INKARNASI ALLAH JADI MANUSIAhttp://conversationwithmuslim.wordpress.com
EPISODE 9
Nahed: Pemirsa yang saya kasihi, selamat
datang kembali dalam acara “Pertanyaan Tentang Iman”. Selalu dengan
senang hati kami akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah kami
terima dari Anda. Sekali lagi suatu kehormatan bagi kami karena telah
hadir bersama kami di sini Pendeta Bapak Zakaria Boutrous. Selamat
datang Bapak Zakaria.
Bapak Zakaria: Senang berada disini.
Nahed: Kami telah menghadirkan di
beberapa episode sebelumnya mengenai fakta bahwa Allah itu Tritunggal
dan bahwa Dia tidak terdiri dari tiga allah. Kami juga telah
menghadirkan fakta tentang inkarnasi dan manifestasi Allah dalam
Kristus.
Dan saat ini, telah hadir Bapak Zakaria
untuk membahas topik tentang Penyaliban Kristus. Apakah Kristus
benar-benar disalib? Atau itu hanya cerita yang dibuat-buat? Topik ini
akan melibatkan banyak pertanyaan. Salah satunya: Bagaimana kaum
Kristiani bisa percaya kepada Tuhan yang disalib? Lalu siapa yang
mengatur alam semesta ini ketika Kristus mati di kayu salib dan ketika
Dia dikubur? Dan masih banyak pertanyaan lainnya, yang oleh kasih
karunia Allah, Bapak Zakaria akan menjelaskannya.
Apakah kita mulai dengan pertanyaan yang
pertama? Anda ingat, di episode sebelumnya, saya pernah bertanya
tentang alasan mengapa Allah melakukan inkarnasi, dan mengapa kaum
Kristiani percaya akan hal itu. Anda telah menjelaskan bahwa inkarnasi
yang dilakukan Allah adalah untuk tujuan penebusan. Namun saat itu,
waktu yang kita miliki tinggal sedikit untuk membahasnya lebih dalam.
Oleh karena itu, mohon Anda dapat melanjutkan penjelasan Anda tentang
maksud dari pernyataan: Inkarnasi dilakukan untuk tujuan menyelesaikan
rencana penebusan. Silahkan, Bapak.
Bapak Zakaria: Ini merupakan pertanyaan
dengan rumusan yang bagus dan semua topik berhubungan erat. Konsep
inkarnasi dan tujuannya adalah benar-benar untuk menebus manusia.
Mengapa? Pertanyaan ini membawa kami untuk menceritakannya dari
permulaan. Bagaimana permulaannya? Bagaimana ceritanya?
Bagian permulaannya adalah kembali ke
masa penciptaan manusia. Itulah bagian awalnya, penciptaan manusia,
kemudian manusia jatuh dalam dosa, hingga perencanaan penyelamatan.
Jadi, kita mulai saja ceritanya?
Nahed: Oh, silahkan
Bapak Zakaria: Kita akan mulai dari
bagian awal. Alkitab menunjukkan sebuah fakta penting tentang awal
penciptaan manusia. Tertulis dalam Amsal 8:31, “… dan anak-anak manusia
menjadi kesenanganKu.” Itulah kesukaan Tuhan, yaitu bersama anak-anak
manusia. Apa yang dimaksud kesukaanNya? KebahagiaanNya, rasa
sukacitaNya, kegembiraanNya, kerianganNya adalah bersama manusia,
anak-anak manusia. Oleh karena itu Allah yang Maha Kuasa berpikir untuk
menciptakan manusia menurut gambar yang terbaik. Dan itulah mengapa
kitab Kejadian mengatakan bahwa ketika Allah berpikir tentang
menciptakan manusia, Dia menciptakannya dengan gambar dan rupa yang
paling indah. Benar, bukan?
Nahed: Ya
Bapak Zakaria: Atau juga menurut Quran
“Allah mencipta manusia dengan format yang terbaik.” Benar, bukan? Quran
juga mengatakan “Allah menciptakan manusia sesuai dengan gambarNya
sendiri. Sesuai dengan gambar Allah, Dia menciptakan manusia.” Bukan
dengan mata dan hidung seperti yang kami maksud sebelumnya. Gambar yang
dimaksud adalah gambar kebesaranNya, kemegahannyaNya, kecerdasanNya,
kehidupan kekalNya. Manusia adalah mahluk yang cerdas, sama seperti
Allah, abadi seperti Allah.
Jadi, Allah menciptakan manusia sesuai
dengan gambar yang paling indah yang penuh kasih: “KesenanganKu adalah
bersama dengan anak-anak manusia.” Benar, bukan? Dia bisa saja
menciptakan seorang laki-laki seperti seekor singa, tetapi singa itu
binatang. Dan Dia bisa saja menciptakan seorang perempuan seperti seekor
rusa, tetapi rusa itu juga binatang. Demikianlah kita melihat kasih
Allah sejak dahulu, seperti pernyataan Alkitab tentang siapa Allah, yang
menggambarkan Allah seperti Kasih. Hati Nya melimpah dengan kasih
kepada ciptaan tanganNya, teristimewa kepada manusia yang diciptakan
sesuai dengan gambar dan rupa Allah.
Jadi, Dia menciptakan manusia dan
menempatkannya di Taman Eden setelah dilengkapi dengan semua kenyamanan
dan semua yang dapat dimakan. Juga kegembiraan dan kesenangan. Allah
bergembira karena manusia itu. Manusia hidup dalam kebahagiaan bersama
Bapanya, seperti seorang anak yang sedang berada di rumah bapanya.
Dapatkah Anda bayangkan berapa besar kegembiraan seorang anak yang
tinggal dirumah bapanya. Masa kanak-kanak adalah masa-masa kebahagiaan
sejati tanpa masalah, tanpa kesedihan,dan kebahagiaan dengan kehidupan
dengan perhatian yang besar dirumah bapanya.
Itulah permulaan penciptaan manusia,
hingga Iblis datang dengan kecemburuannya. Dia iri hati karena Manusia
diciptakan lebih baik dan lebih dari pada dia, karena dulu dia adalah
seorang penghulu malaikat di surga, tetapi ketika dia jatuh, dia
kehilangan kemuliaannya. Dan disinilah semua masalah dimulai, Anda tahu
cerita selanjutnya.
Kita lanjutkan ke masalah intinya, yang
adalah: Kami sudah memberikan penjelasan tentang penciptaan manusia, dan
kami berkata, “Allah menciptakan manusia sesuai dengan gambarNya
sendiri, sesuai dengan gambar Allah, Dia menciptakan manusia.” Mengapa?
Karena kesukaanNya adalah bersama dengan anak-anak manusia. Surah 95:4
juga menyatakan hal yang sama “sesungguhnya Kami telah menciptakan
manusia sebaik-baiknya.” Nah, paling sedikit sudah ada kesamaan yang
mendasar.
Kemudian kita lanjutkan “Lalu Tuhan
Allah memberi perintah ini kepada manusia: Semua pohon dalam taman ini
boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang
yang baik dan yang jahat itu, jangalah kaumakan buahnya, sebab pada hari
engkau memakannya, pastilah engkau mati.” Dan inilah batu ujian itu.
Inilah awal permasalahan.
Cerita yang sama juga tertulis dalam
Surah 2:35-38, “Kami berfirman : Hai Adam, diamilah oleh kamu dan
isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi
baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini,
yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim ” Cerita yang
benar-benar sama. Dan disinilah kesusahan dimulai: masalah jatuhnya
manusia. Apakah Anda ingin mengetahui lebih rinci?
Nahed: Ya, Bapak, jika Anda ingin melakukannya.
Bapak Zakaria: Agar pemirsa mengetahui urut-urutan cerita ini.
Nahed: Tepat sekali
Bapak Zakaria: Kita sudah berbicara
tentang ciptaan yang keluar dari kasih Allah. Dia menciptakan manusia
menurut gambar dan rupa yang terbaik, kemudian iblis datang dan
menyerang manusia yang sedang berbahagia dan bersuka cita dalam kasih
Allah. Saat itulah iblis mulai membujuk manusia itu. Di taman itu, Allah
memiliki sebuah pohon pengetahuan baik dan buruk Bagian ini juga
menimbulkan beberapa pertanyaan dari pemirsa: Mengapa Allah menciptakan
pohon itu di awal penciptaan?
Nahed: Ya betul.
Bapak Zakaria: Pertanyaannya benar, bukan?
Nahed: Dia telah akan menyelamatkan kita dari semua kesulitan ini, lalu ….
Bapak Zakaria: Dia sebenarnya sudah
mengetahui bahwa manusia akan jatuh ke dalam dosa, memberontak dan makan
dari pohon itu. Lalu mengapa Dia tidak pindahkan pohon itu dari awal?
Ada satu pertanyaan lain sebelum
pertanyaan yang tadi: yaitu mengenai setan itu sendiri. Mengapa Allah
menciptakan dia, kalau Allah sudah tahu setan akan membujuk manusia dan
membawanya jatuh ke dalam dosa? Mengapa Allah mengijinkannya? Saya
yakin, sebenarnya pertanyaan tersebut terlintas dalam pikiran setiap
orang.
Nahed: Ya, ada dalam pikiran setiap orang.
Bapak Zakaria: Kita mulai dengan
pembahasan tentang setan. Mengapa Allah menciptakan setan? Sebenarnya,
Allah tidak menciptakan setan. Apakah setan menciptakan dirinya sendiri?
Tidak, tidak sama sekali. Allah
menciptakan malaikat. Dulu setan itu penghulu malaikat. Anda bisa
membacanya dari kitab Yesaya 14 dan juga Yehezkiel 28. Apakah kita harus
melihatnya bersama-sama?
Pertama, Yesaya 14 yang isinya: “Wah,
engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera fajar?”
Bintang Timur, Putera Fajar merupakan sebutan untuk malaikat terpenting,
Lucifer. “Engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang
mengalahkan bangsa-bangsa!” Apa alasannya dia dipecahkan dan jatuh ke
bumi? Mari kita lihat selanjutnya, “Engkau yang tadinya berkata dalam
hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku
mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit
pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian
awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!”Alasannya adalah
kesombongan, “Aku hendak menyamai Yang Mahatinggi.”
“Sebaiknya, kedalam dunia orang mati
engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.” Ini
adalah kisah bagaimana malaikat itu diciptakan lebih tinggi, penghulu
malaikat, tetapi kesombongan memenuhi hatinya dan ketika dia merasa
bangga, “Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului
kejatuhan.” Kita juga akan menemukan hal yang sama dalam Yehezkiel 28,
tetapi dengan ilustrasi yang berbeda. Apa yang dikatakannya? “Engkau”,
begitulah Allah memanggil malaikat itu. Nama malaikat itu Sataniel.
Nahed: Darimana asal kata setan?
Bapak Zakaria: Saya akan katakan dari mana asalnya. Kata Sataniel berasal dari
2 suku kata: Satan dan iel.
Nahed: Artinya: Setan adalah iblis.
Bapak Zakaria: Apa artinya ‘iel’? Itu
berarti Allah. Sama seperti kata Bethel: rumah Allah; Michael: malaikat
Mikha dan Allah, Gabriel: Gabor Allah. Kata ‘iel’ berasal dari kata
Ibrani yang artinya Allah. Nama Sataniel seharusnya nama yang indah.
Tetapi sekarang nama itu terdengar buruk. Malaikat itu kemudian terpisah
dari Allah. Kata ‘iel’ sendiri dilepas, sehingga setelah itu namanya
hanya memakai kata ‘setan’. Sampai disini apakah Anda mengerti?
Jadi, inilah asal mulanya kata Setan,
yang pada awalnya dia adalah salah satu malaikat Allah.Coba kita lihat
apa yang dikatakan disini: “Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh
hikmat dan maha indah. Engkau di taman Eden yaitu taman Allah.” Dan
bukti lain dari Firman Tuhan tentang malaikat tersebut: “Kuberikan
tempatmu dekat kerub” yang berjaga, digunung kudus Allah engkau berada
dan berjalan-jalan ditengah batu-batu yang bercahaya.” Apa itu kerub?
Kerub adalah sejenis malaikat, “Kuberikan tempatmu dekat kerub yang
berjaga, digunung kudus Allah engkau berada dan berjalan-jalan ditengah
batu-batu yang bercahaya. Engkau tidak bercela dalam tingkah lakumu
sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu.”
Nahed: Benar. Kesombongan
Bapak Zakaria: Ya,
kesombongan/keangkuhan. Firman Tuhan juga mengatakan, “Dengan dosamu
yang besar engkau penuh dengan kekerasan dan engkau berbuat dosa. Maka
Kubuang engkau dari gunung Allah dan kerub yang berjaga membinasakan
engkau dari tengah batu-batu yang bercahaya.” Keangkuhan malaikat
tersebut adalah: “Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kau
musnahkan demi semarakmu.” Bila Anda menyadari betapa cantik atau tampan
nya Anda, kesombongan ada pada Anda. Dan hingga saat ini, hal yang sama
juga dialami oleh manusia. Ketika seseorang sehat, dia merasa bangga.
Ketika seorang wanita menyadari bahwa dia memiliki wajah yang cantik,
dia merasa bangga.
Kesombongan adalah bagian yang penting
dan mengapa? Karena Setan menanamkan benih kesombongan ke dalam manusia.
Anda akan lihat bagaimana Setan telah diciptakan sebagai malaikat,
“Hikmatmu kau musnahkan demi semarakmu. Ke bumi kau Kulempar. Dengan
banyaknya kesalahanmu dan kecurangan dalam dagangmu, engkau melanggar
kekudusan tempat kudusmu. Akhir hidupmu mengerikan dan engkau lenyap
selamanya.” Begitulan Setan telah diciptakan sebagai malaikat.
Nahed: Apa artinya ‘dan engkau lenyap selamanya’? Apakah itu artinya
‘dibinasakan’?
Bapak Zakaria: Artinya dia tidak lagi
berada di dalam hadirat Allah untuk selamanya. Dia sudah berakhir. Dia
jatuh. Dan ketika dia jatuh, dia kehilangan kemuliannya.
Nahed: Dia kehilangan kemuliaannya.
Bapak Zakaria: Kemudian dia melihat Adam
dalam kemasyuran dan itu membuatnya cemburu. Dia tidak akan
membiarkannya sendiri. Itu bertolak belakang dengan sifatnya.
Nahed: Ya, dia tidak akan jadi setan.
Bapak Zakaria:
Nahed: Kepada Hawa yang malang.
Bapak Zakaria: Saya hanya mengutip
disini, tidak ada maksud menyerang. Saya hanya ingin memberitahukan
kebenaran dan Allah adalah saksiku apakah anda suka atau tidak, apakah
anda akan menendangku keluar dari studio Anda, ini bukan masalah saya,
tetapi saya harus mengatakan kebenaran ini.
Nahed: Baiklah saya punya komentar nanti
Bapak Zakaria: Setan datang ke Hawa,
karena Hawa ingin tahu; dia lapar akan pengetahuan, dan dia ingin
mengetahui segala sesuatu. Mungkin Adam terlalu sibuk mengerjakan
pekerjaannya, masih banyak laki-laki yang seperti itu juga. Jadi, Setan
datang ke Hawa dan mengatakan padanya, dan sekarang perhatikan
benar-benar kelicikan Setan. Dia mengatakan, “Apakah benar bahwa Allah
mengatakan untuk tidak makan dari semua pohon yang ada di taman?” Apakah
Anda melihat betapa liciknya? Dia menyeretnya kedalam sebuah
percakapan. Hawa berkata, “Tidak. Siapa yang mengatakan itu? Dia berkata
kepada kami untuk makan dari semua pohon di taman ini kecuali hanya
satu pohon, pohon yang ada disana, phon pengetahuan tentang baik dan
buruk. Lalu setan bertanya, “Mengapa? -sebuah pertanyaan yang halus-
Tetapi Mengapa? Mengapa hanya itu? Nah, inilah yang dikatakan Allah.
Allah berfirman bahwa pada hari engkau memakan dari pohon itu, pastilah
engkau akan mati, sehingga kami harus menjauhi pohon itu.” Tetapi Setan
mengatakan kepada Hawa, “Oh tidak, tidak, engkau tidak akan mati.” Setan
mulai membuat Allah seperti seorang pembohong. “Setan berkata, engkau
tidak akan mati. Lalu mengapa Allah melarangnya, kalau memang kami tidak
akan mati? Dia berkata: Kamu tidak tahu? Aku kenal Allah dengan baik.
Aku pernah di atas sana denga Dia, tetapi kamu tidak mengenalNya. Allah
itu licik, Dia taku, kalau kamu makan dari pohon itu, kamu akan menjadi
seperti Dia, kamu akan tahu yang baik dan yang jahat. Bila kamu
memakannya, kami akan bebas dari Allah.” Dia menyebutnya “kebebasan”,
tetapi yang dimaksud Setan sebenarnya adalah “terpisah dari Allah.”
Nahed: Dia tidak mungkin mengatakan
kepadanya, engkau akan terpisah dari Allah. Dia tidak mungkin mengatakan
yang sebenarnya. Namun dia telah membukusnya dengan sebuah kemasan yang
indah.
Bapak Zakaria: Betul. Dia telah
mengatakan ‘kebebasan’. “Engkau akan tahu semua yang baik dan yang
jahat. Engkau tidak akan lagi memerlukan Allah.” Lalu Hawa makan buah
itu dan memberikannya kepada pria yang malang itu, suaminya.
Nahed: Oh, jangan katakan ‘pria yang malang’.
Bapak Zakaria: Oh, kalau begitu ‘pria yang lemah’.
Nahed: Mengapa kelihatannya Anda berpihak, Bapak Zakaria? Mereka berdua
sama-sama salah.
Bapak Zakaria: Pria itu mencoba untuk sopan kepada istrinya.
Nahed: Dia makan apa yang istrinya
makan. Itu benar bila setan bekerja dulu kepada yang lemah dan kemudian
kepada individu yang menurutkan kata hati, tetapi tentu saja dia sudah
ambil bagian dalam pelanggaran. Itu tanggung jawabnya.
Bapak Zakaria: Ya, dia tentu saja yang bertanggung jawa, tetapi Anda tahu
bagaimana kejadian sebenarnya!
Nahed: Anda ingin menyalahkan semuanya pada Hawa.
Bapak Zakaria: Tidak, tidak, Adam dalam
posisi sebagai partner yang aktif, partner aktif dalam kegagalan. Dia
telah gagal. Dia seharusnya mengatakan pada Hawa, engkau tidak boleh
melakukan itu.
Nahed: Oh, ya, meludahkannya lagi.
Bapak Zakaria: Untuk pergi binasa/mati sendiri. Tetapi, keduanya telah
melakukan dosa.
Kembali ke pertanyaan. Pertanyaan yang
pertama: Mengapa Allah menciptakan Setan? Allah tidak menciptakan Setan.
Setan lebih suka jatuh. Lalu pertanyaan yang kedua: Mengapa Allah
menciptakan pohon.
Nahed: Oh, ya
Bapak Zakaria: Karena Setan menggunakan pohon tersebut sebagai akses untuk
menipu mereka.
Nahed: Ya, Allah membiarkan pohon itu tumbuh tepat di dekat mereka.
Bapak Zakaria: Ya, benar ada di dekat
mereka dan berkata kepada mereka untuk menjauhinya, tetapi mengapa? Saya
akan mengatakannya. Hal ini merupakan bagian yang sangat penting. Jika
seseorang tidak mengerti bagian ini, dia sama sekali tidak akan mengerti
rencana Allah.
Tetapi ini bagian yang penting,
bagaimana bisa? Allah menciptakan binatang, bukan? Dan juga burung,
ikan, pohon, apakah semua ini punya akal budi? Tidak Tetapi Dia
menciptakan manusia dengan apa? Dengan akal budi, bukan?
Nahed: Ya.
Bapak Zakaria: Jadi seseorang dengan
akal budi dan Anda tahu apa yang dikatakan Amsal “Seseorang melihat
dengan kecerdasan” Benar, bukan? Dia dapat melihat dan membedakan segala
sesuatu. Pemberian kecerdasan pada manusia, yang berarti memberi dia
kehendak bebas, sehingga pikirannya yang akan memerintahkan jalan mana
yang harus diambil, pikirannya yang akan memilih jalan yang ini atau
yang itu. Begitulah fungsi pikiran, kalau tidak begitu pikiran tidak
berguna.
Pasti ada kehendak bebas, dan untuk
memiliki kehendak bebas harus ada pilihan bebas, yang artinya Anda
memiliki kebebasan untuk memilih yang ini atau yang itu. Jadi, seseorang
yang diberkati dengan sebuah kecerdasan, juga harus ditandai dengan
kehendak bebas yaitu sebuah kebebasan untuk menginginkan dan dengan
pilihan bebas yaitu sebuah kebebasan untuk memilih. Karena tidak mungkin
menyembah Allah dengan remote control tanpa pilihan-pilihan. Benar, bukan?
Jadi, Allah memberinya sebuah tes lakmus.
Nahed: Harus.
Bapak Zakaria: Harus. Untuk memilih
antara hidup bahagia dengan Allah, atau jatuh, atau makan dari pohon dan
terpisah, manusia dapat melihat dan membedakan dan memilih. Lalu
manusia itu benar-benar pintar, karena apa yang dihargai dari manusia,
seorang manusia yang lengkap, jika dia tidak mempunyai kecerdasan. Saya
ingat kembali awal pelayanan saya yang saya gunakan untuk melakukan
kunjungan. Suatu kali saya berkunjung ke sebuah rumah, saya menemukan
orang yang baik sekali. Orang itu juga kaya dan dia seorang pejabat
penting. Keluarganya adalah keluarga yang sangat bahagia. Tetapi mereka
memiliki satu kesedihan. Yang membuat mereka sedih adalah seorang
laki-laki muda berusia sekitar 16 atau 17 tahun, seorang laki-laki yang
sopan, baik, dan tidak kekurangan apapun. Dia sedang duduk di sana,
ketika mereka bercerita tentang tragedi yang telah mereka lalui. Mereka
mengatakan, “Anak laki-laki kami seperti yang Anda lihat disana, dia
tidak juga bergerak kecuali kami yang menggerakkannya, dia tidak makan
kecuali kami menyuapinya, dia tidak juga pergi ke toilet -maaf- kecuali
kami yang membawanya, dia tidak tidur kecuali kami meletakkannya ke
tempat tidur, dia tidak bangun kecuali kami membangunkannya.” “Mengapa
bisa begitu?” Mereka berkata, “Dia tidak lagi memiliki otak, tetapi dia
tidak berbahaya, dia tidak berbahaya.”
Nahed: Dia tidak melukai seorangpun disekitarnya.
Bapak Zakaria: “Dia hanya duduk disana
seperti sebuah kursi. Anda menariknya, membawanya, dia akan ikut dengan
Anda tanpa merasa keberatan. Bahkan jika Anda membiarkannya duduk
seharian, itupun tidak masalah buat dia.” Mereka benar-benar bersedih.
“Tetapi kenapa bersedih, jika Anda mempunyai seorang anak laki-laki yang
tampan dan berharga?” Mereka mengatakan “Bagaimana dia bisa berharga
kalau dia sama sekali tidak mampu mengerti?” Dan mereka menangis, mereka
benar-benar menangis. Orang ini adalah seorang insinyur yang bekerja
sebagai inspektur irigasi, berusia hampir 45 tahun. Dia sangat sedih
melihat anaknya. Dan dia sangat marah pada Tuhan: Mengapa Tuhan
memberinya cobaan seperti itu, Mengapa Tuhan memberinya anak seperti
itu? Hingga dia mempunyai sebuah mimpi, dimana dia berjalan-jalan di
sekitar kanal, karena dia seorang inspektur irigasi, dan pergi ke sebuah
desa yang ingin membunuhnya karena dia telah memotong penyediaan air
dari mereka dan mengalirkannya ke desa lain. Pekerjaan itu adalah
haknya. “Tetapi bagaimana Anda bisa memotong penyediaan air kami? Kami
akan membunuh Anda.” Dan mereka membawa semua sumbu dan mereka ingin
membabatnya, dan tiba-tiba dia melihat sang mayor berlari dan mengatakan
kepada mereka semua untuk berhenti. Mayor itu berkata, “ Kalian semua,
berhenti. Biarkan dia, biarkan dia pergi karena anak laki-lakinya yang
dia rawat.” Dia terbangun dari mimpinya dan dia pergi dan mencium tangan
anak laki-lakinya dan berkata, “Terima kasih, Tuhan, Engkau telah
memperpanjang hidup saya karena anak laki-laki saya.” Dan walaupun
demikian kesedihan itu tetap ada di hatinya, karena anak laki-lakinya
tidak mempunyai otak. Apa yang telah Anda pikirkan jika Allah telah
menciptakan Adam, Adam dan Hawa tanpa otak seperti lembu?
Nahed: Pasti sangat sulit
Bapak Zakaria: Akankah Dia mengatakan
“KesukaanKu adalah bersama dengan anak-anak manusia?” Kesukaan yang mana
sebenarnya? Apakah itu kesedihan. Tetapi Allah menciptakan manusia
dengan akal budi untuk mengerti dengan cepat, untuk memilih dan untuk
mengerjakan segala sesuatu bahkan jika dia tinggal dengan Allah, dengan
keinginan penuhnya dan dengan pilihan penuhnya, bukan? Itu adalah suatu
kemajuan. Jadi Allah menempatkan baginya pohon pengetahuan tentang yang
baik dan yang buruk, sebagai lakmus tes. Saya akan ceritakan sebuah
cerita singkat. Anda tahu bagaimana satu cerita menghasilkan cerita yang
lain.Apakah Anda terburu-buru?
Nahed: Tidak, silahkan Bapak.
Bapak Zakaria: Pada suatu hari seorang
ateis datang kepada seorang pastor dan berkata “Pohon pengetahuan
tentang yang baik dan yang buruk adalah akar dari semua masalah. Jika
Anda percaya hal seperti itu, akankah Anda ceritakan kenapa pohon itu
ada?” Dia bertanya kepada saya seperti dia sedang menguji saya. Pastor
berkata kepada orang itu bahwa pohon itu adalah sebuah tes. “Tes omong
kosong apa itu? Koq bisa ada tes?” Pastor itu menjawab: “ok. Saya undang
Anda makan siang di rumah saya. Kita akan makan siang bersama.” Orang
itu berkata, “ok” Dia pergi makan siang dengan pastor itu. Sebuah meja
besar sudah disiapkan dan semua panci makanan sudah terbuka kecuali
sebuah piring besar yang masih tertutup. Selang beberapa waktu pastor
itu meninggalkan orang itu dan pergi mengerjakan bisnisnya. Orang atheis
itupun duduk sendiri di meja makan, sambil melihat-lihat semua yang ada
di meja makan. ok, sayuran ada. Tetapi ada apa dengan piring yang masih
tertutup itu? Dia pun membukanya dan seekor tikus melompat ke mukanya.
Dia berteriak. Pastor kemudian datang, “Apa ang Anda telah lakukan? Anda
membuka piring itu, ya?” Lalu pastor itu melanjutkan, “Inilah pohon
pengetahuan tentang yang baik dan buruk.” Benar, bukan? Semua ini
masalah kepatuhan. Kalau saya berkata jangan lakukan itu, Anda harus
mematuhinya. Tetapi Anda melanggarnya dan itulah hasilnya. Anda mengerti
maksud saya?
Jadi kecerdasan itu perlu. Allah
menciptakan manusia sebagai mahluk yang cerdas dan itulah mengapa Allah
membuat sebuah tes untuk menguji keinginannya dan pikirannya. Jadi Hawa
memakan buah itu dan memberikannya juga ke Adam, suaminya.
Keduanya memakan buah itu dan
keduanya jatuh dan Alkitab dalam kitab Kejadian 3 mengatakan, “Lalu ular
itu berkata kepada perempuan itu. Engkau tidak akan benar-benar mati,
karena Dia tahu jika kalian makan buah itu, mata kalian akan terbuka dan
kalian akan menjadi seperti Allah dan mengetahui apa yang baik dan apa
yang jahat.” Perempuan itupun mengambil dan memakan buah itu dan
memberikannya kepada suaminya dan diapun memakannya. Seketika itu mata
mereka terbuka dan sadar bahwa mereka telanjang. Mereka menutupi aurat
mereka dengan daun ara yang mereka rangkaikan.
Mari kita lihat hal yang sama dalam
Quran. Surah 20 ayat 117 dan 123. Cerita yang sama, “Setan berbisik
padanya dan berkata, Adam haruskah aku menuntunmu kepada pohon keabadian
dan kontrol seperti itu tidak akan pernah hilang? Mereka berdua makan
beberapa dari pohon itu dan bagian pribadi mereka menjadi terlihat oleh
mereka sendiri. Mereka menutupi diri mereka dengan daun-daun dari taman.
Adam tidak patuh pada Tuhannya dan dihukum.” Inilah kejatuhan. Inilah
kejatuhan. Inilah bagian permulaan cerita penciptaan manusia dengan
kasih. Mereka telah tinggal dan hidup dengan segala sesuatu tersedia.
Kemudian manusia itu menguji pikiran, pilihan dan keinginannya, dengan
mendengarkan ibils dan lalu jatuh dari tempat tinggi dimana mereka dulu
tinggal. Jelas, bukan?
Nahed: Ya, inlah permulaan dosa.
Bapak Zakaria: Kejatuhan pun perlu penghukuman.
Nahed: Pasti
Bapak Zakaria: Karena upah dosa
adalah kematian (maut). Dan hukuman, Anda tahu yang saya maksud Allah
dengan kasihNya pasti/harus memaafkan, dan untuk mengampuni harus ada
sebuah rencan penebusan. Dan inilah urut-urutan cerita yang kami maksud.
