SBY sebaiknya mundur saja karena tak ada yang dia kerjakan untuk meringankan beban rakyat.
Seperti wayang OVJ (Opera Van Java) yang tidak mementingkan jalan cerita - yang penting kepruk-keprukan, begitu pula SBY; tak penting keadaan rakyat, yang penting berkeluh-kesah. Bedanya, lawakan OVJ masih bisa membangkitkan semangat orang untuk tertawa, melepas sesak di dada, dan kadang berhasil mengajak orang untuk menertawai diri-sendiri. SBY? Rakyat tak pernah melihat dia tersenyum apalagi tertawa. Kalaupun tersenyum, dia lebih terlihat menyeringai. SBY, minggirlah. Sadari bahwa sampiyan telah gagal total. --- From: Satrio Arismunandar <satrioarismunan...@...> > http://www.indonesiamedia.com/2010/08/22/sby-diam-diam-menghancurkan-%E2%80%A6/ (...) > > Kalau presidennya tidak perduli dengan nasib rakyatnya, jangan > salahkan rakyatnya kalau tidak perduli juga dengan keluh-kesahnya. > Kalau sudah begini, masih adakah eksistensi NKRI? Benar, kata > Marzuki, bahwa SBY, bukan presiden yang diam-diam menghanyutkan, > tetapi presiden yang diam-diam menghancurkan. Menghancurkan tatanan > kehidupan berbudaya, kehidupan beragama, kehidupan sosial dan > ekonomi rakyat, dan seterusnya. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
