Umat Modern Menganut Polytheisme Dalam Monotheisme
Islam memang satu2nya sisa agama purbakala yang umatnya tertinggal disegala
bidang. Mereka melakukan berbagai cara propaganda mengiklankan siapapun dari
agama diluar yang mau masuk Islam. Adanya orang yang mau masuk Islam dijadikan
kebanggaan yang se-olah2 tidak ada agama lain yang dimasuki oleh orang.
Dan mereka malah marah kalo tahu orang yang baru saja masuk agama Islam
ternyata juga masih menganut agama yang sebelumnya. Hal ini menjadi konflik
bagi mereka sewaktu menemukan Irene Handoko melakukan ibadah agama Katoliknya
ke Singapore padahal di Indonesia diketahui baru masuk Islam.
Islam adalah agama yang penuh pelanggaran HAM, karena dalam HAM bukan saja
menjamin seseorang memilih atau pindah dari satu agama kelain agama, tapi juga
menjamin semua umat untuk menganut bukan cuma satu agama saja, tapi dua, tiga,
empat, lima atau sepuluh agama sekaligus.
Contohnya, Michael Jackson, dia adalah penganut Jehova turun menurun, kemudian
dia masuk Islam tanpa pernah keluar dari agama asalnya, bahkan setelah mati pun
dia dimakamkan dengan cara2 Jehova tanpa ada ciri2 Islamnya. Padahal semasa
hidupnya, Michael Jackson sangat dibanggakan umat Islam karena agama Islamnya
yang dikiranya telah keluar dari Jehova.
Hari ini anda bisa beragama Kristen, besok beragama Islam, minggu depan
beragama Hindu dan bulan depan beragama Buddha dan tahun depan kembali beragama
Kristen. Beragama dinegara maju bukan berarti menganut satu kepercayaan, tapi
bisa beragama menganut banyak kepercayaan sekaligus terutama yang mempunyai
kepentingan business, politik, atau entertainment dari masing2 agama yang
dianutnya.
> virdi_bu...@... wrote:
> Lady Evelyn: Bangsawan Inggris
> yang Pertama Kali Naik Haji
> Pada musim haji tahun 1933 silam,
> menyimpan cerita tersendiri bagi
> masyarakat Kota Suffolk, Inggris,
> khususnya umat Islam. Konon, dialah
> Muslimah pertama aslI Inggris yang
> menunaikan ibadah haji. Berita
> kepergian Evelyn Cobbold ke Makkah
> membuat kaget masyarakat Inggris,
> terutama penduduk Kota Suffolk.
Tidak ada yang istimewa dengan berita diatas ini, karena ditahun 1933, Arab
Saudia termasuk Mekah adalah jajahan Inggris dan Lady Evelyn adalah yang diberi
mandat untuk mengatur pajak yang ditarik dari negeri ini seperti halnya lady2
yang lain termasuk lady Dy almarhum.
Sudah menjadi tradisi disemua negara maju, bahwa kebebasan beragama itu berarti
kebebasan beragama satu, dua, tiga atau lebih. Artinya, meskipun Lady Evelyn
masuk agama Islam, bukan berarti dia keluar dari agama Angelican karena di
Inggris tidak ada ketentuan bagi seorang penganut agama angelican harus keluar
dulu agar bisa memeluk agama lainnya.
Jadi apalah artinya masuk agama Islam kemudian masuk juga agama Hindu dan
Buddha, semuanya bukanlah suatu kebanggaan tapi menunjukkan status sosial
ekonomi seseorang, karena biasanya mereka memerlukan masuk suatu agama
bertujuan memudahkan pengontrolan penarikan pajak dari jajahan2 mereka.
Ingat, sampai detik ini semua negara2 maju memberlakukan kebebasan seseorang
untuk beragama lebih dari satu. Inilah yang menyesatkan pandangan umat Islam
diseluruh dunia yang mengira apabila seseorang masuk Islam maka dengan
sendirinya akan keluar dari agama yang dianut sebelumnya. Itulah sebabnya
komuniti masyarakat Islam di Indonesia berang atau marah kepada Irene Handoko
yang baru saja masuk Islam ternyata pergi ke Singapore untuk bersujud di Gereja
Katolik yang masih dianutnya. Pulang ke Indonesia dia menyangkal hal itu, tapi
dia tidak pernah menyatakan keluar dari agama Katolik di Gerejanya. Sama
halnya dengan Jusuf Randi, dia beragama Islam dengan shalat jum'at setiap
minggu dan juga tidak lupa ke Gereja Katolik dihari Minggunya.
Demikianlah, kita negara Pancasila yang menjamin kebebasan beragama bukan
artinya harus cuma beragama satu, tapi juga harusnya menjamin kebebasan
beragama dua, tiga, atau empat. Beragama satu tidak melarang untuk masuk agama
kedua, ketiga atau keempat karena dalam agama hanya ada masuk agama dan tidak
ada keluar agamanya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/