saya urutkan kembali topik diskusi yang dilempar bung sethiadi
di posting

http://asia.groups.yahoo.com/group/Indonesia-Rising/message/11962

sebelumnya akan saya koreksi dulu bahwa dua ontology/premis diatas bukanlah
milik dawkins dan william lane craig...

tapi posting itu sesuai yang saya pahami adalah...

ada seorang bernama jeff yang mengaku
"I am a fan of the ontological argument for God's existence"

lalu dia mengaku membaca buku richard dawkins, dan mengirim surat ke william
lane craig yang mungkin dianggapnya ahli teologi kristian, dalam suratnya jeff,
dia bilang ada referensi dari dougal glasking yang menyimpulkan God does not
exist.

lalu william lane craig menjawabnya dengan ontology pastur alvin platinga yang
isinya sbb:

1. It is possible that a maximally great being exists.

2. If it is possible that a maximally great being exists, then a maximally great
being exists in some possible world.

3. If a maximally great being exists in some possible world, then it exists in
every possible world.

4. If a maximally great being exists in every possible world, then it exists in
the actual world.

5. If a maximally great being exists in the actual world, then a maximally great
being exists.

6. Therefore, a maximally great being exists.

***
Dari ontology Platinga tersebut saya menemukan kesalahan setidaknya 2

1. Yaitu masalah penggunaan kata possible (saya juga sudah confirm ke mbah
google dan ternyata memang rata-rata para pemikir juga mempermasalahkan
penggunaan kata possible ini)
Fallacy dalam penggunaan kata "POSSIBLE" ini merupakan bentuk fallacy

a. Appeal to probability.
b. Bare assertion fallacy:
premise in an argument is assumed to be true purely because it says that it is
true. --> Ini dalam bahasa jermannya adalah "kepercayaan/paham dijadikan premis"


2. Yang kedua saya menemukan kesalahan didalam premis nomor 3-nya yang berawal
dari some dan berlanjut ke every

ini istilahnya Quantificational fallacies

sbg contoh

"where examples are offered as inductive proof for a universal proposition.
("This apple is red, therefore all apples are red.")

***

Untuk itu dalam mengkritisi ontology alvin platinga yang dicomot oleh William
lane craig....

nggak perlu repot-repot kirim surat ke Richard Dawkins, kasian Richard Dawkins
bisa mencret kalo liat ontology kayak gitu harus dibawa kepadanya.

Kalo ontology kayak gitu rasanya saya aja cukup ngerti dimana fallacy-nya...:)

***

Dan selanjutnya sesuai posting saya di milis proletar yang pernah mengatakan
bahwa "tuhan nyantol di jidat menghentikan berpikir logis"

atau statemen saya berikut
http://alexarussia.blog.friendster.com/2010/08/sampah-tuhan/

bagaimana cara memperlakukan tuhan seperti sampah,…???
aku gunakan tuhan untuk menghentikan berpikir dialektis…
dan akan aku buang tuhan ketika aku ingin berpikir dialektis…

untuk itu

saya tegaskan sekali lagi

kepercayaan terhadap tuhan itu menghentikan kemampuan berpikir logis dan
dialektis kita...karena kepercayaan/paham itu sering membuat cara berpikir kita
penuh fallacy yang disebut dengan "Bare assertion fallacy"

tapi memang seperti curhat saya diatas...

saya pengin buang tuhan kalau lagi mo serius mikir dengan logika dan dialektika

dan saya butuh tuhan kalau lagi pengin nyante...atau mo bobok...terutama bobok
ama peyempuan :)





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke