Senyum, eh mesum ditangkap dimana-mana, tetapi bagaimana dengan koruptor?
http://www.sapos.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/9/8030
Minggu, 17 Oktober 2010
Kepergok Mesum di Kamar Kos, Sejoli Diringkus Warga
Digelandang ke Rumah RT, Sepakat Dinikahkan
SAMARINDA. Tidak kuasa menahan napsu, dua sejoli yang tengah dimabuk
asmara nekat berbuat mesum di salah satu kamar kos di Jl Wiraguna, RT 8,
Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu. Celakanya, ulah My (21) dan Nh
(24), diketahui warga sekitar.
Jadilah warga yang geram dengan ulah My dan Nh mendobrak pintu kamar kos
yang disewa My, Sabtu (16/10) sekitar pukul 07.00 Wita pagi kemarin.
Selanjutnya untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, My dan Nh
digelandang ke rumah ketua RT setempat.
Di hadapan warga, My dan Nh berterus terang mengakui segala perbuatan
yang telah mereka lakukan. Dari hasil musyawarah yang dilakukan warga sekitar
dengan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), My dan Nh sepakat untuk
dinikahkan.
Keterangan yang dihimpun Sapos, terciumnya aksi kumpul kebo yang
dilakukan My dan Nh bermula dari kecurigaan warga sekitar yang melihat sebuah
motor bebek terparkir di bawah pohon. Setahu warga, motor bebek tersebut
terlihat terakhir kali ditunggangi seorang wanita muda, Nh.
Selama ini warga mengetahui Nh memang kerap datang ke salah satu kos di
lingkungan mereka, untuk mengunjungi My yang tinggal di situ. "Untuk
memastikan, saya dan beberapa warga yang curiga segera mengintip ke kamar kos
pemuda itu (My, Red). Kami sempat mengetuk kamar kos untuk mengetahui siapa di
dalamnya," ujar Ketua RT 8 Ifnu Sigiono kepada Sapos.
Saat pintu diketuk, My sempat terlihat membuka korden untuk melihat siapa
di luar. Bukannya membuka pintu, My malah mengunci rapat pintu kamar. Warga pun
kian curiga mengetahui hal tersebut. Tanpa membuang waktu warga segera
mendobrak pintu.
Ternyata benar, ketika pintu terbuka warga mendapati My dan Nh sedang
berduaan di dalam kamr kos. Kepada warga My dan Nh mengakui sudah tidur
bersama, sejak malam harinya. Khawatir terjadi hal tidak diinginkan, misalnya
ada warga yang coba menghakimi My dan Nh maka mereka digelandang ke rumah ketua
RT.
"Setelah itu kami menghubungi perangkat FKPM dan tokoh masyarakat di
sini, untuk melakukan musyawarah," kata Ifnu.
Warga memutuskan untuk menghubungi masing-masing keluarga My dan Nh. Dari
kesepakatan yang ada, atas persetujuan keluarga masing-masing maka sepakat
kalau kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. Yakni dengan membuat surat
perjanjian, My dan Nh akan segera dinikahkan secepatnya. (rin)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/