Reaksi Richan, Ndeboost, Roman Proteus dan Tawangalun bila mendengar bahwa 
penciptaan alam semesta hanya membutuhkan gravitasi biasanya begini:
 
"Lalu siapa pencipta gravitasi?"

Karena dalam pemikiran mereka, segala sesuatu bisa ada harus ada penciptanya. 
Begitu pula dengan gravitasi, bila gravitasi disebut sebagai penyebab 
eksistensi alam semesta, maka gravitasi ini haruslah ada penciptanya. Sehingga 
setiap kali memikirkan segala sesuatu, selalu ada "Tuhan" sebagai penyebab awal 
yang selalu berdiri dibelakang segala sesuatu tersebut.

Namun ternyata hal yang ditemukan pada alam semesta sungguh berbeda. Alam 
semesta bekerja menurut hukum sebab-akibat atau aksi-reaksi. Jadi dengan kata 
lain, alam semesta adalah suatu mesin maha besar yang bekerja dengan sendirinya 
dibawah hukum fisika.

Keberadaan Tuhan sendiri, sebenarnya lebih banyak mengundang pertanyaan 
daripada jawaban. Saya sudah pernah postingkan, dan saya yakin tidak ada 
satupun dari kalian yang dapat menjawabnya dengan lugas: bila kata anda Tuhan 
Maha Kuasa, mengapa Dia tidak segera menghabisi setan sebagai sumber kejahatan 
dan segera memasukan seluruh umat manusia ke surga?
Daripada berlama-lama kirim utusan dan berbagai nabi, mengapa tidak hadir 
langsung di depan mata seluruh manusia supaya manusia tidak beresiko berbuat 
dosa? 
Bagai komputer yang terkena virus, pertanyaan seperti ini akan membuat komputer 
dikepala anda hang sehingga booting ulang berkali-kali.

Anda bisa saja menjawab dengan enteng: karena itu RENCANA TUHAN. Titik. Habis 
perkara.

Tapi buat sebagian besar orang yang mau berpikir, tidak ada titik disana, 
perkara belum habis. Orang-orang inilah yang biasa anda kategorikan sebagai 
atheis, non-theis, deis dan agnostik. Justru orang-orang yang berpikir seperti 
ini yang dalam kesehariannya dimusuhi dengan sinis oleh orang-orang theis 
sebagai orang pendosa yang murtad kepada Tuhan.

Namun saran saya akan lebih baik kiranya bila anda sesekali membaca dan membuka 
website yang bersifat ilmiah seperti national geographic dan discovery. Tidak 
ada salahnya membuka diri daripada berkutat terus pada kepercayaan anda dan 
bersikap sinis terhadap penemuan yang tidak sejalan dengan apa yang tertulis 
dalam kitab suci anda.

Toh...
bila anda punya anak,
anda pun masih mengirimkan anak anda untuk les fisika bukan?

Kembali ke pertanyaan awal: lalu siapa pencipta gravitasi?
Gravitasi maupun alam semesta tidak diciptakan siapa-siapa. Alam semesta ada 
begitu saja. Karena itu saya pernah berkata bahwa menanyakan siapa pencipta 
gravitasi/alam semesta adalah seperti menanyakan siapa pencipta Tuhan anda. 
































------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke