Ya.. basmi hama memang harganya mahal... gp
On 10/8/10, Tawangalun <[email protected]> wrote: > > Taliban, Musuh yang Bikin AS Bangkrut > Taliban ternyata musuh yang sangat mahal bagi AS. Pernahkah terlintas di > benak > Anda berapa biaya yang harus dikeluarkan AS untuk membunuh satu orang > Taliban? > Jumlahnya ternyata sangat fantastis dan cukup membuat pemerintah AS bangkrut > membiayai perangnya di Afghanistan. > > Matthew Nasuti dalam artikelnya yang dimuat di situs Kabul Press > mengumpulkan > data dan menganalisa berapa biaya yang dikeluarkan militer AS untuk satu > nyawa > seorang Taliban. Ia melakukan kajian kecilnya itu untuk menandingi > informasi-informasi semu yang dirilis Departemen Pertahanan AS tentang > kemajuan > yang dicapai AS dalam perang di Afghanistan. Padahal situasi yang sebenarnya > sangat bertolak belakang. > > Hasil analisanya, Nasuti menyimpulkan bahwa Pentagon harus mengeluarkan > biaya > sekitar 100 juta dollar untuk membunuh satu orang Taliban. Bahkan dalam > perkiraan yang paling konservatif, Pentagon sedikitnya mengeluarkan dana > sebesar > 50 juta dollar untuk satu nyawa seorang Taliban. Sungguh sebuah angka yang > fantastis mengingat tentara-tentara AS di Afghanistan dilengkapi dengan > persenjataan militer yang serba canggih, tapi ternyata membunuh seorang > musuh > dari kelompok Taliban, bukan perkara yang gampang dan murah buat mereka. > > Nasuti melakukan perhitungannya berdasarkan data: > > 1.. Kekuatan Taliban saat ini sekitar 35.000 pasukan (berdasarkan asumsi > militer AS) > 2.. Jumlah pasukan Taliban yang terbunuh oleh Pasukuan Koalisi asing setiap > tahunnya sekitar 2.000 orang > 3.. Biaya Langsung yang dihabiskan Pentagon untuk perang di Afghanistan > selama > tahun 2010 sebesar 100 milyar dollar > 4.. Biaya Tidak Langsung yang dihabiskan Pentagon untuk perang di > Afghanistan > selama tahun 2010 sebesar 100 milyar dollar > Jika total biaya yang dihabiskan Pentagon setiap tahunnya, sebesar 200 > milyar > dollar dibagi dengan jumlah militan Taliban yang terbunuh setiap tahunnya > oleh > pasukan koalisi, yaitu sekitar 2.000 orang, maka hasilnya adalah 100 juta > dollar > untuk membunuh satu orang Taliban. Jika jumlah Taliban yang terbunuh tiap > tahunnya dinaikan dua kali lipat pun, Pentagon masih harus mengeluarkan dana > yang besar untuk mencabut nyawa satu orang Taliban, yaitu berkisar 50 juta > dollar ! Dalam artikel itu dituliskan, bahkan kemungkinan biaya yang > dikeluarkan > Pentagon untuk membunuh musuhnya itu jauh lebih besar dari perhitungan > tersebut. > > Jadi, berdasarkan data diatas, jika Pentagon ingin membunuh semua militan > Taliban yang ada sekarang, maka pemerintah AS harus mengeluarkan biaya > sebesar > 1,7 triliun dollar, yang notabene biaya perang itu diambil dari pajak yang > dibayarkan rakyat AS. Entah bagaimana reaksi rakyat AS jika tahu perhitungan > ini, betapa tak berkualitasnya tentara AS karena hanya untuk membunuh satu > orang > Taliban membutuhkan biaya begitu besar. > > Selama ini Pentagon selalu mengungkapkan alasan terkait mahalnya biaya > perang di > Afghanistan, bahwa militer AS menggunakan peralatan-peralatan mekank, > komputerisasi, dan persenjataan yang harganya mahal. Belum lagi keberadaan > para > kontraktor sipil jumlahnya mencapai 150.000 kontraktor. Mereka disewa untuk > memberikan perlindungan, dukungan kekuatan sampai menyediakan makanan bagi > para > personel militer AS di Afghanistan, yang semuanya membutuhkan biaya besar. > > Kenyataannya, para personel AS di Afghanistan sering mengalami keterlambatan > kiriman logistik dan senjata yang digunakan juga sering bermasalah, seperti > senapan yang sering macet atau bom-bom pintar yang ternyata tidak sepintar > yang > digembar-gemborkan. Publik Amerika, menurut penulis artikel itu, dipastikan > akan > geram jika tahu rendahnya kualitas persenjataan personel militer AS yang > dibeli > dengan uang pajak mereka dan Pentagon tidak pernah transparan dalam masalah > ini. > > Jika kondisi ini terus berlangsung maka Taliban merupakan "tentara-tentara > super" yang akan menggerogoti keuangan AS dan militer AS pada akhirnya harus > siap mengalami kekalahan yang memalukan di Afghanistan. > > Pentagon tidak pernah mau memberitahu berapa jumlah Taliban yang telah > terbunuh > selama hampir sepuluh tahun invasi mereka ke Afghanistan. Pentagon tak > berani > malu, karena Taliban yang berhasil mereka bunuh jumlahnya sangat sedikit. > Organisasi-organisasi media yang secara independen melakukan perhitungan > jumlah > Taliban yang terbunuh oleh pasukan koalisi berdasarkan laporan resmi dan > laporan-laporan media massa. Dari hasil perhitungan mereka diketahui, bahwa > data > Pentagon tentang jumlah Taliban yang diklaim berhasil dibunuh oleh pasukan > koalisi, ternyata tidak kredibel. Diperkirakan hanya 50 persen dari jumlah > yang > disebut sebagai Taliban oleh Pentagon yang benar-benar anggota Taliban. > Selebihnya adalah para pelaku kejahatan kriminal, pedagang narkoba, atau > warga > sipil yang mempertahankan rumah mereka. > > Berapa sebenarnya biaya perang di Afghanistan juga tidak pernah jelas karena > Pentagon tidak merilis semua biaya langsung dan tidak langsung yang sudah > dikeluarkan untuk perang itu. Laporan-laporan mengenai biaya, terutama > biaya-biaya untuk operasi militer yang dilakukan di Aghanistan > diklasifikasikan > sebagai laporan rahasia dan disembunyikan. Namun laporan-laporan > memperkirakan, > sampai bulan Oktober 2010, Pentagon sudah menghabiskan biaya sebesar 105 > juta > dollar untuk perang di Afghanistan. (ln/KP) > > Shalom, > Tawangalun. > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
