http://www.antaranews.com/berita/1286289619/pengamat-tulisan-jawi-ada-karena-islamisasi

Pengamat: Tulisan Jawi Ada Karena Islamisasi
Selasa, 5 Oktober 2010 21:40 WIB | Hiburan | Seni/Teater/Budaya | 


Medan (ANTARA News) - Masuknya pengaruh Islam di Kepulauan Melayu Nusantara 
sebagai bentuk islamisasi menjadi faktor terciptanya tulisan Jawi atau dikenal 
dengan sebutan tulisan Arab Melayu.

Hal itu disampaikan pengamat arkeologi Islam, Nurdin AR MHum pada dialog 
interaktif "Jejak Kebudayaan Islam di Sumatera" yang diselenggarakan Dinas 
Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara di Medan, Selasa.

Tulisan Jawi, katanya, merupakan tulisan Melayu yang memakai aksara Arab atau 
aplikasi Arab dalam bahas Melayu.

Ia menambahkan, timbul dan berkembangnya bahasa dan kesusasteraan Melayu Islam 
dan dipakainya tulisan Jawi mulai dari Samudera Pasai, Malaka dan Aceh 
Darussalam merupakan aspek penting dalam proses islamisasi Kepulauan Melayu 
Nusantara.

Datangnya Islam di kalangan masyarakat Melayu dan bertukarnya berbagai agama di 
berbagai kerajaan Melayu menjadi Islam, menjadikan abjad dan bahasa Arab 
dijadikan sebagai milik masyarakatnya, katanya.

Ia menjelaskan, berdasarkan pendapat para ahli, baik yang berpijak pada data 
arkeologis maupun data litere, diperkirakan agama Islam sudah mulai tersebar di 
Kepulauan Melayu Nusantara sejak abad ke-7 Masehi.

Selain itu, para orientalis menganggap proses islamisasi di Kepulauan Melayu 
Nusantara terjadi pada tahun-tahun akhir abad ke-13 Masehi di Samudera Pasai, 
kata mantan Kepala Museum Provinsi Aceh itu.

Penyebaran agama itu, katanya, di antaranya faktor para pedagang Arab yang 
berhubungan dengan China melalui Selat Malaka sejak abad ke-5 Masehi.

Tidak mustahil pula, tambahnya, para pedagang Arab muslim itu juga singgah di 
pelabuhan-pelabuhan tua di ujung barat Pulau Sumatera, seperti Barus, Singkil, 
Lamuri, Pidie, Pasai dan Peureulak dan mulai menyebarkan Islam di tempat itu 
secara perlahan.

Ia menambahkan, bahasa yang dipakai para pendakwah menyampaikan risalah Islam 
yaitu bahasa Melayu-Jawi yang sudah menjadi bahasa pergaulan terutama dalam 
perdagangan.

Terkait awalnya masuknya ajaran Islam di Indonesia, peneliti Senior Badan 
Arkeologi Medan, Lucas Partanda Koestoro, DEA mengatakan, secara geografis 
kemungkinan besar masuknya ajaran Islam di Indonesia melalui Sumatera, yakni 
Aceh dan Barus.

Tersebarnya ajaran Islam di Sumatera, katanya, melalui jalur perdagangan antara 
masyarakat setempat dan saudagar dari Arab.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke