Irene Handono Berhak dan Wajar Berbohong Demi Sekuritinya !!!
> Nanayahe <nanay...@...> wrote:
> Irena Handono yang mendapat hidayah
> justru saat mencari kelemahan Islam.
> Ketika membaca surat Al Ikhlas
> hatinya tunduk akan keesaan Allah swt.
> Ia mengakui bahwa tak ada yang paling
> berkuasa dan patut disembah di jagad
> raya ini selain Sang Khalik.
> Alhamdulillah, dalam diri ini terus
> menekankan bahwa hidupku, matiku hanya
> karena Allah.
Agama lain diluar Islam bebas untuk keluar masuk, mau masuk hari ini dan keluar
lagi besok juga bisa. Jadi masalah keluar masuk agama itu sama halnya seperti
keluar masuk bioskop.
Apalagi di-negara2 maju seperti di Amerika, beragama itu lebih bebas lagi,
setiap orang mau menganut dua, tiga, empat.... atau sepuluh agama sekaligus
juga boleh.
Agama sama dengan hiburan atau entertainment, gunanya se-mata2 memberi
ketenangan jiwa, memberi ketabahan jiwa, memberi isi kepada jiwa, yang
kesemuanya itu dinikmati umat sebagai hiburan dan juga sebagai ikatan sosial
dalam kehidupan yang saling membantu. Itulah tujuan pokok yang paling penting
dalam kehidupan beragama yang sebenarnya.
Jadi agama itu bukan untuk menimbang salah benarnya tindakan seseorang, bukan
juga untuk menghukum seseorang yang dianggapnya tidak sesuai dengan ajaran
agamanya. Agama se-mata2 untuk mengisi dan diisi dengan hanya kebahagiaan saja
baik kebahagiaan sendiri maupun kebahagiaan bersama, baik dengan sesama umatnya
sendiri maupun dengan umat yang tidak sama.
Demikianlah hakekat dari beragama, yang menjadikan seseorang boleh keluar masuk
agama dan bebas menganut berapa macam agamapun juga.
Jadi tidak mengherankan kalo Irene Handono yang di-elu2kan umat Islam telah
pindah ke agama Islam ternyata secara sembunyi2 berangkat ke Singapore dan
tetap melaksanakan tahlilan katolik di gereja katolik di Singapore yang
dikuntit dan diintip terus oleh 7 orang ulama yang jujur, terpercaya dan tidak
pernah bohong.
Bagi saya perbuatan Irene Handono adalah wajar dan biasa2 saja dan semua orang
biasa melakukan hal2 seperti itu di semua negara2 maju. Cuma bedanya, Irene
Handono ini bukan tinggal dinegara maju, melain tinggal dinegara terkebelakang
yang mayoritas rakyatnya diracuni dengan agama Islam yang dianutnya.
Akibat perbuatan Irene Handono, umat Islam marah, dan wajar Irene Handono
menolak mengakui tuduhan itu meskipun saksi2 tidak mungkin bisa dipalsukan
diyakini 100% kebenarannya.
Jadi PERTANYAAN SAYA sekarang ini adalah, bagaimana sikap umat Islam kalo
nyatanya Irene Handono mengakui perbuatan yang dituduhkan kepadanya itu ????
Jadi apakah Irene Handono bersalah kalo harus berbohong karena dia takut
dibunuh kalo ketahuan ??? Siapapun akan berbohong karena kalo tidak berbohong
maka jiwanya terancam !!! Jadi berbohong itu bagi Irene Handono bisa
dibenarkan.
Kalo Irene Handono tinggal di Amerika, maka beragama Islam + Katolik tidak ada
hukumannya, bahkan tidak ditanyakan seperti di Indonesia. Saya saja yang turun
menurun beragama Islam, setelah menjadi warganegara Amerika saya belajar
Kungfu, dulu juga berlatih Kempo, Pencak Silat dll. Juga disini saya mengambil
khusus kelas Taichi, yang kesemuanya ini membuat saya tertarik kepada Zen
Buddhisme, Shinto, dan beberapa alirannya. Akibatnya saya sering ke kuil
mereka belajar bahasa Jepang, sembahyang menyembah dewa matahari, menyambah
dewa angin, dan lain2 dewa lagi yang saya sama sekali tidak percaya. Tetapi
saya tetap Islam meskipun juga tidak percaya Allah, dan saya juga seorang
aktivis pengumpul dana untuk mesjid Los Angeles ini.
Lalu kalo mau membandingkan kehidupan Irene Handono menganut dua agama Katolik
dan Islam tetapi harus berbohong karena ancaman jiwa seperti itu, apa enaknya
kehidupan beragama seperti itu ???
Syahadat menyatakan bahwa tiada Tuhan selain Allah, hanya boleh menyembah satu
Allah saja yang bukan Tuhan. Naaaah... Saya sebagai umat Islam tentu cuma
formalitas sajalah menyembah Allah, tapi juga sekalian menyembah Dewa Dewi
Shinto dan zen Buddhisme ini, dan ini saya jelaskan kepada pendeta2 Shinto
buddhisme tetapi tidak saya akui kepada imam dimesjidku karena Islam memang
melarangnya untuk aku jujur mengakui seperti itu, karena kalo jujur hukumannya
penggal kepala meskipun tidak mungkin bisa memenggal kepala siapapun di Amerika
ini. Orang2 Murtad, kafir, Yahudi, dan penyembah berhala dilindungi hak2nya
setara sama seperti muslimin.
Jadi ingat ya, di Amerika negara superpower yang paling maha maju didunia ini,
orang murtad, kafir, yahudi dan penyembah berhala dilindungi, dihormati, dan
disamakan hak2nya setara dengan muslimin, padahal dalam Islam hanya muslimin
saja yang paling tinggi sebagai manusia dan lainnya hanyalah lebih rendah
daripada binatang dipandangan Allah.
Atas dasar inilah, Islam dipandang dunia sekarang sebagai agama yang paling
biadab, agama yang paling hina, dan agama yang paling menghina umat lainnya.
Islam juga ditetapkan sebagai agama terorist yang umatnya harus diwaspadai, dan
kalo bukan WN Amerika dilarang masuk, semua muslimin yang bukan WN Amerika yang
study dari beasiswa Amerika dulunya telah diusir setelah kejadian pengkhianatan
muslimin dalam teror 911.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/