Refleksi : Agaknya para petinggi negara termasuk para anggota MUI tidak merasa 
tersinggung melihat, atau mendengar warganegara Indonesia diperlakukan tidak 
sewajarnya di luar norma-norma kemanusiaan? 

http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/10/08/12/129894-tki-di-penampungan-timur-tengah-terus-bertambah


TKI di Penampungan Timur Tengah Terus Bertambah
Kamis, 12 Agustus 2010, 19:35 WIB

     


TKI/ilustrasi
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) di penampungan 
beberapa KBRI negara-negara Timur Tengah terus bertambah. Selain banyak TKI 
yang memang habis masa kontraknya, juga sebagai dampak liburan musim panas.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar 
membenarkan kondisi tersebut. ''Ternyata, menjelang bulan Agustus, hasil 
monitoring kami, jumlah TKI yang minta perlindungan di penampungan terus 
meningkat," ujarnya, Kamis (12/8).

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) saat ini sedang 
melakukan monitoring penyebab pasti peningkatan penampungan TKI. Pemantauan 
meliputi penampungan TKI di KBRI Jordania, Jeddah, Uni Emirat Arab, dan Riyadh.

Meskipun biasanya menjelang musim libur di berbagai negara menjadi faktor 
peningkatan ini, satuan tugas Kemnakertrans tetap mencari tahu korelasi hal 
tersebut. Apalagi, dikhawatirkan adanya penambahan TKI yang bermasalah.

Plt Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Kemnakertrans, Malik 
Harahap, menjelaskan, jumlah TKI yang ditampung di negara penempatan Timur 
Tengah mencapai ribuan. Salah satunya dipicu liburan musim panas. "Dalam waktu 
dekat kami akan mencari solusi atas persoalan ini," katanya.

Sementara itu, kalangan pengusaha yang bergerak di bidang penempatan tenaga 
kerja Indonesia (TKI) pesimistis terhadap kinerja pemerintah dalam 
menyelesaikan kasus TKI bermasalah di Timur Tengah. Semisal yang diungkapkan 
Ketua Himpunan Pengusaha Jasa TKI (Himsataki) Yunus M Yamani yang baru saja 
kembali dari Arab Saudi. "Saya masih menyaksikan puluhan WNI, sebagian besar 
perempuan, terlantar di bawah jembatan layang di Jeddah. Mereka menanti untuk 
bisa dipulangkan. Perwakilan Indonesia di Saudi seperti KBRI Riyadh dan KJRI 
Jeddah, tidak berbuat apa-apa," keluhnya.

Namun demikian, Yunus menaruh apresiasi kalau informasi dan data yang 
disampaikan Atase Tenaga Kerja KBRI di Riyadh, Arab Saudi, Mustafa Kamal, yang 
menyebutkan 98 persen kasus TKI di Arab Saudi selama 2009 berhasil dituntaskan. 
"Ini baru satu-satunya atase yang semula dinilai tidak berpengalaman tentang 
permasalahan TKI, tetapi kurang dari satu tahun sudah bisa menyelesaikan ribuan 
(98 persen) TKI bermasalah," ujarnya.

Jika kondisi ini benar adanya, juga akan menguntungkan konsorsium asuransi 
perlindungan TKI di dalam negeri, karena tidak ada lagi yang kembali ke Tanah 
Air dengan membawa masalah. " Jika tidak, maka dia melakukan kebohongan 
publik," cetus Yunus.

Himsataki banyak menerima pengaduan, baik dari TKI maupun PJTKI, tentang 
permasalahan yang dihadapi di Arab Saudi. Biasanya permasalahan itu meliputi  
kondisi penempatan dan perlindungan TKI. Dari percakapan dengan sejumlah tokoh 
Indonesia di Saudi, ujar Yunus, diharapkan perwakilan Indonesia tidak berpangku 
tangan dan menyerahkan masalah pemulangan TKI kepada Pemerintah Arab Saudi. 
"Kita bangsa bermartabat, punya tanggungjawab, punya asuransi," tegasnya.

Red: Endro Yuwanto
Sumber: kominfo





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke