meh... bukannya gw pernah kirim artikel ini bbrp waktu yg lalu. tapi kimhook kayaknya belon ngerti juga. apakah ini hanya konflik rebutan tanah aja? jangan muna.. jangan pura2 bego .. israel ngerampas tanah palestina ada hubungannya dgn "tanah yg dijanjikan tuhan".. boleh jadi orang palestina tidak bereaksi hanya karena mempertahankan hak (bebas dari semangat agama).. tapi si yahud besar kemungkinan karena interest agamma. ini bukan konflik agama? bisa jadi.. tapi menurut yahudi sendiri .. INI MEMANG KONFLIK DENGAN LANDASAN SEMANGAT AGAMA MEREKA.. ngarti? --- In [email protected], "hadingrh" <hadin...@...> wrote:
dulu, di saat bangsa yahudi israel terusir dari tanah palestina; bangsa filistin masih tetap tinggal di tanah palestina. pada th 637 m, di bawah pimpinan umar bin khattab, mereka memasuki yerusalem dng damai (tanpa pertumpahan darah). umar sama sekali tidak menghancurkan gereja maupun sinagog (berbeda dgn proses penguasaan tanah yerusalem oleh agana lainnya yg selalu diwarnai dengan penghancuran rumah ibadat). prof. henry cattan, seorang ahli hukum internasional kelahiran yerusalem dalam buku 'palestine, the arabs and israel : the search for justice' (cattan:1969); menegaskan secara ilmiah dan objektif bahwa bangsa yahudi bukanlah penduduk asli tanah palestina. atau dalam kata lain, nenek moyang orang yahudi adalah pendatang yg datang lebih belakangan dibanding dengan nenek moyang bangsa arab-palestina negara yang diproklamasikan pada 14 mei 1948 ini dibangun dengan mengeksploitiasi teks-teks keagamaan yahudi tentang hak-hak teologis dan historis bangsa yahudi atas wilayah palestina. teks resmi pemerintah israel,mencatat: "the establishment of israel (1948) grew out of their 2,000 year-old dream to return to their ancestral homeland and revive its national life and sovereignity [pendirian (negara) israel (1948) tumbuh dari impian selama 2000 tahun untuk kembali ke tanah pusaka leluhur mereka dan untuk membangkitkan lagi kehidupan kebangsaan dan kedaulatan mereka]" (hirsch, facts about israel, 1986). mungkin, yang tak banyak dicermati adalah strategi herzl dalam menggolkan terwujudnya negara yahudi (der judenstaat) yang dicitakannya. gagasan negara yahudi bukan barang baru. para pemikir zionis sebelumnya, seperti leon pinsker, rabbi alkalai, dan sebagainya, telah meluncurkan gagasan perlunya "negara tersendiri" bagi bangsa yahudi, untuk menyelamatkan mereka dari aksi-aksi penindasan di eropa. namun, melalui bukunya, der judenstaat (1896), herzl mampu merumuskan gagasan dan strateginya dengan jitu. shlomo avineri dalam bukunya the making of modern zionism (1981), mencatat bahwa sukses herzl dalam mendirikan negara yahudi disebabkan ia menguasai benar tiga senjata terpenting abad ke-20, yaitu media massa, lobi, dan public relations. herzl selalu berhubungan dengan orang-orang top yang berada di puncak kekuasaan atau berpengaruh di masyarakat. dalam rangka merebut pengaruh, herzl melakukan audiensi dengan paus di roma, kaisar wilhelm di jerman, dengan ratu victoria di inggris, bahkan dengan sultan turki di istambul. ia pun memobilisasi dana hari moses hess atau baron de rotschild di london. dalam bukunya, a hidden history of zionism, schoenman bahkan mencatat cara-cara biadab yang digunakan oleh kaum zionis dalam mewujudkan cita-citanya. misalnya, kolaborasi tokoh-tokoh zionis dengan tokoh-tokoh nazi dalam mengorbankan jutaan warga yahudi dalam peristiwa holocaust (pembantaian sekitar 6 juta warga yahudi jerman oleh nazi), demi meraih simpati internasional dan melegalkan gerakan pembantaian dan pengusiran warga palestina. dengan cara-cara seperti itu, bangsa yahudi berhasil membangin citra (image) bahwa mereka adalah kaum tertindas dan teraniaya. di lapangan, kaum zionis membentuk organisasi-organisasi para-militer bawah tanah seperti haganah, stern gank, dan irgun yang melakukan teror, pembantaian, dan pengusiran terhadap warga palestina. yahudi selalu menyandarkan apa yang dikatakan mereka sebagai "hak-hak historis" dalam perampasan tanah palestina. semua itu mereka katakan dengan suatu catatan sejarah yang penuh dengan kebohongan dan pertumpahan darah. maka tidaklah ada yang bisa menyaingi mereka sebagai negara teroris terbesar di dunia. seandainya kita menggeneralisasikan jenis tuntutan kaum zionis yang didasarkan kepada "hak-hak historis" yang demikian itu, seluruh planet bumi ini pastilah akan terjerumus pada kekacauan. dengan dasar pemikiran orang-orang yahudi tsb : 1. mengapa orang-orang italia tidak boleh mengajukan tuntutan "hak-hak historis" mereka atas perancis, padahal setelah julius cesar berhasil menaklukan gaul, maka orang-orang romawi memerintah negeri ini jauh lebih lama dari pada yang pernah dilakukan oleh raja-raja israel atas wilayah palestina? 2. dan mengapa pula orang-orang skandinavia tidak berhak mengajukan tuntutan atas wilayah-wilayah normandia, inggris dan sicilia, karena bukankah mereka kerurunan norse-norman yang dahulu kala menguasai daerah tsb? 3. dan akan menjadi apakah afrika jika para penakluknya di zaman purba, menuntut ditegakkannya kembali kemarahajaan mandigo atau para kepala suku terbesar bangsa fula? 4. perjanjian westphalia yang pada tahun 1648, menandai munculnya suatu "permulaan yang baru" di eropa. masa ini ditandai dengan berakhir serta punahnya "negara-negara dan kerajaan-kerajaan gereja kristen" serta lahirnya negara-negara kebangsaan, maka pastilah seluruh daratan eropa akan menjadi kancah pertarungan sebagai akibat "tuntutan-tuntutan historis" setiap negara yang saling bertentangan. 5. kolonisasi amerika merupakan perampasan hak milik suku-suku bangsa indian. 6. si ade bisa saja mengklaim kecamatan legok hangseur sukabumi sebagai tanah leluhurnya korea, mengingat di sana ditemukan sandal jepit putus, piring plastik hasil peninggalan kimhook sebelum migrasi menjadi tki di amrik. --- End forwarded message --- ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
