Tawang,

Kalau flu sudah tahu obat atau tanpa obat pun bisa sembuh, karena tubuh sendiri 
yang menyebuhkan melalui sistem imunnya,  Bila gay, lesbian itu penyakit, 
apakah MUI mempunyai obat dengan bukti menyebuhkan mereka yang mengalami 
penyakit gay? Ataukah obatnya digantung sampai mati, kepala dipancung?

Kalau manusia diibaratkan dengan automobil, bagus sekali bisa diperbaiki. Lihat 
itu Toyota, sampai pemilik perusahaannya minta maaf, menghadap kongres di USA 
dan mengaku kesalahan, dan ditarik sekian juta automobil Toyota untuk 
dibetulkan dan ada pula yang diganti kerugian karena kecelakaan. Tetapi manusia 
yang diciptakan Alloh itu tak mungkin dipanggil Allah utnuk membetulkan seperti 
automobil, itu susahnya. Atau bagaimana sobat Tawang punya pikiran atau mungkin 
kamu sudah temukan obat mujarab. Bagikankanlah obat mujarabmu itu supaya yang 
disebut berpenyakit gay bisa sembuh, sehat.

Wass,



  ----- Original Message ----- 
  From: Tawangalun 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, September 29, 2010 12:18 AM
  Subject: [proletar] Re: Festival Film Gay Didemo FPI, CCF Batalkan Acara


    
  Kalau gak normal itu bukan lantas nyerah.Kamu kalau Flu kan kudu diobati.La 
gay itu normal opo ora?Yang normal itu lanang seneng dg wedok,bukan lanang 
nyenengi lanang.

  Shalom,
  Tawangalun.

  --- In [email protected], "sunny" <am...@...> wrote:
  >
  > Refleksi : Salah manusia sendiri mau menjadi gay ataukah salah pencipta 
manusia menciptakan gay?
  > 
  > 
http://www.hidayatullah.com/berita/lokal/13462-festival-film-gay-didemo-fpi-ccf-batalkan-acara
  > 
  > Festival Film Gay Didemo FPI, CCF Batalkan Acara 
  > 
  > Tuesday, 28 September 2010 13:06 Nasional 
  > Humas Pusat Kebudayaan Prancis (CCF) mengaku hanya membatalkan pemutaran 
pada Selasa siang. Artinya?
  > 
  > Hidayatullah.com- Centre Culturel Francais (CCF) akhirnya membatalkan 
pemutaran film gay dan lesbian dalam rangka Q! Film Festival setelah mendapat 
demo dari Front Pembela Islam (FPI).
  > 
  > "Kami khawatir, karena ada surat yang dikirimkan dari FPI, bahwa dalam 1x24 
jam kalau pemutaran film tidak dibatalkan, publik Jakarta akan resah dan 
khawatir akan ada massa lebih radikal dari FPI sendiri," kata media relations 
CCF, Atika Suri Fanani, dikutip detik, Selasa, (28/9).
  > 
  > Semula, rencananya pemutaran film bertema homoseksualitas, lesbianisme, 
AIDS dengan tema 'Boys Will be Boys' akan diputar di CCF pada 29 September 
sampai 2 Oktober. Namun karena adanya surat dari FPI, CCF menunda pemutaran 
film tersebut.
  > 
  > Sebelumnya, Selasa siang, sekitar 100-an anggota dari FPI menggelar aksi di 
depan kantor Pusat Kebudayaan Prancis, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat. Mereka 
memprotes pemutaran film bertema homo dan lesbian tersebut. Akibat aksi FPI 
ini, kawasan Salemba pun akhirnya jadi macet.
  > 
  > "Kebudayaan Prancis akan melakukan pemutaran film homoseksual dan lesbian 
besok malam. Kita menolaknya," ujar Ketua DPD FPI DKI Jakarta Habib Salim bin 
Umar Al-'Aththas.
  > 
  > Dalam aksinya mereka membawa poster bergambar ilustrasi sepasang laki-laki 
dan sepasang perempuan yang saling berpelukan.
  > 
  > Sebelum beraksi, anggota FPI itu konvoi dari kantornya di Bukit Duri, 
Jakarta Selatan dengan menggunakan motor dan mobil ke kawasan Salemba. Mereka 
berjubah putih dan mayoritas bersorban.
  > 
  > Setibanya di kantor pusat kebudayaan Prancis, mereka langsung menggelar 
aksi sambil membagikan selebaran bertuliskan "Ayo Ganyang Homoseks dan Lesbian".
  > 
  > Aksi mereka itu dijaga 50 anggota kepolisian dari Polres Jakarta Pusat dan 
Polsek Senen. Akibatnya lalu lintas dari arah Senen menuju Kampung Melayu 
tersendat. Arah sebaliknya lancar.
  > 
  > Sekitar 5 perwakilan masuk ke dalam kantor itu untuk menyampaikan surat 
protes atas penayangan film itu. Habib, sebelum masuk ke kantor itu menyatakan, 
pihaknya memberi surat teguran atas rencana pemutaran film homoseksual dan 
lesbian. Menurut Habib, pemutaran film bertema homoseksualitas itu bertentangan 
dengan ajaran umat Islam. Jika tidak segera dihentikan, hal ini dapat merusak 
generasi bangsa, khususnya umat Islam.
  > 
  > "Ayam jago saja sama ayam jago tidak pernah kawin. Masa manusia sesama 
jenis berhubungan, ini kan menjijikkan," kata Habib.
  > 
  > Usai mendatangi CCF, pukul 11.20 WIB, massa FPI bergerak menuju ke Goethe 
Institute di daerah Menteng. Mereka akan melanjutkan aksi di sana, kemudian 
mereka lanjut ke Erasmus Huis di Kuningan, dan Japan Foundation di kawasan 
Sudirman, yang dinilai FPI sebagai tempat-tempat pemutaran film festival.
  > 
  > Namun kepada detik, Humas CCF, Atika Suri Fanani mengatakan, hanya 
membatalkan pemutaran Selasa siang saja.
  > 
  > "Untuk siang ini kami hentikan," ujar Atika. Tak jelas, apakah setelah 
didemo FPI ini akan dilanjutkan lagi pemutarannya. [dtn/cha/hidayatullah.com]
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >



  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke