku bertugas mengantar anak 
dan istri ke sekolah.

Seperti biasa, lahan parkir dan jalan di depan sekolah sangat sesak 
oleh kendaraan roda empat. Dengan lincah, Mio kami menyelinap 
diantara sekian banyak mobil bagus . Dengan ceria si kecil turun 
dari motor, demikian juga sang istri. Setelah keduanya mencium 
tanganku, kemudian mereka berlalu masuk ke pelataran sekolah. Sampai 
jam 16 Wib, setiap hari si kecil belajar di sana. Setiap hari 
istriku mengajar di sana.

Aku pun beranjak meninggalkan sekolah. Sebagian besar anak – anak 
yang sekolah di sini diantar oleh mobil dan supir pribadi. Sementara 
aku terbiasa mengantar dengan kendaraan roda dua. Mio merah, dengan 
keranjang kecil berwarna hitam di balik kemudi. Mio merah yang 
lincah menyelinap diantara sesaknya kendaraan yang berlalu – lalang. 
Aku sendiri pagi ini hanya memakai sendal jepit dan kaos kaki hitam 
berbintik – bintik putih. 

Sambil mengendarai motor menuju rumah, anganku melayang. Mengingat 
masa lalu saat aku masih bekerja pergi pagi pulang petang. Terima 
kasih Tuhan. Kini aku telah menggapai impianku. Setiap pagi aku bisa 
mengantarkan anak dan istriku ke sekolah. Kini aku bisa melakukan 
apa yang aku mau, bukan melakukan apa yang "harus" aku lakukan. 
Terima kasih Tuhan, engkau telah karuniai aku dengan kebebasan 
hidup. Bebas dari aturan kantor dan perintah atasan.
  ***

Salah satu yang kerap aku syukuri adalah karena kami dapat 
menyekolahkan anak terbesar kami di sekolah ini. Dan yang juga aku 
syukuri adalah karena si kecil telah diterima di sekolah ini 
sehingga mulai ajaran baru nanti, kedua anak kami bisa sekolah di 
sini. Di tahun ajaran baru nanti, yang besar naik ke kelas 4 
sementara si kecil akan duduk di kelas satu SD. Kedua anak dan 
Istriku mulai tahun ajaran nanti akan berkumpul di sekolah ini. Anak-
anakku belajar, istriku bekerja sebagai pengajar.

Sekolah ini kami banggakan bukan karena biayanya mahal. Untuk uang 
pertama, setiap anak kena biaya Rp. 18 Juta, Setiap bulan setiap 
anak masih harus bayar SPP dan biaya kegiatan dengan variasi antara 
Rp.500 Ribu sampai Rp. 1.5 Juta. Sekolah ini kami banggakan bukan 
karena tempat berkumpulnya anak-anak orang terpandang. Sekolah ini 
kami banggakan adalah karena ini adalah sekolah berbasis Islam, tapi 
banyak siswanya yang beragama Kristen, Budha, Hindu, ...

Luar biasa ! Semua guru wanitanya berjilbab, sekolah ini mengajarkan 
muatan agama Islam yang sangat kental, namun sekian banyak orang tua 
nonmuslim berkenan menyekolahkan anak-anaknya di sini....

Saat adzan dhuhur, dengan otomatis anak laki-laki mengumandangkan 
adzan. Anak-anak muslim shalat berjamaah, sementara anak-anak non 
muslim melakukan kegiatannya masing-masing. Anak-anak tidak 
mempermasalahkan mengapa mereka beribadah dengan cara yang berbeda. 
Yang mereka tahu, mereka adalah sama-sama mahluk Tuhan ...

"Persaudaraan Islam" bukanlah persaudaraan antara sesama muslim, 
namun adalah hubungan antar manusia yang berlandaskan ajaran Islam.

Di sekolah ini, tidak ada dan tidak diperlukan adu argumen 
yang "sengit" tentang Allah VS Yesus atau Yesus VS Brahma apalagi 
antara Allah + Yesus  VS Atheis. Semua anak berlomba – lomba untuk 
berbuat baik dan berprestasi serta berlomba – lomba untuk membuat 
kedua orang tuanya menangis, bangga.

Salam,



------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke