Refleksi : Silahkan gundul hutan agar bisa  ditanam kelapa sawit  sebanyak 
mungkin.


http://www.antaranews.com/berita/1287300799/sungai-barito-surut-kapal-dan-tongkang-terperangkap

Sungai Barito Surut Kapal dan Tongkang Terperangkap
Minggu, 17 Oktober 2010 14:33 WIB | Ekonomi & Bisnis | Makro | 


Muara Teweh (ANTARA News) - Air Sungai Barito di wilayah Kabupaten Barito Utara 
dan Murung Raya, Kalimantan Tengah dalam sepekan terakhir ini surut sehingga 
mengakibatkan sejumlah kapal dan tongkang bertonase besar tidak bisa berlayar.

"Sejak hari ini angkutan kapal dan tongkang bermuatan batubara bertonase besar 
tidak bisa berlayar karena sungai surut," kata Petugas Teknis Lalulintas Sungai 
pada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Barito Utara (Barut), 
Rizalfi di Muara Teweh, Minggu.

Sejumlah kapal tarik atau tunda (tug boat) dan tongkang yang sebelumnya 
berlayar ke hulu maupun hilir pada pekan lalu lalu saat debit air Sungai Barito 
naik, kini terpaksa bersandar pada beberapa tempat.

Menurut Rizalfi, saat ini ketinggian debit air Sungai Barito pada skala tinggi 
air (STA) Muara Teweh pada Minggu (17/10) siang pada angka 4,29 meter yang 
menunjukkan angka tidak aman bagi pelayaran kapal bertonase besar.

"Saat ini tongkang bermuatan dan kosong ada yang bersandar dan kandas di 
kawasan hutan pinggiran Sungai Barito," jelasnya.

Kapal dan tongkang kosong yang terperangkap itu mencapai puluhan unit sebagian 
besar milik perusahaan tambang PT Marunda Graha Mineral yang arealnya di 
wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura).

Sebanyak 12 tongkang bersandar di kawasan Bukau Kecamatan Teweh Tengah 
Kabupaten Barut atau di hulu jembatan KH Hasan Basri Muara Teweh, ada delapan 
unit tongkang kosong dan empat unit bermuatan puluhan ribu metrik ton batu 
bara. 

Sedangkan di hilir jembatan ada delapan unit tongkang yakni dua buah bermuatan 
batu bara dan enam buah kosong, selain itu sejumlah tongkang bermuatan masih 
bersandar di pelabuhan khusus baik di wilayah Barut maupun Mura. 

"Sejumlah tongkang itu kini terpaksa bersandar sambil menunggu air naik," 
katanya.

Surutnya sungai sepanjang 900 kilometer yang hulunya berada di wilayah 
Kabupaten Murung Raya dan mengalir ke wilayah selatan di Kalimantan Selatan itu 
sekarang sulit diprediksi.

Ia menjelaskan, meski saat ini sudah memasuki musim hujan, namun kenyataannya 
debit air Sungai Barito turun dan kalau hujan di wilayah hulu hujan maka air 
kembali naik.

"Kami sulit memprediksi kondisi Sungai Barito," ujarnya.

Meski angkutan kapal dan tongkang bertonase besar tidak bisa berlayar, sejumlah 
kapal barang dan angkutan penumpang yang tonasenya sedang tidak mengalami 
kendala.(*)

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke