BISA
Internet adalah salah satu komponen yang menurut analisa saya berdasar
teori dialektika akan mengubah perubahan kuantitatif menjadi kualitatif.
Perubahan kuantitatif menjadi kualitatif adalah perubahan wujud yang
mendadak.

Sudah terbukti Internet sempat melahirkan bubble ekonomi dotcom
pertama tahun 2000an, saham2 dotcom waktu itu luar biasa meroket,
domain dotcom yg belinya usd 70 saya bisa jual usd 1000, bahkan ada
yang jual jutaan usd. Detik.com juga diinject dana besar hanya untuk
membeli idea portal berita, lalu sindikasi besar afrika M-Web masuk
Indonesia, dan semua akhirnya runtuh

lalu saat ini buble ekonomi kedua juga salah satunya akibat Internet,
atau informasi tanpa batas. Russia sewaktu kejadian crash ekonomi
amerika dan pasar saham jatuh, adalah negara pertama yg shutdown
sistem komputer-nya, transaksi diterima melalui telephone dan
dimasukan oleh operator bursa, hal ini dilakukan untuk kontrol instead
orang bisa direct buy and sell melalui komputer di rumah. Saya
menyebutnya 1001 mati ketawa cara Russia, tapi cerdas.  

Internet mengakibatkan akselerasi pengetahuan, paman google.com jauh
lebih hebat dari kitab suci manapun. Internet mengakibatkan
kesenjangan gap pengetahuan dan ekonomi lebih merata.

Pelan2 tanpa harus perang, keterbukaan informasi, termasuk cara2 mind
war-nya om Jusfig dan Nyonyah Mustika, itu sudah akan mengikis tingkat
kepercayaan muslim thd absolutisme kebenaran Al-Quran, mereka mungkin
akan berat melepas label Islam, karena 5 huruf ini lebih menakutkan
daripada CIA, KGB-->FSB,BIN, atau TNI, namun pelan2 umat muslim akan
berpindah thd ajaran2 hakekatnya. Umat muslim bisa damai dengan jalan
tasawuf atau sufi yang hakekatnya 11-12 (baca mirip) dengan ajaran
christian. Ingat bahwa Mohammad itu sebenarnya orang cerdas yg ngefans
berat ama ISA AS, dia juga pedagang luar negeri nan berani dan suka
menyendiri di gua (tafakur), dia dengarkan semua kisah2 ISA AS dari
orang2 yang ditemuinya, dia amati dengan seksama, lalu dia koreksi
kesalahan2-nya dan dia gunakan sendiri hasilnya sehingga dia bisa
berkuasa amat besar. Perhatikan sejarahnya, Mohammad mulai kehilangan
kendali setelah istri yang juga juragannya sendiri meninggal dunia.
Saya kira dalam tinjauan psikologis, ada ketertekanan yang luar biasa
bagi dia yang bersuku arab keras, tidak punya bapak dan ibu dalam usia
yang relatif kecil, dan juga menikah dengan orang sukses yang juga
menjadi juragannya. Tidak heran setelah istrinya meninggal dia menjadi
megalomania.  

Kalau Anda mengira perang yg hanya bisa meruntuhkan kebenaran
Al-Quran,maka sebenarnya Anda umat sejati dari Al-Quran itu sendiri
karena menciptakan Al-Quran baru.

salam
wawan

--- In [email protected], "Hafsah Salim" <muskitaw...@...> wrote:
>
> Tanpa Perang Bisakah Israel Mengubah Quran Yang Memusnahkan Israel ?
>        


------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke