Tawang,

Apakah puluhan ribuan TKW yang dikirim ke Timur Tengah dikawali muhirin? Kalau 
ada aturan itu aturan karet!

Wass

  ----- Original Message ----- 
  From: Tawangalun 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, September 16, 2010 1:24 AM
  Subject: [proletar] Re: TKW yg bermasalah di Saudi kebanyakan ex PSK yg 
digusur


    
  Lo aturan wedok kalau bepergian nyabrang laut harus ditemani muhrim itu 
memang aturan Islam bukan gur kalau pergi haji.Lalu wedok juga gak boleh seatap 
dg non muhrim.Misal semalam Tamara Blexynsky dikamar hotelmu opo yo cuman kamu 
anggurkan wae?

  Shalom,
  Tawangalun.

  --- In [email protected], "sunny" <am...@...> wrote:
  >
  > Tawang,
  > 
  > Saya pernah diberitahukan mengapa dulu waktu pemerintahan zaman Soekarno 
dilarang wanita pergi melakukan ibadah haji dan umroh sendirian. Dikatakan 
bahwa setelah Indonesia mereka, jemah haji mulai pergi, banyak wanita 
senidirian juga pergi, tetapi banyak hilang dan tidak kembali, karena begitu 
banyak orang jalan keliling kabah, diantara sekian banyak orang itu wanita 
diculik. Maka oleh karena itu pemerintah Indonesia melarang wanita pergi 
sendirian harus bersama seorang dari keluarga dan waktu jalan keliling kabah 
harus pegang tangan erat-erat agar tidak hilang. 
  > 
  > Berita ini saya dengar dari seorang wartawan Indonesia (almarhum). Menrurut 
Pak wartawan ini, pada suatu hari wartawan di Jakarta dikumpulkan dan oleh 
menteri luarnegeri Subandrio, mereka diberikan penjelasan mengapa diharuskan 
wanita tidak boleh bepergian sendiran, dan dianjurkan agar berita harus dibuat 
demikian agar tidak menyinggung perasaan kaum agama dan juga pemerintahan Arab 
Saudia. Mungkin kalau ada yang punya waktu dan kemungkin bisa cari beritanya di 
koran lama sekitar akhir tahun 1950-an atau permulaan 60-an. 
  > 
  > Mengenai culik wanita ini juga saya dengar dari beberapa teman dari 
Eritrea, bawa anak wanita di kampung sering diculik dan dibawa ke Arab Saudia 
atau ke Sudan. Untuk apa mereka diculik, pikir sendiri.
  > 
  > 
  > Wass
  > 
  > ----- Original Message ----- 
  > From: Tawangalun 
  > To: [email protected] 
  > Sent: Tuesday, September 14, 2010 12:13 AM
  > Subject: [proletar] Re: TKW yg bermasalah di Saudi kebanyakan ex PSK yg 
digusur
  > 
  > 
  > 
  > Dulu wong RI itu sebelum ngirim TKW ke Saudi paling dihormati,soale jamaah 
haji dari RI itu sopan2 dan gampang diatur gak neko2,beda dg yang dari Africa 
wonge sangar2,juga yg dari India.Tapi dg banyaknya warga kita yg jadi TKW 
disana jatuhlah sudah mBon RI disana.
  > 
  > Shalom,
  > Tawangalun.
  > 
  > --- In [email protected], "sunny" <ambon@> wrote:
  > >
  > > Kalau diexport wanita PSK ke Saudia Arabia, , (a) penguasa Indonesia 
  > > adalah pedagang manusia, (b) pantas saja disana ucapan yang sangat buruk 
  > > kepada orang Indonesia (c) banyak petinggi NKRI menjadi kaya raya selain 
  > > korupsi juga makan unag lendir. Apakah Sobat Tawang dapat komisi dari 
expor 
  > > ini?
  > > 
  > > Mungkin sekali karena sumber kuangan dari jual wanita ke Arab Saudia 
membuat 
  > > pemerintah Indonesia tidak mau mengnggu gugat perlakuan tidak adil 
terhadap 
  > > kerja Indonesia di Timur Tengah.
  > > 
  > > 
  > > ----- Original Message ----- 
  > > From: "widyawati widyawati" <widyawati1@>
  > > To: <[email protected]>
  > > Sent: Monday, September 13, 2010 4:19 PM
  > > Subject: Re: [proletar] TKW yg bermasalah di Saudi kebanyakan ex PSK yg 
  > > digusur
  > > 
  > > 
  > > > Tanya nih Tawangalun
  > > > kenapa WTS bejad tidak dikirim jadi TKW ke AS atau Eropa yang konon 
  > > > moralnya
  > > > sudah bejad ?
  > > > kenapa orang arab mau sama wanita2 bejad ? Yang bejad skr siapa. WTS itu
  > > > atau para lelaki arab yg akhirnya mau memakai WTS ?
  > > >
  > > > W
  > > >
  > > > 2010/9/13 Tawangalun <tawangalun@>
  > > >
  > > >>
  > > >>
  > > >> Baru tadi saya dapat info bahwa Jakarta pernah menggusur komplex WTS 
  > > >> ,lalu
  > > >> PSK PSK nya diexpor ke Saudi.La makane sesampai disana yo paling banyak
  > > >> menimbulkan masalah .Bisa aja mereka disana do menggaed majikannya wong
  > > >> kerjaan aslinya begitu,tapi dimilis ini rupanya gak memperoleh info yg
  > > >> selelngkapnya,saya aja baru tahu tadi soale ada ustad yg dari 
  > > >> Madinah.Beliau
  > > >> bilang kasus pembunuhan di Saudi terrendah didunia yakni gur 1%,coba 
Mus 
  > > >> di
  > > >> AS berapa?
  > > >>
  > > >> Shalom,
  > > >> Tawangalun.
  > > >>
  > > >>
  > > >>
  > > >
  > > >
  > > > [Non-text portions of this message have been removed]
  > > >
  > > >
  > > >
  > > > ------------------------------------
  > > >
  > > > Post message: [email protected]
  > > > Subscribe : [email protected]
  > > > Unsubscribe : [email protected]
  > > > List owner : [email protected]
  > > > Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
  > > >
  > > >
  > > >
  > >
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >



  





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke