Rfleksi : Koq hanya walikota Medan turunkan harga, ibu-ibu di lain kota diam saja, karena mungkin berkehidupan sepanstasnya?
http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=260197 KOTA MEDAN Diprotes Ibu-ibu, Wali Kota Turunkan Harga Pasar Murah Jumat, 20 Agustus 2010 MEDAN (Suara Karya): Camat dan lurah di Medan dingatkan agar jangan bermain api dengan memainkan harga kebutuhan pokok di pasar murah. Artinya, jangan sekali-kali harga kebutuhan pokok yang sudah ditentukan dinaikkan tanpa melalui prosedur. "Operasi pasar digelar bertujuan untuk menolong masyarakat khususnya bagi yang tidak mampu. Di samping itu, untuk mengantisipasi gejolak harga kebutuhan pokok di pasaran menjelang Lebaran. Untuk itu, saya ingatkan para camat dan lurah, termasuk penyelenggara pasar murah, agar jangan bermain api dalam hal ini," kata Wali Kota Medan Rahudman Haraap ketika membuka operasi pasar murah yang dipusatkan di Lapangan Bola Porta Medan, Kamis. Disebutkan, untuk pasar murah tahun ini, Pemkot Medan menyediakan 118 lokasi di 21 kecamatan di Medan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau supaya memanfaatkan pasar dengan sebaik-baiknya. "Semoga operasi pasar sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya kurang mampu sehingga kebutuhan pokok untuk berlebaran dapat terpenuhi. Kalau ada camat dan lurah mempermainkan harga, segera lapor sama saya, biar saya tindak," kata Rahudman yang didampingi Wakil Wali Kota Dzulmi Eldin. Berdasarkan pemantauan, usai Wali Kota Medan membuka operasi pasar tersebut, masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Medan Timur, khususnya warga Kelurahan Pulobrayan Bengkel dan sekitarnya, menyerbu pasar murah itu. Sebelumnya masyarakat sempat protes minta harga diturunkan karena harga kebutuhan pokok yang dipasarkan di pasar murah hanya beda tipis dengan harga di pasaran. "Pak Wali Kota, kami minta harga di pasar murah ini diturunkanlah, kok harganya sama dengan harga di pasaran," ujar ibu-ibu. Menanggapi usulan ibu-ibu tersebut, Wali Kota Medan langsung menurunkan sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar murah saat melakukan peninjauan, antara lain gula pasir sebelumnya Rp 9.750 perr kilo gram menjadi Rp 8.500/kg, minyak curah sebelumnya Rp 8.000/liter menjadi Rp 6.500/liter, minyak goreng fortune sebelumnya Rp 9.000/ liter menjadi Rp 7.500/liter. Selanjutnya, tepung terigu sebelumnya Rp 6.480/kg menjadi Rp 5.600/kg, kacang tanah jadi Rp 14.750 sebelumnya Rp 15.500 per kg, telur dari Rp 740/ butir menjadi Rp 590/ butir, dan Blueband ukuran 200 gr sebelumnya Rp 4.500/ sacet menjadi Rp 3.700/saset. "Saya minta camat dan lurah serta instansi terkait agar mengawasi jalannya pasar murah. (M Tampubolon) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
