alasan lengkap yang dipaparkan dibawah ini sangat bertentangan dengan
apa yang tertulis menjadi spanduk di sekitar hkbp ciketing bahkan
sangat bertentangan pula dengan tindak penusukan warga hkbp.

pertanyaan paling mudah:
kalau memang warga ciketing suka dengan nilai moral yang tinggi, lalu
kenapa mesti terjadi penusukan?

jawabannya gampang: GAK NYAMBUNG!

alasan dibawah ini entah benar orang sekitar ciketing atau tidak tapi
benar2 dibuat-buat dan seperti prosa bebas ala anak sekolahan.

----------
From: SilkRoad75 <[email protected]>
Date: Tue, 21 Sep 2010 13:35:15 +0700


Inilah Alasan Lengkap Warga Mustika Jaya Tolak Gereja HKBP
Semoga bisa menjadikan informasi yg berimbang agar lebih bijak dlm menilai.


Sabtu, 18 September 2010 | 12:11 WIB
<http://www.fpi.or.id/?p=detail&nid=231#<http://www.fpi.or.id/?p=detail&nid=231>
>

Dikutip dari Rakyat Merdeka Online Jum'at, 17 September 2010 , 15:25:00 WIB

Peristiwa penusukan oleh sekelompok orang terhadap jemaat dan pendeta Huria
Kristen Batas Protestan (HKBP) pada Minggu lalu (12/9) telah menyita
perhatian publik. Masyarakat terbelah menyikapi insiden tersebut. Ada yang
langsung mengecam, ada yang bersikap berhati-hati sebelum mengeluarkan
sikap, dan tentu ada pula yang tidak mau tahu atas persoalan tersebut.

Redaksi Rakyat Merdeka Online, menerima e-mail bersifat surat terbuka dari
salah seorang warga Mustika Jaya, Bekasi tempat keberadaan gereja HKBP itu,
Rahmat Siliwangi. Surat ini sengaja kami publikasi agar menambah data
pembanding bagi para pembaca. Tentu sebagai media independen dan terbuka,
Redaksi Rakyat Merdeka Online, juga akan memuat bila ada dari pihak HKBP
yang membantah isi surat di bawah ini.

Berikut kutipan lengkap dari surat terbuka Rahmat.

*SAYA warga mustika jaya, Bekasi hanya ingin sharing kenapa sebenarnya kami
sulit untuk menerima kehadiran warga HKBP di daerah kami. Dua puluh tahun
lalu seorang warga Batak mulai menjadikan rumah tinggalnya sebagai tempat
kebaktian. Kami warga perumahan Mustika Jjaya dapat menerima karena kami
sangat menghargai toleransi dan kebebasan dalam memilih keyakinan.

Namun makin lama kami biarkan semakin banyak warga Batak yang sering mondar
mandir di perumahan kami. Bahkan perilaku mereka yang tadinya hormat kepada
warga sekitar menjadi arogan dan mau menang sendiri. Selain itu dalam
aktifitas sehari hari mereka mulai tidak menghormati tetua warga dan warga
asli Mustika Jaya, Bekasi. Seakan–akan tanah dan daerah ini milik mereka.
Bahkan dalam acara–acara keluarga, mereka sangat mengganggu ketentraman kami
sebagai warga asli.

Ini bukan masalah agama. Karena di tempat kami ada juga warga yang non
muslim selain Kristen HKBP.

Warga selain muslim pun mulai keberatan dengan perilaku dan cara–cara warga
HKBP dalam sosial kemasyarakatan. Kesimpulan kami bersama warga–warga non
muslim selain jemaat HKPB, jemaat HKBP cenderung kasar, sembrono, tidak tahu
diri, tidak tahu malu, menyebalkan, cara bicaranya keras dan sangat arogan.

Setalah sepuluh tahun kami biarkan, jika ada acara, mereka mulai mendominasi
akses jalan kampung dan mereka mulai berani terang–terangan melakukan
indimidasi terhadap warga sekitar yang keberatan dengan pola tingkah dan
perilaku hidup mereka seperti mabuk, menggoda wanita–wanita dan putri–putri
kami, mulai mengganggu tatanan adat masyarakat asli dan hukum yang berlaku.

Selain itu jika ada acara makan–makan, mereka mulai berani memotong babi dan
anjing di sekitar kampung Mustika. Bahkan bau daging–daging itu sampai
tercium kemana–mana. Mereka mulai berani keliling kampung dengan
bernyanyi–nyani dengan suara dan logat khas batak.

Pemaksaan cara mereka inilah yang membuat kami sangat kesal dengan tingkah
pola mereka. Bahkan mereka mulai berani mendirikan lapo–lapo tuak yang
selalu memicu keributan disekitar daerah Mustika Jaya.

Kemudian, kami warga sekitar, baik itu muslim dan non muslim non HKBP sering
mengadakan pertemuan untuk membahas keberadaan warga HKBP (meskipun sebagian
besar hanya datang setiap hari Minggu). Kesimpulan dan kesepakatan warga,
kami takut jika ini dibiarkan akan merubah tatanan masyarakat kami dari
berbagai lintas agama dan suku lain selain Batak.

Perilaku mereka akan mengubah tatanan kemasyarakatan yang tadinya saling
menghormati, toleran, sopan santun, menjadi arogan, mau menang sendiri,
mabuk–mabukan dimana saja. Dan makan dengan makanan yang bagi kami sangat
menjijikan. Seperti bakar babi dan anjing.

Dan kami pun mulai melaporkan ke Pemerintah Kota Bekasi mengenai keberadaan
mereka sesuai apa adanya. Kami juga meminta Pemkot Bekasi bahkan Kepolisian
dan Babinsa di daerah kami untuk berkata apa adanya dan menyelidiki secara
langsung perilaku warga HKBP.

Karena yang kami sampaikan bukanlah omong kosong maka setelah hampir dua
puluh tahun kami menderita dengan perilaku HKBP, oleh Pemkot Bekasi kegiatan
jemaat mereka dianggap liar. Dan gereja di rumah seorang warga pun disegel
oleh Pemkot Bekasi. (Tentunya dengan hasil penyelidikan selama waktu yang
cukup dengan melibatkan Kepolisian dan Koramil setempat).

Jadi maksud saya membuat surat ini pada dasarnya bukan masalah didirikan
gereja atau tidak dirikan gereja yang menjadi pokok permasalahan. Tapi yang
akan mendirikan gereja di tempat kami adalah jemaat Huria Kristen Batak
Protestan, yang menurut teman saya juga beragama Kristen tapi dari suku lain
(Jawa, Maluku, Irian, NTT) mereka juga kurang suka dengan kelompok ini
(HKBP). Karena di dalam persatuan gereja–gereja Kristen pun, selalu membuat
masalah–malsalah tatanan sesuai pola arogansi kesukuan Batak mereka.

Saya hanya bisa berharap, surat saya ini bisa menjadi informasi pembanding
dan pertimbangan yang objektif apakah apa yang saya sebutkan dengan perilaku
mereka diatas itu salah atau mengada–ada. Khusus untuk teman–teman wartawan
jika Anda ingin objektif silahkan survey warga Mustika Jaya Bekasi apakah
yang saya sampaikan di atas benar atau tidak.

Dan saya surat saya ini juga ditujukan Warga HKBP untuk bercermin terhadap
perilaku mereka, berperilakulah seperti manusia, kalau ingin dihormati
dengan sebenarnya hormatilah tatanan masyarakat sekitar. Kita ini orang
timur, "Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung.” Kalau tidak
dimanapun anda berada kalian tidak akan pernah diterima oleh suku manapun!

Kami takut jika mereka jadi bermukim di Mustika Jaya, tatanan kehidupan
sosial kami berubah, kami takut anak–anak kami menjadi para pemabuk, keras
kepala, kekerasan meningkat, kejahatan meningkat, sekali lagi kami bukan
tidak mau menerima umat kristiani. Yang tidak kami terima mereka ini HKBP.

Salam,

Agustus 2010,
Mustika Jaya Bbekasi

Rahmat Siliwangi*

http://www.rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=4062



-- 

Asuransi Allianz terbaik 2010 di Indonesia,  INFOBANK:
http://www.antaranews.com/berita/1277927039/infobank-umumkan-peringkat-perusahaan-asuransi

Allianz, Top 20 The Biggest Company in the world:
http://money.cnn.com/magazines/fortune/global500/2010/snapshots/7674.html

Allianz, The most Admired Company in the World:
http://money.cnn.com/magazines/fortune/mostadmired/2010/snapshots/7674.html
<http://www.antaranews.com/berita/1277927039/infobank-umumkan-peringkat-perusahaan-asuransi>
Contact me for your A to Z insurance needs.


------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke