http://us.detiknews.com/read/2010/10/17/132803/1467039/10/puji-anas-lebih-jago-dari-sby-pernyataan-marzuki-bisa-dinilai-negatif
Minggu, 17/10/2010 13:28 WIB Puji Anas Lebih Jago dari SBY, Pernyataan Marzuki Bisa Dinilai Negatif Nurvita Indarini - detikNews Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan kalau Ketum DPP PD Anas Urbaningrum lebih jago pidato daripada Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono. Pujian Marzuki bisa jadi blunder karena bisa ditafsirkan ada persaingan internal. "Kalimat semacam itu bisa ditafsirkan macam-macam. Bisa menimbulkan tafsir negatif. Bisa saja asal bicara atau tidak ada tujuan apa-apa. Tapi itu menjadi statement buruk, karena bisa menimbulkan interpretasi ada sesuatu di antara mereka. Itu seperti bercanda tidak pada tempatnya," kata pengamat komunikasi UI Ade Armando kepada detikcom,Minggu (17/10/2010). Menurut dia, bisa jadi Marzuki tipe orang yang kurang hati-hati dalam berbicara. Namun harus disadari benar bahwa kata-kata yang disampaikan seseorang itu bisa menimbulkan interpretasi yang beragam. "Karena yang terpenting itu adalah bagaimana orang memaknai dan bukan tujuan apa kata-kata itu disampaikan," sambung pria berkacamata ini. Karena itu dia menguimbau agar para pejabat lebih menjaga kata-katanya. Apalagi bila kata-kata itu disampaikan di hadapan publik tanpa penjelasan yang memadai. "Kalau membantah, dalam komunikasi apa yang sudah diucapkan tidak bisa ditarik kembali. Jadi kembali kepada masyarakat bagaimana menilainya," tutur Ade. Meski demikian, Ade memang mengakui Anas memiliki kemampuan komunikasi politik verbal yang mumpuni. Maklum, Anas tumbuh sebagai aktivis politik dengan jam terbang yang tinggi. Anas sudah ditempa dalam kurun waktu yang cukup lama sehingga matang sebagai politisi, termasuk handal dalam berkomunikasi. "Kalau objektif, Anas memang hebat jika dibandingkan banyak politisi di Indonesia," komentar Ade. Dalam penutupan pidato pembukaan acara donor darah HUT ke-9 Partai Demokrat bertajuk 'Melanjutkan Bakti Untuk Negeri', di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (17/10), Marzuki Alie memuji kemampuan pidato Anas. "Kalau soal pidato Mas Anas ini nomor one di Republik Indonesia. Pak SBY pun bisa kalah kalau soal pidato-pidato," puji Marzuki. Baca Juga : a.. SBY akan Hadiri Peringatan HUT Demokrat di Istora Senayan b.. Mubarok: Tidak Ada yang Tahu Kapan Reshuffle Dilakukan c.. Lagu Muncul di Tes CPNS, Kemendag Minta Maaf Pada Masyarakat & SBY d.. Setahun SBY-Boediono Muncul Sinyalemen Demokrat Dekati PDIP Jelang Reshuffle ++++ http://us.detiknews.com/read/2010/10/17/183132/1467243/10/anas-minta-politik-cerdas-santun-jadi-merek-dagang-demokrat?nd991103605 Minggu, 17/10/2010 18:31 WIB Anas Minta Politik Cerdas & Santun Jadi Merek Dagang Demokrat Andri Haryanto - detikNews Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum menyatakan institusionalisasi partai menjadi agenda pokok dalam kepemimpinannya. Untuk itu, ia meminta agar berpolitik cerdas, beretika, dan santun menjadi merek dagang PD. "Pertama, partai yang masih muda harus membangun budaya organisasi. Basisnya adalah etika dasar berpolitik. Yaitu, berpolitik cerdas, bersih dan santun. Sehingga PD memiliki merek dagang bersih, cerdas, dan santun yg membedakan dengan partai manapun," kata Anas. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam pidato usai pelantikan pengurus DPP PD 2010-2014, di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (17/10/2010). Selain itu, dalam periode kepemimpinannya PD melakukan modernisasi struktur pengurus sesuai kebutuhan partai guna merespons isu dan agenda penting partai. "Ini bukan struktur yang gemuk, ini struktur yang besar dan jelas," ujarnya. Kaderisasi sungguh-sungguh, Anas melanjutkan, termasuk langkah dalam menjalankan agenda partai. "PD tidak boleh mengalami kelangkaan kader yang bermutu dan berkualitas," ujarnya. Langkah lainnya adalah pembinaan, perluasan, dan pendalaman jaringan politik guna mendukung PD ke depan. "Pembinaan dan perluasan jaringan baru harus dilakukan, kita tidak boleh berhenti dengan jaringan yang sudah ada," jelas Anas. Anas juga meminta kepada kader partai untuk menjadikan partai politik sebagai wahana lintas gagasan. "Partai politik bukan hanya berisi orang atau kader. Parpol merupakan lintas gagasan. Parpol yg tidak mampu menjabarkan gagasan partai itu akan kehilangan ruhnya," kata Anas. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
