Saya jadi ingat angka 19 Tawang yang sedeng..

Saya kutip:


"Saya masih ingat beberapa "doktrin" yang dihunjamkan seputar nomor urut PK 
yang saat itu memiliki nomor urut 24 dari 48 partai peserta pemilu 1999:

a. PK adalah partai dakwah, dan dakwah mesti dilakukan selama 24 jam dalam 
sehari semalam, PK juga memiliki nomor urut 24!

b. Sebaik-baik perkara, menurut Nabi, adalah yang di tengah, dan PK berada pada 
posisi nomor urut di tengah yaitu 24!

c. Sebaik-baik nilai emas adalah yang 24 karat, bukankah PK memiliki nomor urut 
24!

d. Jumlah huruf dalam "dua kalimah sahadat" adalah 24, sesuai dengan nomor urut 
PK, 24! (Terus terang sampai kini saya tidak pernah menghitung jumlah huruf 
dalam kalimat tersebut, dalam bentuk Arab maupun Latin).

Doktrin-doktrin ini di kemudian hari saya katagorekan sebagai bagian dari 
"jampi-jampi agama".

Dan dikamar saya serba empat:

Kaki korsi saya empat..

Juga kaki meja empat

Minitor saya segi empat..

Kertas juga berukuran A4

 

--- In [email protected], "yhnugroho" <yustinush...@...> wrote:
>
> Harry Adinegara, 
> sekedar sharing (bukan mencerahkan)
> 
> Aliman Syahrani : Jampi-Jampi Agama
> http://www.apakabar.ws/content/view/3229/88888889/
> 
> Semoga Bermanfaat.
> 
> --- In [email protected], Harry Adinegara <sans_culotte_30@> wrote:
> >
> > Suatu ulasan yang bagus, terutama sangat ber-manfaat bagi orang yang suka 
> > sok 
> > ber-agama, bahkan bagi yang benar2 sujut kepada agamanya, ini akan membantu 
> > mengingatkan jalan yang benar bagi mereka2 ini.
> > 
> > Yang jadi pertanyaan...."kenapa Indonesia yang di huni oleh 90%-an 
> > orang/pemeluk 
> > agama, tapi negara yang kaya raya ini masih tetap saja deldel duwel?" Dan 
> > yang 
> > paling tidak mengena dalam artian, 90% ber-agama tapi bagaimana bisa 
> > menduduki 
> > level juara korupsi dalam perangkat dunia? Dimana salahnya ini? Mohon 
> > pencerahan.
> > 
> > Harry Adinegara, si atheist yang sering bengong ngehadapin para agama-is.
> > 
> > 
> > 
> > 
> > ________________________________
> > From: Mira Wijaya Kusuma <la_luta@>
> > To: sastra pembebasan <[email protected]>; GRI MHMD 
> > <gri.mhmd@>
> > Cc: Mawi 2008 <mawi@>; Suar Suroso <diansu6363@>; 
> > herilatief@
> > Sent: Fri, 16 July, 2010 7:16:27 AM
> > Subject: [GELORA45] Fw: akibat kemiskinan
> > 
> > Â  
> > 
> > 
> > 
> > http://sastrapembeb asan.wordpress. com/
> > http://tamanhaikumi ryanti.blogspot. com/Â  
> > Information about KUDETA 65/ Coup d'etat '65, click: http://www.progind. 
> > net/Â Â  
> > 
> > 
> > --- On Thu, 7/15/10, gri. mhmd <gri.m...@gmail. com> wrote:
> > 
> > 
> > >From: gri. mhmd <gri.m...@gmail. com>
> > >Subject: akibat kemiskinan
> > >To: "Mira Wijaya Kusuma" <la_l...@yahoo. com>
> > >Date: Thursday, July 15, 2010, 12:24 PM
> > >
> > >
> > >DAMPAK SEBUAH KEMISKINAN
> > >Â 
> > >Ada hadits rasulullah yang mengisyaratkan bahwa “kemiskinan itu 
> > >cenderung 
> > >membawa kekufuran”
> > >Kufur diartikan sebagai runtuhnya keimanan yang menyebabkan ia kembali 
> > >menjadi 
> > >kafir. Sedangkan kekufuran itu sendiri sesungguhnya amatlah luas, termasuk 
> > >juga 
> > >didalamnya kemaksiatan. Demikian juga ketika seorang muslim yang mempunyai 
> > >buruk 
> > >sangka (shu’uzan) terhadap orang lain yang ia tidak tahu persis, 
> > >sehingga 
> > >cenderung menyebar fitnah, hal itu sangatlah dimurkai Allah dan terkutuk.
> > >Misalnya; mereka yang mengaku mukmin dengan sewenang-wenang menuduh yang 
> > >lainnya 
> > >sebagai atheis atau kafir, berbuat kejahatan dan perbuatan itu dilemparkan 
> > >kepada orang lain seperti membunuh, menyiksa dan lain sebagainya.
> > >Â 
> > >Hadits rasululullah yang berbunyi : “man qaala kaafirun li akhuuhu 
> > >mukminun fa 
> > >huwa kaafirun” artinya barang siapa berkata “kafir” terhadap 
> > >saudaranya yang 
> > >mukmin, maka sesungguhnya dialah (yang mengatakan itu) yang kafir. 
> > >
> > >Demikian juga mereka yang tak henti-hentinya berbicara tentang amar makruf 
> > >nahi 
> > >munkar, sementara mereka terus melakukan kemunkaran. 
> > >
> > >Â 
> > >Apakah kejahatan kemanusiaan bukan kemunkaran? Kejahatan apa yang paling 
> > >besar 
> > >terhadap umat manusia?
> > >Na’uzubillahi min zalik, kejahatan sangat besar bagi mereka yang mengaku 
> > >muslim 
> > >ketika ia ingkar dari kewajibannya menyelamatkan umat manusia lainnya, 
> > >yaitu 
> > >dengan merampas hak-hak orang yang tidak berdaya, terlebih-lebih kejahatan 
> > >memiskinkan orang banyak, hanya karena rakus dengan tahta dan harta benda 
> > >serta 
> > >syirik terhadap berhala.
> > >Â 
> > >Alam hal melawan kekufuran, rasulullah bersabda : “Man ra’a minkum 
> > >munkarah, fal 
> > >yjahidu biyadihi, wa illam yastathi’I bil lisaanihi, wa illam yas 
> > >tathi’I bi 
> > >qalbih, fa huwa adh’aful ‘iman” (barang siapa diantara kamu melihat 
> > >kemunkaran, 
> > >maka berjuanglah (lawanlah) dengan kedua tangannya (segala kekuatannya) . 
> > >Jika 
> > >tidak mampu, (melawan) dengan lidahnya (protes, demo, petisi dlsb). Kalau 
> > >(masih) tidadk mampu dengan hatinya (kutuk, berdo’a kepada Tuhan agar 
> > >merekad 
> > >dikembalikan ke jalan yang benar). Maka itu adalah selemah-lemahnya iman.
> > >Â 
> > >Setiap mukmin sesungguhnya adalah orang-orang yang senantiasa memiliki 
> > >kasih 
> > >sayang sebagaimana juga yang mereka sembah sang maha pengasih dan 
> > >penyayang. 
> > >
> > >Â 
> > >Terlalu banyak akibat dari kemiskinan. Peristiwa ibu yang mati bunuh diri 
> > >bersama anak-anaknya, Ibu atau Bapak yang mati gantung diri karena tidak 
> > >sanggup 
> > >menghidup anak-anak mereka, orang yang bunuh diri melompat dari gedung 
> > >bertingkat, yang bunuh diri karena tidak mampu berobat sehingga sakitnya 
> > >seumur 
> > >hidup dan sebagainya, dan sebagainya. Jadi tak muat kalau disebutkan satu 
> > >persatu di halam ini.
> > >Â 
> > >Sebagai wargan Negara di Republik yang memiliki kekayaan alam sedemikian 
> > >melimpahnya, jika sebagian besar rakyatnya sangat miskin, patut 
> > >dipertanyakan : 
> > >Siapakah yang sesungguhnya yang bertanggung jawab? Siapakah yang 
> > >memiskinkan 
> > >mereka dengan merampas hak-hak mereka?
> > >Siapakah yang merampas hak mereka dengan memperkaya diri melalui 
> > >kekuasaannya?
> > >Â 
> > >(Mohammad Noer H. Manshoer Raidy)  
> > 
> > 
> > 
> > 
> >       
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke