Inilah dunia Islam....
KLIK<http://news.okezone.com/read/2008/12/30/1/177910/1/abg-putus-sekolah-bergincu-di-kalijodo>disini,
Edy P rumahnya aja di sekitar lokalisasi... :D ikut menikmati Rp
secara ga langsung.


JAKARTA - Lokalisasi Kalijodo, berbatasan langsung dengan Kecamatan Tambora,
Jakarta Barat dan Penjaringan, Jakarta Utara yang berdiri di sekitar
bantaran Sungai Ciliwung. Dengan bangunan semi permanen dan permanen, di
lokalisasi tersebut ratusan PSK berebut menggantungkan hidupnya. Mereka
umumnya menjajakan diri di kafe dan wisma-wisma yang menjamur di
sana.Rata-rata usia mereka bervariasi mulai 15- 45 tahun, dan dari daerah
yang berbeda.

Dengan alasan klasik mereka menjadi "kupu-kupu malam" karena faktor ekonomi.
Selain dari daerah, banyak dari PSK tersebut yang datang dari wilayah
sekitar.

Ketika *Okezone* mendatangi lokalisasi tersebut, banyak dari mereka yang
menjajakan diri di depan sebuah kafe dangdut. Banyak di antara mereka masi
sangat muda alias ABG, tak heran beberapa waktu lalu terungkap ada 20 anak
SMP di Tambora yang ikut mangkal di lokasi ini.

Hari menjelang sore, mereka pun tampak sibuk dengan ber makeup ria.
Kebanyakan dari mereka tinggal di Lokalisasi Kalijodo dengam pengawasan
ketat para mami yang menjaganya di bawah pengawasan preman yang disewanya.

Menjelang malam, aktifitas di Kalijodo terlihat ramai. Puluhan "kupu-kupu
malam" mejeng sambil menggoda lelaki hidung belang yang ingin mencari
hiburan di sana.

Selain kafe, tempat bermain billiard ramai dikunjungi lelaki hidung belang.
Untuk menghilangkan rasa penasaran. Okezone menghampiri salah satu kafe yang
memutar musik dangdut. Seorang mami yang berusia 45 tahunan dan bermakeup
tebal menghampiri Okezone."Mas mau ngamar ya, nanti saya kasih yang bangkok
deh," ujarnya.

Dia menambahkan untuk bisa mengajak kencan anak buahnya cukup mengeluarkan
kocek Rp80 ribu sampai Rp200 ribu. "Yang masih ABG juga ada mas, tapi
harganya sedikit beda," tambahnya.

Alunan musik dangdut yang keras mengganggu sedikit percakapan kami. Mami
tersebut memanggil seorang ABG yang masih terlihat lugu, gincu di bibirnya
dan pakaian yang sedikit terbuka. Dia terlihat lebih dewasa dari usia yang
sebenarnya. Sebut saja namanya Hilda, wanita yang mengaku putus sekolah ini,
terpaksa menjadi PSK karena kedua orang tuanya tidak mampu lagi
membiayainya.

Meskipun sudah hampir setahun menjadi PSK di kawasan "remang-remang"
Kalijodo, namun sama sekali dia tertarik untuk pergi dari Kalijodo.

"Ada juga sih perasaan untuk *ninggalin* (meninggalkan) Kalijodo, tapi
sekarang cari kerja juga susah, apalagi saya hanya tamatan SMP," ujar wanita
berambut lurus sebahu ini. Adanya razia beberapa waktu lalu tidak
menyurutkan hati Hilda untuk terus mencari rupiah di Kalijodo. Perbincangan
kami sedikit terusik, ketika mami tersebut memanggil Hilda untuk mengajaknya
berkencan dengan pria paruh baya yang sudah menjadi langganan tetapnya.

Pantauan Okezone di Kalijodo, puluhan remaja dan anak-anak yang seharusnya
masih bergumul dengan dunia pendidikan di sekolah, menjajakan diri di
lokalisasi ini. Sebagian yang ditemui mengaku terpaksa menjalani kehidupan
di Kaljodo itu karena terbentur pada keadaan ekonomi rumah tangga yang serba
kekurangan. *(fit)*

-- 
Salam, Great Pretender


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke