Tak Mampu Amankan Perairannya Maka Diberikan ke Tetangganya !!!
                                     
Perairan RI nantinya cepat atau lambat akan diserahkan kepada tetangga2nya baik 
itu Malaysia, Singapore atau Phillipina.

Kenapa begitu ???

Marilah kita berbincang dari sudut pandangan Amerika yang sengaja membangun 
United Nation untuk mengamankan seluruh jengkal bumi ini.  Antara lain, negara 
yang tadinya dijajah dimerdekakan, negara yang tadinya belum ada dibuat jadi 
ada, negara yang tadinya berantakan dibuatnya jadi negara yang teratur, negara 
yang tadinya terkebelakang dibuatnya jadi maju.

Apa tujuan Amerika yang kelihatannya dermawan ini???  Sama sekali bukan karena 
dermawan, tujuannya harus ada timbal baliknya.  Setiap negara menjadi anggauta 
UN yang berkewajiban mengamankan wilayahnya masing2 sehingga dunia perdagangan 
bisa lancar dan tidak terganggu, begitulah harapan Amerika sebagai negara 
perdagangan yang penuh ciptaan2.

Tapi, perairan RI bisa sekian lama tidak aman karena dijadikan pangkalan bajak 
laut yang membajak kapal2 tanker Jepang dan negara2 lainnya.  Akibat ketidak 
mampuan RI mengamankan perairannya, mengakibatkan perairan Internasional selalu 
dibayangi ancaman pembajakan oleh kapal2 pembajak yang berdomisili diperairan 
RI yang bahkan sering dibacking oleh kapal2 ALRI.

Dengan cara atau penyebab apapun, pada akhirnya RI akan bersengketa dengan 
negara2 tetangganya yang akan mempermasalahkan perairan yang tadinya di akui 
milik RI.

Jadi dengan rekord yang demikian busuknya, apabila sengketa perairan ini 
berujung dipengadilan Internasional, maka otomatis hak RI akan gugur dalam 
mengklaim perairan yang tadinya dianggap miliknya.

Malaysia lebih layak dan lebih mampu menjaga keamanan perairan yang berbatasan 
dengan perairan RI, jadi apabila perairan RI yang telah berulang kali dijadikan 
domisili bajak2 laut Indonesia ini nantinya masuk menjadi wilayah Malaysia, 
maka semua bajak laut Indonesia ini pasti lebih berhasil ditumpasnya.

Hal yang sama juga terjadi dengan Phillipina, kenyataan para terorist Islam 
Moro ini susupan orang2 dari Indonesia yang dibantu dengan senjata2 yang 
diselundupkan oleh pasukan juga dari RI ini.  Semua ini sudah diketahui baik 
oleh phillipina, maupun oleh negara2 besar seperti Inggris, Russia, China 
maupun Jepang yang merasa ancaman kapal2 dagangnya yang sering melalui perairan 
perbatasan RI ini.

Sebagai permulaan memang dimulai dengan sengketa2 kecil dulu seperti sekarang 
ini dengan Malaysia.  Biarpun perairan wilayah itu tadinya milik RI, bukan hal 
yang susah untuk dipaksa mengalihkan perairan ini menjadi milik Malaysia atau 
Phillipina yang lebih reliabel dalam menjaga keamanan wilayahnya ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke