Orang semacam Hans Jefferson ini yang kudu di masuk in ke penjara seumur hidup, mirip dengan typikal Kristen yang mempercayai Alkitab sebagai tulisan nyata yang harus di ikut i. Bila memang kelompok Kristen mengakui tanah Kanaan milik Abraham yang dijanjikan oleh Allah dogol. Bila memang umat Kristen konsisten dengan isi Alkitab maka Benua Australia harus dikembalikan ke orang Aborigin dan orang bule kudu jadi jongos di Australia. Demikian juga dengan Amerika kudu dibalikin ke orang Indian, selain menjadi jongos juga harus kerja tanpa digaji seumur hidup selama 7 turunan, karena sudah melakukan genocide kepada penduduk asli Indian.
Penganut Kristen memang banyak yang otaknya sudah pada konslet, percaya dengan membabi buta Alkitab, dan yang paling bodoh lagi adalah umat Kristen yang bukan sanak kerabat dan tidak ada hubungannya dengan Jews berfikir bahwa dengan meng amin kan Alkitab bisa ikutan masuk surga, beneran dongo. Dan sialnya lagi menganggap serangan Israel sebagai mengambil hak nya yang ada di Taurat yang isinya lebih banyak dongeng dan cerita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Kadang aku melamun, alangkah indahnya hidup di Asia ini bila tidak didatangi agama dari semistik yang bikin banyak otak orang Asia menjadi konslet. sur. ----- Original Message ----- From: "rezameutia" <[email protected]> > maksudnya, kristen adalah ajaran kasih? > pikirin lagi deh fiq... > > > "Jadi kalau kita melakukan demonstrasi, itu berarti kita > akan memindahkan Jalur Gaza ke Indonesia", kata pendeta hans jefferson. > jadinya maksud tuh pendeta, orang islam di indonesia akan seperti hamas > ditindas kristen? > > ck..ck...ck... > > > ================= > > > * INVASI TERBARU GAZA: ITU HAKNYA ISRAEL > > Demo anti Israel marak > di Indonesia. Hari ini pimpinan Muhammadiyah meminta pemerintah RI > mendesak PBB menggunakan hak vetonya guna mengakhiri serangan Israel ke > Jalur Gaza. Muhammadiyah juga mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa untuk > memberlakukan sanksi terhadap Israel karena telah melakukan kejahatan > terhadap kemanusiaan. Lalu bagaimana kelompok lain di Indonesia? Pdt. > Hans Jefferson kepada Radio Nederland Wereldomroep. > > Hans > Jefferson [HJ]: "Ini perang. Kita tidak membenarkan suatu bangsa > dibunuh oleh bangsa yang lain. Tetapi kalau bangsa saling menyerang, > ini kan perang namanya." > > Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: > "Lalu kalau melihat ummat Kristen di Indonesia, mereka pada umumnya > bagaimana posisinya. Mengapa mereka tidak berdemonstrasi menentang > kekerasan Israel?" > > HJ: "Ya, prinsipnya begini. Kita harus > bertindak cerdas di tengah situasi yang seperti ini. Karena sudah > terjadi demonstrasi di mana-mana. Lalu kalau ummat Kristen itu > melakukan demonstrasi, maka itu kan namanya counter demonstration." > > "Itu > kita akan menimbulkan masalah sendiri dalam negeri. Sedangkan kita > melihat gelombang anti Israel, anti Amerika, anti dunia Barat itu luar > biasa sekarang. Jadi kalau kita melakukan demonstrasi, itu berarti kita > akan memindahkan Jalur Gaza ke Indonesia jadinya." > > "Lalu yang > kedua, cara Kristen bukan seperti itu. Lebih baik kita menyikapi perang > ini dengan cara yang lain. Kita mobilisasi gereja untuk berdoa, > mobilisasi ummat untuk kita melihat masalah ini secara sejarah tetapi > juga secara fakta yang sebenarnya terjadi. Lalu kita melakukan apa yang > bisa kita lakukan, yaitu meredam." > > "Sebenarnya juga banyak yang > mau demo, yang membuat statement garis keras Kristen juga ada. Karena > secara akar iman dapat dipastikan bawha iman Kristen tidak bisa > dipisahkan dari bangsa Yahudi." > > "Jadi secara batin, ummat > Kristen di seluruh dunia pasti berdoa buat Israel. Tapi di pihak lain > juga tidak menghendaki Israel "membantai bangsa lain". Ini perang > sebenarnya." > > RNW: "Sekarang juga banyak pendeta yang memimpin > perjalanan ke Israel. Dan juga ada pendeta-pendeta yang secara terbuka > mendukung pemulihan Israel. Bukankah ini secara politik, mereka > mendukung keberadaan Israel?" > > HJ: "Tidak secara politik. Tapi > secara iman. Saya sendiri baru dari Israel. Jadi bukan secara politis. > Pernyataan bahwa berdoa buat Israel, berdoa untuk pemulihan Israel, itu > secara iman. Karena kita punya akar iman yang sama." > > "Kita > mempercayai separuh Alkitab itu sama. Kita punya Torah yang sama. > Torahnya Israel Torahnya kita juga. Perjanjian lama maksud saya. Jadi > secara iman itu kita punya akar yang sama." > > "Yesus Kristus lahir > dari bangsa Yahudi. Semua tempat suci Kristen, itu di Yerusalem, di > Israel. Jadi dari sisi iman, dari sisi rohani, kita harus berdoa untuk > Israel, karena ini secara internal Kristen bahwa Mazmur 122, yang > berdoa bagi kesejahteraan Israel dan Yerusalem, maka diberkati. Siapa > yang memberkati Israel diberkati. Itu Firman Tuhan." > > RNW: > "Selama ini Israel dipandang sebagai Tanah Perjanjian bagi ummat > Kristen di Indonesia. Apakah sudah saatnya itu dirubah pandangan > seperti itu?" > > HJ: "Tidak ada satu kekuatan pun di dunia ini, > apalagi dari pihak internal Kristen yang mengobah pandangan bahwa > Kanaan atau Israel sekarang adalah bukan Tanah Perjanjian. Yang disebut > Tanah Perjanjian karena kejadian pasal 12, Tuhan, Jahweh Elohim > berjanji kepada Abrahan untuk memberikan tanah itu kepada keturunannya." > > "Dan > tanah itu digenapi oleh Tuhan, Jahweh Elohim, disembah oleh Abraham, > Ishak dan Yakob pada jaman Musa keluar dari Mesir dengan ummat Israel > sampai di gunung Nebo dan Yosua melanjutkan kepemimpinan dan menguasai > tanah itu." > > "Jadi Israel bukan memiliki tanah itu baru 14 Mei > 1948. Bukan. Tanah perjanjian itu sudah dimiliki Israel dari jaman Nabi > Musa. Bukan baru sekarang." > > "Jadi kalau orang bilang Israel > mencaplok tanah Arab, tanah Palestina 14 Mei 1948, orang itu tidak tahu > sejarah. Kalau dia tahu sejarah, tanah itu sudah menjadi milik Israel > dari jaman Musa. Tidak ada yang bisa merubah itu. Sampai kapan pun > juga." > > "Hanya Tuhan pakai Amerika, pakai Inggris, pakai PBB > untuk mengembalikan Israel ke Tanah Perjanjian 14 Mei 1948. Dan ingat, > Israel bukan merdeka karena Israel tidak pernah dijajah. Israel kembali > ke tanahnya 14 Mei 1948 untuk memberikan negara Israel dalam konteks > pemerintahan dunia hari ini. Kalau dulu kan kerajaan." > > "Jadi Israel kembali ke kampungnya, bukan mengambil tanahnya orang > Palestina. Bukan." > > Demikian Hans Jefferson. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
