Abbas Akan Menyerahkan Gaza Kepada Israel ???
                                               
Setelah perundingan damai dengan Israel dipastikan gagal, maka Abbas akan 
meminta pengakuan Amerika atas negara Palestina yang wilayahnya cuma di 
Westbank tanpa Gaza sebagai solusi sepihak.

Bagi Israel diajak berunding OK tapi tanpa Syarat, tapi Abbas yang mengajak 
berunding ini mempersyaratkan untuk Israel membekukan pembangunan2 perumahan 
untuk warga Israel di Westbank !!!

Akhirnya, Amerika sebagai penengah meminta Israel menghentikan pembangunan tsb 
selama 6 bulan memberi kesempatan untuk perundingan damai dengan Abbas.  Namun 
akibat Abbas selalu terlambat karena tidak cukup dana bolak balik dengan 
pesawat yang memerlukan ongkos besar, akhirnya waktu 6 bulan berlalu sia2, dan 
Israel tidak akan pernah menghentikan pembangunan ini untuk kedua kalinya.

Logikanya, Westbank dan Gaza adalah wilayah Israel yang diberikan kepada 
Palestina dalam rangka perjanjian camp David.  Namun karena pihak Palestina 
kemudian menarik diri dari Camp David, maka Westbank dan Gaza dibatalkan untuk 
diberikan kepada Palestina.

Abbas yang mewakili Palestina ternyata hanya mendapat dukungan rakyat Palestina 
itu kurang dari 10% saja, sehingga sama sekali tidak ada faedahnya bagi Israel 
untuk berunding dengan Abbas yang sama sekali tidak mewakili Palestina.  Wajar 
kalo Israel tidak mau buang2 waktu percuma untuk hal2 yang tidak ada gunanya 
seperti berunding dengan Abbas ini.

Meskipun hingga kini Abbas masih terus me-rengek2 di Amerika agar Israel mau 
berunding, ternyata tidak ada yang menggubrisi keinginan Abbas ini.  Apalagi 
sebelumnya Abbas mengancam pulang ke Palestina kalo Israel tidak mau 
menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi tsb.

Ternyata Israel sama sekali tidak menggubris rengekan Abbas, dan pembangunan 
pemukiman terus berlanjut dimana hal ini merupakan ancaman bagi Abbas yang 
menganggap Westbank sebagai wilayahnya.  Netenyahu sendiri sudah pulang ke 
Israel.

Perundingan yang diharapkan dipastikan gagal, untuk itu Abbas mencari solusi 
untuk dirinya sendiri.  Abbas minta pengakuan dari Amerika apabila perundingan 
dengan Israel gagal, Abbas minta agar Amerika memberi pengakuan bahwa Westbank 
menjadi wilayah resmi dibawah Abbas sebagai negara Palestina yang diakui 
Internasional.

http://article.wn.com/view/2010/10/09/Mahmoud_Abbas_may_ask_US_to_recognise_Palestinian_state/

Meskipun Amerika belum memberi jawaban, kita semua sudah bisa menduga, bahwa 
permintaan Abbas akan ditolak karena Abbas tidak mewakili rakyat Palestina 
sehingga tidak bisa Westbank diakui sebagai negara Palestina meskipun Gaza 
dipasrahkan kembali kepada Israel.

Bagi Israel akan lain lagi ceritanya, Gaza dan Westbank harus dikosongkan dari 
orang2 Arab karena kedua wilayah ini resmi milik Israel yang tidak bisa 
dipisahkan dan pasti akan menolak kalopun Amerika mau memberi pengakuan kepada 
Abbas.

Sementara itu, Israel makin kuat dukungan politiknya didunia, baik didunia 
Barat, di UN, maupun didunia Timur sendiri termasuk didunia Arab.

Kerja sama Israel dengan Cina, India semakin kokoh.  Dibalik semua ini, Israel 
meminta bantuan Cina untuk negosiasi dengan Korea Utara, dan Korea Utara akan 
secara rahasia mendapatkan bantuan teknologi dari Israel sebagai kompensasi 
Korea Utara menghentikan bantuannya kepada Hamas.  Hal yang sama juga secara 
diam2 dilakukan Israel kepada Iran sehingga bukan tidak mungkin secara rahasia 
Israel membantu usaha Iran dalam pengembangan tenaga nuklirnya.

Usaha2 Israel ini pada waktunya bisa mematahkan dukungan Amerika secara total 
kepada Palestina sehingga otomatis seluruh dunia Arab juga bisa menghentikan 
bantuannya kepada Palestina.  Hingga saat ini, boleh dikatakan semua bantuan 
negara2 Arab kepada Palestina sudah dihentikan kecuali Arab Saudia dan UAE 
dimana keduanya ini hanya membebek kepada Amerika.

Upaya Abbas meminta pengakuan Amerika hanya untuk regimenya di Westbank betul2 
merupakan pukulan dahsyat bagi Hamas, karena hal itu memberi lampu hijau bagi 
Israel untuk segera menghancurkan Hamas.

Tapi kelihatannya Israel sendiri lebih suka memperalat Hamas untuk membantai 
Abbas dan para pengikutnya yang cuma berjumlah kurang 10% ini yang mendapat 
dukungan kuat dunia Internasional.  Bagi Hamas sendiri bukanlah haram untuk 
kerja sama dengan Israel untuk menghancurkan Abbas dimasa dekat ini.

Sikap aneh2 dan tidak terduga akan tindakan Abbas memang sangat menarik.  Kita 
belum bisa memastikan sikap atau response apa yang akan diambil Israel terhadap 
perubahan strategi Abbas ini.  Kemungkinan besar Amerika sendiri tidak akan 
membuat respons melainkan menunggu apa yang kirat yang akan disikapi Israel 
sebelum Amerika mengeluarkan response-nya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke