Pertanyaan simple. Apakah agama efektif mengajarkan moral mana yang baik dan yang buruk? Sebagai contoh di Indonesia yang mengklaim dirinya umat beragama tapi terkenal sebagai salah satu negara korup terbesar di dunia. Padahal warganya diajarkan PPKN dan Agama dari TK sampe Kuliah. Lalu, kenapa hal tersebut masih bisa terjadi di negara KeTuhanan ini? Apakah Jika seseorang berbuat baik hanya karena takut masuk neraka atau ingin masuk surga dapat dibilang ia telah mengalami "pencerahan" moral? Bukankah cara tersebut sama saja dengan cara "stick and carrot" bagi keledai. Cara kuno untuk orang bodoh?
------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