Benar, kan?
Nahed: Ya, Bapak. Nah, kemudian ada
pertanyaan yang sangat penting, yaitu: apa hubungan antara penciptaan
manusia dengan topic yang sedang kita bahas yaitu penebusan?
Bapak Zakaria: Telah dikatakan bahwa
Allah dengan kasihNya menciptakan manusia menurut gambar dan rupa
Allah, tetapi manusia yang tidak mempertahankan citra yang luar biasa
itu. Ketika dia jatuh ke dalam dosa, citranya rusak. Kebenarannya
diserahkan kepada kejahatan, kemurniannya menjadi tidak murni, bersatu
dengan Allah menjadi terpisah dari Allah, dan itu semua diperlukan
penebusan, sebuah rencana penyelamatan.
Nahed: Ternyata kita sudah kehabisan
waktu. Acara kali ini hampir berakhir. Saya yakin, kita semua akan
berdiskusi lebih banyak lagi, Bapak, karena topic ini cukup luas dan
menimbulkan banyak pertanyaan di benak setiap orang, baik dari kaum
Muslim dan Kristen.
Terima kasih pemirsa, dan ingin saya
ulangi lagi, jika Anda mempunya pertanyaan-pertanyaan, silahkan kirim
kepada kami dan kami siap menjawab Anda.
Terima kasih dan sampai jumpa.
FREE E-BOOKS
JAWABAN 111 KONTRADIKSI ALKITAB PERJANJIAN LAMA
JAWABAN 155 KONTRADIKSI ALKITAB PERJANJIAN BARU
101 Penjelasan tentang TUDUHAN KONTRADIKSI dalam ALKITAB
Perang Suci - Oleh Abd Al Masih
Secrets Behind Burqa - Oleh Rosemary Sookhdeo
Donasi Untuk Allah Membersihkan Nurani
Mutiara Dari Surga - 1
The Truth About Muhammad - by Robert Spencer
Tuduhan-Ahmed-Deedat-Terhadap-Alkitab oleh Zakaria Boutros
Islam-Reviewed-by-M-Ali-Bahasa-Indonesia
The Hidden Life of Prophet Muhammad By Dr. A.A. Ahmed
Rahasia-Jalan-Yang-Lurus
Benarkah-Muhammad-Sempurna-Secara-Fisik oleh Ali Sina
Inilah-Ismael (Here Comes Ishmael) by Faisal Malick
Hidup-Dari-Ujung-Tombakku (Living by the Point of My
Spear)-Zaki Ameen
Akar-Terror-Islam by Abul Kasem
Membedah-Asal-Usul-Quran (The Origins of the Koran) by Ibnu
Warraq
SON of HAMAS
Mengapa Wanita Berpaling Kepada Islam - Rosemary Sookhdeo
Kerudung Yang Terkoyak
Why-Im-Not-Muslim by Ibnu Waraq
Achievement and Heritage of Muhammad oleh: Zaky Rawdat
SEJARAH KA'BAH YG TAK PERNAH DICERITAKAN
Sang-Putera-dan-Sang-Bulan oleh Curt Fletemier
YAHUDI-MENGGENGGAM-DUNIA-WILLIAM-G-CARR
Beriman Tanpa Takut oleh: Irshad Manji
Mesias yang Dinantikan Islam oleh: Joel Richardson
Siapakah Allah Ini
Christ Muhammad and I oleh: Mohammed Ghazoli
Kebenaran Tentang Muhammad
Ismael Akan Diberkati oleh: Ahmad Agyei
Ismail Saudaraku oleh: Umar Tariqas
The Secret of Qur'an oleh: Don Richardson
Islam diakhir Zaman oleh: Ellis Skolfield
Yesus dan Muhammad oleh: Mark Gabriel PhD
Islamic Invasion oleh: Robert Morey
Mengapa Kami Meninggalkan Islam oleh: Susan Crimp dan Joel
Richardson
ARTICLES
JAWABAN atas hadiah BMW dari PERTANYAAN INSAN L MOKOGINTA
Batalkan Hari Membakar Quran - Oleh Jochen Katz
60 Juta Dollar Untuk Kepala Pendeta Boutros
Pilih Mana - Puasa Islami Atau Puasa Kristen
Seperti apa Kitab Zabur dan Injil Barnabas
Heboh Film Iran - Tiru film Yesus Nabi Muhammad Diperankan
Aktor Film
Heboh Film YESUS Buatan Iran
Donasi Untuk Allah Membersihkan Nurani
Arsip Gambar Muhammad
Wahyu Mana Yang Asli
Quran Diinterview
Birahi Sexual Nabi Muhammad
MENGENAL ISLAM
A Letter To Gaza - Oleh Nonie Darwis
FQR 6 - Injil Kristus Yang Tanpa Salah
Klaim Islam - Setiap Orang Dilahirkan Sebagai Muslim
FQR 4 - Nama dan Atribut Kristus Dalam Quran
FQR 5 - Perawan Maria - Sebuah Tanda Dari Allah - Ayatollah
Sejati
FRQ 3 - Kehendak Tuhan Adalah Supaya Setiap Orang Bisa
Diselamatkan
FQR 1 - Apakah Anda Tahu Tentang Hikmat Kristus
FQR 2 - Orang Yang Dilahirkan Dari Roh Adalah roh
Hari Semua Orang Menggambar Muhammad
DAFTAR MUSLIM yang Meninggalkan Islam
Pengesahan Mutilasi di Amerika
Hilal-Bin-Sahar- Dewa Bulan Sabit
Islam-Bukan-Agama-bahasa-Indonesia
Menyusui-Pria-Dewasa by Zakharia Boutros
Keunikan-Alkitab-Dibandingkan-Kitab-Suci-Lainnya
Alkitab-Atau-Alquran-Yang-Dipalsukan
Muhammad-Tidak-Buta-Huruf
Tipu-Muslihat-Dalam-Islam
Ayat-Yang-Dipalsukan-Dlm-Quran
Islam-Tidak-Bisa-Membedakan-NAJIS dan DOSA
Islam-Tidak-Menyembah-Tuhan-Yang-Sama-Dengan-Tuhannya-Nabi by
Duladi
Kebohongan-Isra-Miraj
Arab-Adalah-Kota-Neraka
Nabi Muhammad Birahi-Kepada-Bayi-Sodomi
Perkawinan-Islam-dan-Penghalalan-Pelacuran-sbg-Lampr-dr-buku-kehidupan-rahasia-nabi-Muhammad
Teror-Dari-Mulut-Muhammad-Sendiri
ALEXANDER AGUNG, SI KAFIR NABI ISLAM
Fenomena Murtad Dlm 20 Thn Terakhir
Jibril as - Ahli Menyamar
Kemana Mencari Keselamatan
Apa Yang Terjadi Ketika Seseorang Meninggalkan Islam
Tagiyya - Berbohong Ala Islam Oleh Zakaria Boutros
Panggilan Dari Minaret
Pemimpin Muslim UK - Islam Bukanlah Agama Damai
Konflik GAZA berakar pada SYARIAH
Mari, bicara Fatwa Haram
Marilah kita memikirkan kembail soal Burqa!
Hubungan Islam-Machiavelli
Apa yang Sama yang Dimiliki Oleh para Rabbi di Harrow dengan
Para Rabbi di Medinah
Kesalahan Lia Eden sama dengan kesalahan Nabi Muhammad
Digantung di Iran Karena Murtad
Pandangan Islam mengenai Neraka
Anak Ketua Hamas Murtad
Ibn Mas'ud, Saksi Ketidak-beresan Quran
Contoh Moral Kenabian Muhammad Untuk Abad Kini
Islam - Berperang Dalam Dirinya Sendiri
Penjajahan Wanita Dalam Islam
TESTIMONIES
KEBOHONGAN PARA WANITA SAUDI ARABIA
Kesaksian Seorang Pemurtad Yang Difatwa Hukuman Mati
Kesaksian Hamran Ambrie
Kesaksian Bassam
Kesaksian Pertobatan seorang Irak-KETEMU-YESUS
Tak-Terbuktinya-Alkitab-Telah-Dipalsukan oleh Zakaria Boutros
Islam-Adalah-Ajaran-Sesat by Duladi
Kerudung Yang Terkoyak
Arifin Zaelani - Alasan Saya Meninggalkan Islam
Kesaksian Saya Meninggalkan Islam
Kesaksian Dr. Mark Gabriel yang Mengejutkan
Ali Sina - Dari Beriman Menuju Pencerahan
Duladi - Mengapa Saya Benci Islam
Mengapa Kami Meninggalkan Islam
Islam Sejati
QUESTION & ANSWERS
ISLAM BERTANYA KRISTEN MENJAWAB by Paulus M
Pilih Mana - Puasa Islami Atau Puasa Kristen
Apa Yang Al Quran Instruksikan Muslim Lakukan Terhadap
Non-Muslim
Tanggapan tulisan Muhammad dalam Perjanjian Lama
Hari Semua Orang Menggambar Muhammad
MENGRITISI PEMIKIRAN DR YAHYA WALONI
Sumber-penulisan-alquran by Zakharia Boutros
Tuduhan-Ahmed-Deedat-Terhadap-Alkitab oleh Zakaria Boutros
Tanggapan-Terhadap-Combat-Kit-Ahmed-Deedat
TIDAK ADA JALAN KEMBALI
Tanggapan atas Combat-Kit2 Ahmed Deedat
Seri-Pelajaran-Alkitab-Amazing-Facts
Masakan Allah Kok Punya ’Anak Allah’
Bagaimana Menilai Sebuah Kitabullah
Tuhan Alkitab Sama Dengan Allah SWT
Wahyu Terkini Jadi Pengukur Wahyu Terdahulu
Injil Digugat Karena Ahmad
Bukankah Alkitab Itu Korup
Tuhan Sendiri Tidak Tahu Bahwa Ia Trinitas
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/