Refleksi : Ayo baku hantam atas dasar agama, suku, bangsa, warna kulit etc etc 
monggo-mongo, silahkan supaya insyaalloh tetap dibodohkan dan dimiskinkan oleh 
rezim tukang copet dan begundal-begundalnya. hehehe

http://www.antaranews.com/berita/1285854837/nu-bom-kalimalang-jangan-dikaitkan-dengan-agama

NU: Bom Kalimalang Jangan Dikaitkan Dengan Agama
Kamis, 30 September 2010 20:53 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | 

Cikarang, Bekasi (ANTARA News) - Nahdlatul Ulama Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 
mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terhadap peristiwa ledakan 
Kalimalang sebelum muncul pernyataan resmi pihak terkait. Terlebih, 
mengaitkannya dengan agama tertentu.

"Sebagian masyarakat mulai menduga peristiwa ledakan di Simpang Sumber Artha, 
Jalan Raya KH Noer Alie Kalimalang, Kota Bekasi, berkaitan erat dengan serangan 
balik dari teroris kepada polisi. Padahal itu belum tentu benar," ujar Ketua PC 
NU Kabupaten Bekasi, Munir Abbas Bukhori, di Cikarang, Kamis.

Menurutnya, penyelidikan peristiwa tersebut oleh pihak kepolisian tentu 
membutuhkan waktu, sehingga terlalu dini jika ledakan yang terjadi pukul 08.00 
WIB, Senin (30/9), itu disimpulkan sebagai serangan balik teroris yang 
berkaitan dengan peristiwa di Polsek Hamparan Perak, Medan, Sumatera Utara, 
beberapa waktu lalu.

"Jika dilihat dari efek ledakan yang ditimbulkan tidak mengakibatkan kerusakan 
yang cukup parah, bahkan tidak ada bangunan yang rusak. Ini berbeda dengan 
bom-bom yang meledak sebelum ini dimana efek ledakannya sangat dahsyat dan 
menimbulkan kerusakan cukup parah di sekitar lokasi," kata Munir.

Menurutnya, tanggapan negatif yang disampaikan sebagian masyarakat terkait 
tindakan terorisme dianggap merugikan kalangan umat Islam. "Sedangkan, kami 
menilai terorisme sebagai tindakan yang sesat dan kami mengutuk tindakan 
tersebut," ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, aparat polisi harus menyelidiki secara mendalam dan 
proporsional terhadap peristiwa itu untuk mencari penyebab ledakan serta tak 
buru-buru mengambil kesimpulan yang bisa berdampak pada perdebatan di tengah 
masyarakat.

Pihaknya mengimbau khususnya kepada masyarakat Bekasi agar tidak terprovokasi 
dengan peristiwa ledakan tersebut dan tidak perlu khawatir untuk melakukan 
aktivitas seperti hari biasanya.

"Kita serahkan saja seluruhnya kepada aparat kepolisian. Kami yakin mereka akan 
bertindak sesuai prosedur dan hasilnya akan jauh lebih akurat daripada 
spekulasi dari sebagian masyarakat tertentu," katanya.(*)
++++
http://www.antaranews.com/berita/1285856352/syafii-maarif-sesalkan-perusakan-dpd-muhammadiyah-gowa

Syafii Ma`arif Sesalkan Perusakan DPD Muhammadiyah Gowa
Kamis, 30 September 2010 21:19 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | 

ilustrasi (ANTARA/Noveradika)

Jakarta (ANTARA News) - Mantan Ketua PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif sangat 
menyesalkan tindakan perusakan Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) 
Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan oleh sekelompok orang tak dikenal pada Jumat 
malam (24/9), sehingga meresahkan masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah.

"Apa pun persoalannya dan siapa pun korbannya, melakukan penyerangan dan 
perusakan tidak dapat dibenarkan. Terlebih ini yang jadi sasaran adalah 
fasilitas sosial umat," kata Syafii dalam siaran persnya yang diterima ANTARA, 
Kamis.

Ia menyebutkan berdasarkan penuturan pengurus PDM Gowa, tindakan anarkis 
tersebut disinyalir masih berkaitan dengan konflik politik pemilihan Bupati dan 
Wakil Bupati Kabupaten Gowa yang sudah berlalu, padahal pasangan Bupati dan 
Wakil Bupati terpilih, Ichsan Yasin Limpo-Abd Razak Badjidu, sudah dilantik 
bulan Agustus lalu.

Bagi Pendiri MAARIF Institute ini, hanya orang-orang yang sudah kehilangan akal 
sehatnya yang tega berbuat demikian.

"Kami mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut para pelaku perusakan 
dan menyingkap motivasi tindakan yang sangat mencederai demokrasi ini. Jika 
persoalan ini dibiarkan berlarut-larut tanpa ada keseriusan dari pihak yang 
berwenang maka akan sangat tidak sehat bagi kehidupan toleransi masyarakat di 
tingkat akar rumput," kata Direktur Eksekutif MAARIF Institute, Fajar Riza Ul 
Haq.

Menurut dia, kasus perusakan Gedung Dakwah Muhammadiyah ini tidak bisa 
dipandang remeh karena bisa berpotensi memicu konflik horizontal yang lebih 
serius. Terlebih, fasilitas ini merupakan simbol penting dari sebuah organisasi 
Islam terbesar di Indonesia. 

"Kami sangat mendukung dan mengapresiasi sikap pimpinan Muhammadiyah Gowa yang 
menyerahkan pengusutan kasus ini kepada polisi. Langkah ini sangat positif, 
Muhammadiyah tidak terpancing dan mengedepankan akal sehat dan menghormati 
hukum," ungkap Fajar.

Guna mencegah aksi vandalis ini memancing kecurigaan dan `mistrust` di kalangan 
masyarakat, khususnya di Gowa, ia menghimbau para pelaku segera menyerahkan 
diri kepada polisi. 

"Keseriusan polisi sangat dinanti di saat publik resah dengan adanya berbagai 
aksi kekerasan belakangan ini," ucapnya.(*)

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke