.....tetapi kemewahan macam itu --segelas kopi, sepiring pisang goreng, udara 
pagi yang berkabut dan segar-- sudah susah didapat orang-orang yang tinggal di 
kota di Indonesia sekarang ini. Musti menyediakan waktu khusus untuk libur dari 
pekerjaan --atau pakansi dalam istilah si bloon.

--- Pada Rab, 21/7/10, sunny <[email protected]> menulis:

Dari: sunny <[email protected]>
Judul: Re: [proletar] MUI : Kopi Luwak Halal jika Dicuci
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 21 Juli, 2010, 7:00 PM







 



  


    
      
      
      Menang enak dan nyaman, udaranya agak dingin, kadang-kadang kabut. Kopi 
dan pisang dimanta tambah.



----- Original Message ----- 

  From: PAREWA 

  To: [email protected] 

  Sent: Wednesday, July 21, 2010 1:21 PM

  Subject: Re: [proletar] MUI : Kopi Luwak Halal jika Dicuci



Dan sodap nya kalau diseruput. Apalagi kalau minum ditemani goreng pisang, di 
waktu subuh menjelang pagi, dikampung dekat gunung yg masih berembun. 



--- Pada Rab, 21/7/10, sunny <[email protected]> menulis:



Dari: sunny <[email protected]>

  Judul: Re: [proletar] MUI : Kopi Luwak Halal jika Dicuci

  Kepada: [email protected]

  Tanggal: Rabu, 21 Juli, 2010, 3:20 PM



Harus dicuci, kemudian dikeringkan, baru digoreng (tanpa minyak), entah berapa 
lama digoreng itu yang biasa bikin tahu.



Kalau dipabrik kopi itu dimasukan oven, temperaturnya dan waktu sudah 
ditentukan, jadi konstan kualitasnya.



----- Original Message ----- 



From: PAREWA 



To: [email protected] 



Sent: Wednesday, July 21, 2010 9:55 AM



Subject: Bls: [proletar] MUI : Kopi Luwak Halal jika Dicuci



Ada juga kali yg ngga dicuci, lgsg dimakan sama taik2nya. 



--- Pada Rab, 21/7/10, sunny <[email protected]> menulis:



Dari: sunny <[email protected]>



Judul: [proletar] MUI : Kopi Luwak Halal jika Dicuci



Kepada: [email protected]



Tanggal: Rabu, 21 Juli, 2010, 2:15 PM



Refleksi : Rupanya bapak-bapak MUI ini biasa minum kopi murahan jadi 
beranggapan bawa kopi lawak tidak dicuci maka oleh karena itu enak bin lezat. 
hehehehe



http://www.surya.co.id/2010/07/21/mui-kopi-luwak-halal-jika-dicuci.html



MUI : Kopi Luwak Halal jika Dicuci



Rabu, 21 Juli 2010 | 07:43 WIB



Jakarta -SURYA- Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya menetapkan fatwa tentang 
hukum kopi luwak, Selasa (20/7). Menurut MUI, kopi luwak halal jika dikonsumsi 
dengan terlebih dahulu dibersihkan dan disucikan dari najis. 



KH Ma'ruf Amin, ketua MUI bidang Komisi Fatwa mengungkapkan, fatwa halal 
tersebut diperoleh setelah melalui serangkaian rapat dan kajian yang dilakukan 
MUI. Hasilnya, kopi luwak pada dasarnya mutanajis atau terkena najis, namun 
menjadi halal bila dicuci dan dibersihkan terlebih dahulu.



"Jenisnya najis mutawassithah (najis biasa). Namun, jika telah mengalami 
pencucian dengan air dan kotorannya hilang, biji kopi halal dimakan," kata 
Ma'ruf.



Selain memfatwakan halal, MUI juga membolehkan masyarakat memproduksi dan 
memperjualbelikannya. Amin menambahkan, sepanjang biji kopi utuh, keras, dan 
bisa tumbuh apabila ditanam biji kopi tetap halal. Seperti halnya kopi bubuk 
yang sudah ada proses pencucian, sehingga hukumnya halal. 



Namun, ia mengungkapkan ada juga sebagian masyarakat yang mengonsumsi kopi 
luwak tanpa melewati proses produksi. "Ini yang termasuk haram," pungkasnya. 
ntribunnews/viva



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  







[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke