Coba ponakannya temuin sama anaknya Tawang yg rohaniah itu...kira kira siapa yg 
dominan ?
-----Original Message-----
From: "wawan" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 18 Sep 2010 05:45:03 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [proletar] Cerita seru minggu ini


Cerita seru minggu ini

***

Hari rabu pagi, kakak saya telah meninggal dunia.
Sebelum kakak saya meninggal dunia, banyak saudara saya yang menjadi gila 
karena agama
omongan paranormal dipercaya, omongan kiai dipercaya

mereka itu semua orang-orang tolol yang tidak pantas dipercaya...

masalahnya adalah...agama telah membuat gila keluarga saya
suaminya kakak saya yang meninggal menamatkan sekolah bisnis di amerika
keponakan saya yang nomor dua telah bersekolah di turki, turki dipilih karena 
merupakan satu-satunya negara di eropa yang mayoritas penduduknya islam meski 
sekuler
tapi sejak awal saya menginginkan dia sekolah di jerman, tapi karena orang 
tuanya islam yang cukup fanatis maka turki merupakan kompromi terbaik untuk 
memajukan pendidikan

ketika lebaran, kami video conference dengan keponakan saya yang sekolah di 
turki.

saya bertanya

"bagaimana situasi di turki?"

"sekuler om, tidak banyak orang beribadah" jawabnya...

"apa bedanya mazhab islam di turki...di indonesia menggunakan mazhab 
hanafi...di turki pake mazhab apa?"

"hanafi om" jawabnya...

ya...turki memang pake mazhab hanafi...disana punya tokoh sufi terkenal, El 
Jallaludin Rumi, yang suka ekstase dengan tarian muter-muter kayak burung...
di turki juga terkenal seorang sufi kocak bernama Nasrudin Hoja

pertanyaan dilanjutkan...

"di turki banyak yang pake jilbab?"

"tidak om, disini tidak banyak orang pake jilbab" jawabnya...

***
Sebelum kakak saya meninggal, kakak saya cukup kesakitan, ini semua karena 
penyakit kanker yang dideritanya.
Di luar negeri, seseorang yang terkena kanker diperbolehkan menghisap mariyuana 
untuk menghilangkan rasa sakit.

ketika habis diberikan obat kemo yang memang menimbulkan rasa sakit luar biasa, 
kakak saya berteriak-teriak...

nah itu kiai tolol mengiranya sakaratul maut...
dibacakan yasin....biar rasa sakitnya hilang...
dibacakan surat a,b,c,d,e agar rasa sakitnya hilang

didoakan "Ya Allah ambillah rasa sakitnya.."

ya tetep saja kakak saya kesakitan,

jam 8 pagi saya usulkan untuk memberikan obat penghilang rasa sakit...

eh kakak saya nomor 4 marah....

"tidak boleh seperti itu, obat itu bisa menghentikan jantungnya, kakak kita 
harus meninggal dalam keadaan alami"

ya sudah saya diam...

sambil memegangi tangan kakak saya yang kesakitan...

tapi saya segera keluar....

kesakitan ini berlangsung dari jam 8 pagi....sampai jam 6 sore ayah saya tidak 
kuat melihat penderitaannya...

lantas ikut keluar menemui saya dan bertanya...

"anakku ...apa salah kakakmu ini?" tanya ayahku

"tidak ada yang salah dengan kakakku tercinta, yang salah adalah kalian semua 
yang memperlakukannya, kakak perlu dikasih obat untuk menghilangi rasa sakit" 
jawabku...

lantas ayah memintaku menelpon dokter...

saya telpon dokter sohib saya yang menjadi kepala rumah sakit angkatan darat...

"jack (saya memanggil akrab dengan nama jack), saya tahu betul bahwa kakak saya 
kesakitan karena murni tubuh fisik atau biologisnya, saya tidak percaya roh, 
saya tidak percaya omongan bullshit agama yang bilang kalau orang mau dicabut 
nyawanya maka akan kesakitan, ....masalahnya saya bukan dokter...jadi keluarga 
saya tidak percaya omongan saya ini, sekarang tolong kamu yang jelaskan kepada 
keluarga saya" demikian saya mengawali pembicaraan di telpon...lantas telepon 
saya serahkan kepada ayah saya dan kakak saya yang lain agar mendengar kata 
dokter.

Setelah diobati, kakak saya tidak kesakitan lagi...

lalu jam 10 malam kakak saya nomor dua bilang

"wah...ternyata kalau diobati kok jadi tenang, artinya bener kata wawan, kalau 
sudah begini lebih baik diberi morfin agar matinya tenang dan tidak 
kesakitan...tidak ada pilihan lain"

Hari rabu pagi....kakak saya meninggal dalam keadaan tenanggggg sekali dan 
damai sekali.....
tidak ada rasa sakit yang dikeluhkan sedikitpun....

Yahhhh....untung ada saya ...adiknya yang atheis...yang tidak pernah ikut 
sholat berjamaah, tapi memberi solusi mantap terhadap kakak saya dalam 
menghadapi kematian.....

sialnya.....setelah ini ada joke dari kakak saya nomor empat...

"nanti kalau giliran wawan yang sakit mau mati jangan dikasih obat penenang dan 
obat penghilang rasa sakit"

"sialan" jawab saya 

***
Rabu siang, sambil mencari ambulans, saya duduk di rumah sakit angkatan darat 
dan ngobrol sama teman saya yang menjadi kepala rumah sakitnya...

saya bilang....ilmu kedokteran barat tidak mengenal roh....roh itu kepercayaan, 
semestinya dokter hanya berpijak pada ilmu pengetahuan kedokteran...

demikian saya mulai berdiskusi dengannya...

harap dimaklumi...banyak sekali profesional di indonesia yang carut 
marut/korsleting  antara kepercayaan agama dan pengetahuan sains

***

Hari jumat pagi, ibu saya menyiapkan makan untuk semua keluarga sebelum 
masing-masing kembali ke bandung dan jakarta....

eh...kaki meja makan patah....

"wawan....tolong ini dibetulkan kaki mejanya...." perintah ibu saya....ya 
karena saya bungsu jadi sering dapat perintah....

saya ambil dua buah al-quran dan saya letakan jadi ganjal kaki meja...

setelah meja tidak oleng,kami makan...

lalu kakak saya mengintip kebawah melihat ganjal kaki meja yang patah...

dilihatnya ada al-quran sebagai ganjal kaki meja yang patah....

lantas menjerit.....

"wawannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn"

***

Keponakan saya ingin melihat tempat meditasi saya...

ada 4 anak, masing2  2 anak kakak saya yg telah meninggal, umurnya 13 tahun dan 
10 tahun, dan 2 lagi berumur 7 tahun dan 16 tahun

dilihatnya banyak sekali buku ditempat meditasi saya, dan juga musik dari 
beethoven selalu terdengar di ruangan ini...

anak kakak saya yg meninggal, yang berumur 13 tahun merupakan anak paling 
cerdas diantara keponakan-keponakan saya

pulang sekolah membaca buku, dia hapal ibukota dan kepala negara di 
dunia...apabila temannya berpariwisata dia memilih di rumah membaca buku...

tapi saya menasehatinya agar juga bergaul dengan temannya, karena keponakan 
satu ini memang special, bacaannya banyak sekali dan menghabiskan waktunya buat 
bermain nintendo...

mamanya (atau kakak saya yg meninggal) selalu bercerita bahwa saya (omnya) 
telah bisa membaca pada umur 5 tahun....sehingga keponakan ini juga rajin 
sekali membaca....

dia telah membaca komunisme dan negeri russia....lalu melihat buku-buku 
bertumpuk yang ada tulisannya VI Lenin dia banyak bertanya tentang komunisme 
dan mempertanyakan kenapa saya tidak percaya Tuhan...

saya jelaskan panjang lebar..

"lihat...om wawan hanya membaca dan melihat tayangan national geographic, 
discovery, russia today, dan jarang sekali melihat channel indonesia" kata 
saya...

keponakan saya-pun bilang siaran teve indonesia lebay...

tapi keponakan saya mendapat cerita kalau orang tidak beragama itu buruk...

lantas saya bertanya....

"ingat lho...dulu om wawan dan tante kuznetsova pernah tinggal bersama 
adik...apakah tante kuznetsova jahat?....ingat lho...alexandra adalah saudara 
sepupu kalian semua, apakah alexandra jahat?...coba ingat-ingat apa yang tante 
kuznetsova kerjakan waktu tinggal bersama mamanya adik?"

dijawabnya...

"tante kuznetsova tidak jahat, dan waktu hamil membaca buku terus" ....

"nah itulah budaya orang russia, rata-rata menggemari buku" jawab saya...

"sekarang saya bertanya kepada adik....di russia tidak ada pelajaran agama, di 
china juga, di jepang juga, lalu kalau adik lahir di russia, jepang, atau 
china, apakah juga akan beragama islam?" tanya saya

dijawab "tidak...."

pada akhirnya .....saya bertanya pamungkas "adik...kalau ilmu pengetahuan 
bentrok dengan agama, adik percaya mana?"

"percaya ilmu pengetahuan, orang yang tidak percaya ilmu pengetahuan adalah 
orang bodoh" jawab anak kakak saya yang telah meninggal.

saya lega...dan sebelum pulang...saya bukakan pintu mobil...sambil berpesan 
"adik...mama akan bahagia kalau adik konsisten terhadap ilmu pengetahuan, ingat 
yah, nomor satu adalah ilmu pengetahuan...."  dijawabnya "iyah om"....lalu 
sebelum pulang keponakan saya berpesan kepada ibu saya (neneknya)

"eyang putri....eyang putri harus tetap belajar teknologi masa kini yah" 

***

hayoh.....siapa yang mau bertemu keponakan saya yg cerdas begini....dan masak 
sih di tahun 2010 masih banyak orang di indonesia yang sama keponakan saya 
berumur 13 tahun saja pada kalah cerdas....










[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke