Refleksi : Apa beda dana Densus dan dana  US$ 500,-- juta dari World Bak untuk 
membersihkan sungai-sungai di Jakrata, atau juga dan US1,-- miliar dari 
Norwegia dan US$ 300,-- juta dari Perancis untuk menghijaukan NKRI? Untuk 
melangkapi  APBN juga harus jongkok sana sini untuk mendapatkan kredit luar 
ngeri. Tanpa  dana dari sumber luarngeri mana bisa roda kekuasaan rezim NKRI 
bisa berputar-putar seperti gasing?

http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=41&id=31071

SABTU, 04 September 2010 | 988 Hits


LEGISLATIF
Dewan Curigai Sumber Dana Densus 88 dari LN


Rencana anggaran 2011 untuk Mabes Polri naik 4,06 persen. Bila tahun ini Rp 
27,19 triliun, tahun depan meningkat menjadi Rp 28,3 triliun.

Namun, pembahasan distribusi uang negara untuk kepolisian itu bakal berjalan 
panjang. Komisi III DPR menilai rancangan keuangan yang diajukan Mabes Polri 
belum sepenuhnya transparan. Hal itu terekam dalam pembahasan rancangan 
anggaran Polri 2011 antara Kapolri dan komisi III, Kamis (2/9). Sejumlah wakil 
rakyat mempertanyakan penjelasan Kapolri yang sama sekali tidak menyebutkan 
pagu anggaran bagi Detasemen Khusus 88 Antiteror. ''Pak Kapolri, kenapa 
anggaran Densus 88 tidak disebutkan di sini?'' ujar Nudirman Munir, anggota 
komisi III dari Fraksi Partai Golkar, saat menanggapi laporan Polri. Menurut 
dia, selama ini, sumber anggaran untuk Densus 88 selalu dirahasiakan.

 Diduga, anggaran untuk satuan khusus itu berasal dari luar negeri. Jika itu 
benar, Nudirman meminta Kapolri untuk menjelaskan secara gamblang posisi 
anggaran untuk Densus 88. ''Ada bantuan asing atau tidak? Mohon dicantumkan 
supaya ada transparansi,'' tegasnya. Pencantuman anggaran itu penting dilakukan 
demi pertanggungjawaban Polri nanti. Ahmad Yani dari Fraksi PPP menanyakan hal 
yang sama. 

Indikasi bahwa Densus 88 selama ini dibiayai pihak asing sangat kuat. Polri 
harus menangkis hal itu dengan menjelaskan secara transparan pos anggaran bagi 
satuan antiteror tersebut. ''Itu pasukan khusus Polri. Jangan ada campur tangan 
asing,'' ujarnya. Kapolri Bambang Hendarso Danuri yang didampingi Kabareskrim 
Ito Sumardi dalam pertemuan kemarin belum menjelaskan pertanyaan tentang dana 
Densus 88 yang dianggap ''miterius'' itu. Dalam paparan terkait anggaran, 
Bambang mengajukan anggaran untuk 2011 sebesar Rp 28,3 triliun. Pagu yang 
diajukan itu berdasar surat edaran menteri keuangan tanggal 24 Juni 2010. 
''Anggaran itu berdasar pagu sementara dari Menkeu,'' ujar Bambang. 





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke