Kalau bilang burqa ancaman sekuriti,  ente punya data?
Maksud nDeboost, berapa banyak kejahatan yang telah dilakukan
yang pake burqa dibanding dengan yang ga pake?
Ga berlebihan alias paranoya?

Lalu adakah minaret juga, ancaman sekuriti?

Mangga dipun wangsuli

Salam,
nDeboost

PS
Mana link Avicena yang yang menurut @Wandu dipaksa murtad
karena ketakutan?


--- In [email protected], "muskitawati" <muskitaw...@...> wrote:
>
> Larangan Burqa Adalah Ancaman Sekurity Bukan Referendum
>
> UU yang disahkan melalui referendum selalu berdasarkan pilihan yang
sama2 kuatnya.  Sedangkan hal2 yang bersifat sekurity atau pelanggaran
HAM tak mungkin kapanpun caranya disahkan melalui referendum, melainkan
langsung diputuskan oleh aparat yang berwenang atau petugas yang
bertanggung jawab.
>
> Memang, tawaran, sanggahan, bantahan bisa dilakukan selama pihak yang
bertanggung jawab itu bisa menerimanya.
>
> Demikianlah terkait Burqa sudah tidak bisa digugat, hal ini merupakan
pelanggaran HAM bisa disamakan seperti seorang teroris yang tertangkap
polisi langsung muka, kepala hingga badan kakinya dikerudungi dan
tangannya diborgol.
>
> Muslimah itu wanita yang beragama Islam, jadi bukan terorist sehingga
melanggar HAM kali dipaksa memakai burqa meskipun ada yang percaya
sebagai kewajiban agama Islam.  Padahal uma Islam lain tidak perlu
mengenakan Burqa tapi cukup jilbab juga sudah afdol.
>
> Memang, masalah agama Islam sangat ber-beda2 tafsirnya, karena agama
ini dari dulunya berasal dari tebak2an.  Karena Tafsir = tebak2an. 
Namun masalah sekurity bukan masalah tebak2an jadi tidak bisa di-tawar2
tetap memaksakan Burqa.
>
> Tapi UU pelarangan Burqa juga hanyalah terbatas di-tempat2 umum saja,
dan mereka tetap masih bisa mengenakannya di-tempat2 yang lingkungannya
memang Islamiah seperti di mesjid.
>
> Sekali lagi, saya mengajak para muslimin, muslimah dan para ulama
untuk sama2 bekerja keras memberi pengertian kepada umatnya agar tidak
diracuni dengan kebencian yang sama sekali dasarnya salah.  Kebendina
ini hanya meracuni diri sendiri, merusak kesehatan sendiri.
>
>
> > "ndeboost" rambitesemak@ wrote:
> > Gini lah anjink berstandar ganda.
> > Kalau ngirim pembunuh ke Afghan,
> > ga usah minta persetujuan rakyat.
> > Tapi kalau mengenai minaret atau
> > burkha, ada referendum. Bilangnya
> > kemauan rakyat.
> >
>
> Anda itu bebal sekali otaknya, bukankah sudah dijelaskan bahwa burkha
itu merupakan pelanggaran HAM ???
>
> Jadi apakah perlu referendum untuk hal2 yang melanggar HAM ??? 
tentunya tidak semua pelanggaran HAM tak perlu tunggu pendapat
masyarakat karena UU pemerintah menjamin kebebasan rakyatnya dari segala
ancaman keamanan.
>
> Afghanistant itu perang melawan teror jadi bukan urusan referendum
yang dibutuhkan disini melainkan melakukan penumpasan pelaku2 teror yang
pusat nya adalah di Afghanistant.
>
> Lalu kenapa anda harus mati2an membelanya ???  Coba anda bandingkan
dengan Indonesia yang mayoritas Islam ini, adakah kebebasan bagi umat
agama lainnya ???  Keluhan dari umat yang bukan Islam ber-tubi2
datangnya tak pernah diresponse dengan baik, pelaku2 perusakan rumah2
ibadah tak ada yang ditangkap bahkan dilindungi.
>
> Lalu apakah pemaksaan Syariah Islam yang dilakukan oleh pemda2 di
Indonesia juga melalui referendum ???  Ternyata tidak karena Syariah
Islam itu cuma dipaksakan karena kalo melalui referendum pasti kalah
suara.
>
> Hal2 inilah yang seharusnya anda sadari sepenuhnya.  Jangan asal2an
main tuduh dan fitnah kepada pihak yang tidak menyukai cara2 paksa
memaksa seperti ini.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke