Orang Palestina bisa bikin kesalahan, dan mereka telah bikin
kesalahan, seperti menembakkan roket ke Israel baru-baru ini itu...

Dan kesalahan ini kudu ditentang.

Tapi, terlepas dari itu, balasan Israel sungguh tidak proporsionel...

Lagi pula, serangan Israel kali ini telah lama direncanakan, artinya
tembakan roket itu hanyalah dalih yang dipakai untuk  menyerang Gaza. 

Tujuan serangannnya, menurut hemat saya, adalah untuk memotong
kemungkinan Obama mengajak Hamas berunding...

Mengajak Hamas berunding itu artinya memungkinkan syarat Hamas
didengar dan diterima: hak orang Palestina yang terusir dari rumah dan
kampung halaman mereka ketika Israel didirikan untuk kembali.

Ini yang tidak bisa diterima oleh Israel; jadi segala jalan kudu
ditempuh untuk emnghalangi Hamas ikut berunding dengan memberikan
pukulan mematikan buat Hamas.

Inilah tujuan serangan Israel, menurut hemat saya.

Terlepas dari itu (analisa saya bisa saja salah, saya juga nggak ikut
rapat untuk menyiapkan serangan Israel ini), tiap pembunuhan, tiap
penindasan kudu dihindarkan.  

Satu lagi: Hamas tidak akan bisa dilumpuhkan, selama penduduk Gaza 
ditindas, maka mereka yang telah enam puluh tahun ditindas dan
dibunhi, akan terus melawan. 

Makin keras tindasan akan nmakin radikal cara yang mereka pakai.

Jalan damai kudu dicari dan bukan jalan berbunuhan.

Dan adalah tugas moral tiap orang Nasrani untuk menyalahkan orang yang
menindas dan orang yang memilih jalan berbunuhan.

Ini tidak dilakukan oleh orang Nasrani di Indonesia.

Bangsat kabeh.

Munafik.


--- In [email protected], "gsuryana" <gsury...@...> wrote:
>
> Sejujurnya aku miris dengan kejadian di timur tengah, sama halnya
ketika 
> Israel memporakporandakan Lebanon, hanya di Indonesia itu aneh, kasus 
> Palestina dijadikan issue agama, padahal di Palestina sendiri ada warga 
> Kristen.
> Belum lagi solusi yang diberikan oleh pemerintah Indonesia yang
menyalahkan 
> Israel semata, padahal kasus Palestina bukan masalah siapa salah siapa, 
> melainkan tidak pernah bisa didapat win win solution.
> 
> Beberapa waktu lalu aku pernah browsing di youtube ( ? ) diera
Yasser Arafat 
> masih eksis dengan Al Fatahnya mengenai kehidupan masyarakat Palestina, 
> dimana sejak kecil sudah diajarkan kebencian kepada Israel, sehingga 
> mengakibatkan dewasanya hanya bisa benci semata, dan lupa bahwa
hidup itu 
> banyak yang bisa dikerjakan.
> 
> Hamas sebagai organisasi resmi dan memiliki banyak anggota lebih
memilih 
> jalan kekerasan dan menantang Israel sedang kemampuan untuk
berperang tidak 
> ada, adalah sebuah tindakan yang aneh seperti dengan mengirim roket ke 
> wilayah Israel, dibalik ini semua ada apa ?, apa sedemikian bodohnya 
> kelompok Hamas mengajak berperang Israel yang memiliki kemampuan
diatas rata 
> rata negara yang ada di timur tengah ?
> 
> Akibatnya adalah masyarakat Palestina sendiri yang akan sengsara, mirip 
> ketika di era Yasser Arafat, dimana menjadi pengungsi ke negara
timur tengah 
> dan ditolak masuk ( Suriah, Yordania, Mesir ) sehingga akhirnya tetap 
> kembali ke tanah palestina dan kehidupan bermasyarakat selalu
kembali dari 
> awal dan hanya selalu mengharapkan bantuan international.
> 
> Protesku hanya bisa aku tujukan kepada PBB yang sayangnya PBB itu
impoten 
> dan malah tidak memiliki kemampuan apa apa.
> 
> sur.
> ----- Original Message ----- 
> From: "Jusfiq Hadjar" <utusan.al...@...>
> 
> > Kenapa terutama orang islam yang memprotes kebiadaban Israel di Gaza?
> >
> > Mana orang  Nasrani yang ajaran agamanya padahal manusiawi itu yang 
> > protes?
> >
> > Sudah ratusan mayat manusia bergeleimpangan di Gaza dan mereka masih 
> > bungkam.
> >
> >
> > ---------------
> > Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
>



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke