3 Minggu sebelum Obama dilantik, Israel dengan segala peralatan perang ter modern nya menyerang kelompok Hamas yang dituduh sudah mengirim mortir lebih dari 8000 buah ke wilayah dari wilayah Palestina yang disebut Gaza strip ( silahkan buka google map dan ketik Israel jangan Palestine karena tidak ada ). Gaza strip bisa dibilang memiliki luas kurang lebih 350 Km², dan di huni oleh lebih dari 1,5 juta jiwa, bandingkan dengan kota Bogor yang berpenduduk kurang lebih 700 ribu jiwa, dan di sebut sebagai wilayah terpadat didunia, malah Vatican menyebut sebagai kamp konsentrasi.
Hamas bisa jadi bersalah dengan mengirim ribuan mortir dengan mengakibatkan korban jiwa 3 orang sipil, sedang Israel begitu masuk menyerang langsung telah membunuh ribuan nyawa berikut ratusan anak anak yang tidak mengetahui masalah. Ada seorang dokter Palestina yang juga menjadi dokter di Israel memiliki 8 anak, dimana istrinya belum lama meninggal karena leukemian, hasil akhir rumahnya kena bom sehingga beberapa anaknya menjadi korban, karena dokter tersebut memiliki banyak link maka dia bertanya mengapa rumah nya masih juga dibom padahal dia dokter yang diakui baik oleh kelompok Hamas, maupun Israel demikian juga dengan PBB. Dan jawaban yang didapat, karena diduga ada sniper dari rumahnya, sehingga dijadikan target, sedang snipernya sendiri masih diduga dan tidak bisa dikonfirmasikan. Konflik Hamas sebagai sebuah gerakan berbeda dengan Masyarakat Palestina yang tidak banyak ikut campur, dan Israel sebagai sebuah negara yang bisa dibilang asal usulnya karena belas kasihan dari Inggris dan PBB menyerang Palestina yang wilayahnya secuil dibandingkan luas Israel dengan membabi buta.........sungguh perang biadab dijaman modern ini. Dan yang tidak kurang biadabnya adalah masyarakat international yang tidak mau tahu akar permasalahannya malah mendukung tindakan Israel. Ada yang meng 'amin' kannya karena sesuai dengan nubuat dari kitab sucinya ada pula yang mensyukurinya karena Hamas diduga kelompok teroris. Tenglang Indonesia bisa jadi akan terpecah dalam menyikapi tindakan Israel yang biadab ini dengan beragam alasan dan tentunya tidak lagi memperdulikan korban dipihak sipil dengan alasan semua terjadi karena dalam kondisi perang. Tidak sadar bahwa apa yang dialami oleh masyarakat Palestina yang menjadi kelompok minoritas di negara nya sendiri tidak berbeda banyak dengan Tenglang Indonesia yang malah bukan termasuk tinggal di negara nya sendiri. Peristiwa rasialis yang terjadi di Indonesia sering kali menyakitkan, dilain pihak ketika ada masyarakat Palestina yang di bombardir selama 3 minggu tidak membuat sebagai sebuah tindakan biadab yang sudah dilakukan oleh Israel. Bagi umat Kristen alasan klasik karena tertulis di kitab sucinya, dan tidak ngeh bahwa orang Yahudi sendiri mentertawakan orang Kristen yang sudah 'men Tuhan kan Yesus' yang datang ke dunia, karena bagi Yahudi sang juru selamat belum datang, dan bisa jadi juga tidak lagi akan pernah datang. Sehari sebelum Obama dilantik maka pasukan Israel mulai mundur kembali kewilayahnya, sedang wilayah Palestina sudah porak poranda tidak karuan. Bila bencana gempa Bantul yang merusak beberapa desa sudah membuat bingung Pemerintah Indonesia, demikian juga dengan Lumpur Lapindo yang mengakibatkan banyak pengungsi tak jelas berapa lama menjadi pengungsi, maka apa yang dialami masyarakat Palestina tidak berbeda banyak dan malah lebih parah lagi karena semua terjadi disebabkan oleh ulah manusia dan mengakibatkan ribuan korban manusia yang menjadi mayat bergelimpangan tidak utuh baik karena peluru, bom, dan puing. Apakah masyarakat Tionghoa Indonesia masih hafal dengan Pancasila ?, ada sebuah sila PRIKEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB, apakah sila tersebut hanya untuk masyarakat yang memiliki kewarganegaraan Indonesia dan tidak berlaku bagi masyarakat diluar Indonesia ? Vatican dihari ketiga sudah menyatakan bahwa serangan Israel sama seperti pasukan yang masuk kedalam kamp konsentrasi dan mengecam keras tindakan Israel, demikian juga dengan WCC. Ada alasan lain bagi Tionghoa Indonesia bahwa peristiwa penyerangan Israel kepada kelompok Hamas dan mengorbankan masyarakat Palestina cukup dengan doa agar serangan cepat berhenti......... Sedang dilain pihak demo demo dilakukan oleh kelompok/ormas/parpol tertentu saja, malah ada yang melibatkan anak sekolah setingkat SD untuk berdemo, biarpun tidak jelas tujuan demo dari anak sekolah ini. Hari ini Obama dilantik dan salah satu pidatonya adalah toleransi didalam bermasyarakat dan beragama, untuk ini apakah ormas Tionghoa masih akan tetap diam dan cukup berdoa ?, sedang saat ini masyarakat Palestina mulai membutuhkan banyak bantuan selain untuk tempat tinggal juga keperluan sehari hari. Semoga dengan dilantiknya Obama yang membawa misi merubah kearah yang lebih baik, juga di ikut i oleh semua yang memiliki kemampuan untuk bertindak. sur. ps. Roket dan Mortir dari kelompok Hamas merusah sedikit bangunan karena roket dan mortir selain tidak akurat juga tidak memiliki daya ledak tinggi, korban jiwa sipil 3 orang, sedang korban perang dalam hal ini tentara sebanyak 10 orang dipihak Israel. Untuk Palestina sendiri selain ribuan jiwa menjadi korban, juga puluhan ribu penjadi pengungsi yang tidak jelas dimana saja mengungsinya, karena lahan yang memang sangat terbatas, sama halnya dengan pengungsi Palestina yang tinggal di kamp konsentrasi Yordania. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
