Yang lalu burqa dikerjain, kini giliran lainnya.

Dapat Bantuan Israel, Suriah Tutup Delapan Gereja
Thursday, 07 October 2010 17:33


Kepala Uskup Gereja di kota Halb, utara Suriah, Ibrahim Naser
mengatakan, delapan rumah yang dijadikan gereja di kota Halb dan
sejumlah wilayah lain di Suriah ditutup. "Penutupan ini dikarenakan
tempat ibadah tersebut ilegal dan mendapat bantuan dana dari Rezim
Zionis Israel," ungkap Nasir.

Pernyataan Naser ini dirilis pada hari Kamis (7/10) di situs Mahattah.
Ia menambahkan, gereja ilegal tersebut juga tidak berada di bawah
pengawasan Dewan Tinggi Kristen Suriah dan Lebanon serta dikelola dengan
dukungan Israel.

Seraya menolak aktivitas ilegal semacam ini, Ibrahim Naser mengingatkan,
Gereja sejati tidak akan melakukan tindakan seperti ini dan tidak
bekerja di bawah pengawasan Israel.

Uskup Suriah ini seraya mengisyaratkan bahwa gereja yang hanya
beranggotakan 15 jemaat ini diliburkan dan setiap pendeta mendapat gaji
sebesar 15-20 Lira (4.600.000 Rupiah). Di sisi lain menurutnya, di
sejumlah gereja kota Halb ada sekitar 350 kepala keluarga di mana para
pendetanya sendiri kesulitan menjamin perumahan dan bahan pangannya..
(IRIB/Mahattah/MF/SL)




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke