Dia terpanggil untuk mendidik masyarakat P.Lombok tidak membuang sampah sembarangan dan mengajari daur ulang sampah bahkan memodifikasi mesin daur ulang
Presenter : "Apakah anda menjual spd. motor anda utk membeli mesin daur ulang ?" Dengan mantap Husain Abdullah mengangguk Presenter : "Untuk proyek menyadarkan masyarakat P.Lombok utk hidup bersih dan sehat, apakah anda menjual rumah anda di aussie ?" Husain Abdullah (Gavin Birch) hanya menjawab dgn senyuman LEIDEN : Di Leiden juga tinggal seorang inlander asal minang, juga kawin dgn penduduk setempat. Berbeda dgn Gavin, yang mendidik masyarakat setempat utk tidak membuang sampah sembarangan... Inlander gebleg ini kerjanya nyampah diberbagai milis dan hidupnya hanya utk 'jogging' dan terima tunjangan dari pemerintah setempat sebagai "kompensasi" surat wasiat yg dibuat atas mayatnya kelak utk di potong² dan di sayat².... Dalam bhs Belanda disebut : "erst kommt das Fressen, dann die Moral" Itulah bedanya orang beradab (Gavin B) dan biadab (inlander gebleg) Gavin Birch Click, pls : http://stejn-simplebutnotsimpler.blogspot.com/2009/12/kita-yang-buang-bule-yang-mungut-ironis.html [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
