http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=2f606dcc664218a72adf9b69835300da&jenis=4e732ced3463d06de0ca9a15b6153677
Usia 5.500 Tahun, Plaza Tertua di Dunia
Minggu, 24 Oktober 2010 | 10:07 WIB
Penemuan baru sebuah plaza bundar yang dibangun 5.500 tahun lalu telah
ditemukan di Peru. Para arkeolog yang terlibat dalam penggalian mengatakan
penentuan tanggal karbon menunjukkan plaza itu merupakan salah satu bangunan
tertua yang pernah ditemukan di Benua Amerika.
Ya, plaza atau satu bentuk alun-alun upacara telah ditemukan. Satu tim arkeolog
Peru dan Jerman menemukan plaza bundar, yang disembunyikan di bawah potongan
lain reruntuhan bangunan yang dikenal sebagai Sechin Bajo di Casma, 370
kilometer di sebelah utara Lima, ibukota Peru. Di dalamnya terdapat dekorasi
yang menggambarkan seorang pahlawan yang memegang pisau dan piala ditemukan.
"Ini adalah temuan yang mengesankan masyarakat arkeologi dan ilmiah. Penemuan
ini dapat merancang-ulang sejarah negara Peru," ujar Cesar Perez, ilmuwan di
Lembaga Budaya Nasional Peru yang mengawasi proyek itu. Sebelum temuan di
Sechin Bajo, ahli arkeologi menganggap benteng kuno Peru, Caral, sebagai
bangunan tertua di Amerika, dengan usia sekitar 5.000 tahun.
Para ilmuwan mengatakan Caral, yang berada dalam jarak beberapa jam dari Sechin
Bajo itu adalah salah satu dari enam tempat di dunia, bersama dengan
Mesopotamia, Mesir, China, India dan Mesoamerika, sebagai tempat manusia
memulai kehidupan di berbagai kota besar sekitar 5.000 tahun lalu.
"Penanggalan yang dilakukan oleh ahli arkeologi Jerman menetapkannya pada
sekitar 5.500 tahun," kata Perez mengenai alun-alun yang memiliki diameter
sekitar 14 meter tersebut. Temuan sebelumnya di dekat Sechi Bajo telah
ditetapkan penanggalannya, yakni 3.600 tahun, dan diduga ada potongan benteng
lain yang lebih tua dari plaza tersebut.
Penentuan tanggal yang dilakukan oleh pakar arkeologi Jerman memang menyebutkan
sekitar 5.500 tahun. "Tapi sebagian lainnya dapat lebih tua bergantung pada hal
lainnya yang ditemukan," lanjut Perez.
Para arkeolog telah menemukan potongan lain bangunan di bawah alun-alun itu
yang boleh jadi bahkan lebih tua lagi. "Ada empat atau lima plaza yang lebih
dalam lagi, yang berarti bangunan tersebut dibangun beberapa kali, barangkali
setiap 100 hingga 300 tahun," ujar salah seorang arkeolog setempat.
Ratusan tempat arkeologi memenuhi Peru, dan banyak reruntuhan bangunan lain
didirikan oleh kebudayaan yang mendahului kekaisaran tangguh Incan, yang
mencapai puncaknya pada Abad XVI, beberapa waktu sebelum penakluk Spanyol tiba
di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Peru. Terdapat sangat banyak artefak
arkeologi yang memicu perampokan makam sehingga menjadi masalah luas di negara
itu.
Jauh sebelumnya penemuan dekat Sechin Bajo berusia 3.600 tahun. Mereka telah
sangat maju dan mengerti arsitektur serta bangunan. Ini dapat secara jelas
terlihat dalam kenyataan bahwa material yang mereka gunakan bertahan sangat
lama. Hal itu dikatakan Peter Fuchs, salah seorang arkeolog, kepada suratkabar
El Comercio.
Tempat pertemuan sosial yang Fuchs dan rekannya temukan dibangun dengan batu
dan batako. Ratusan tempat arkeologis menutup Peru, dan banyak puing dibangun
oleh kebudayaan kerajaan Incan yang dulu sangat berkuasa, yang mencapai
puncaknya pada abad ke-6, sesaat sebelum penakluk Spanyol datang.
Para arkeolog untuk sementara memilih tempat itu dengan kotoran untuk
melestarikannya dan berencana melanjutkan penggalian lantai lebih dalam ketika
mereka mendapat jaminan tambahan dana untuk meneruskan proyek tersebut. "Kami
beruntung plaza tersebut tak pernah dirusak oleh perampok kuburan. Itu sebabnya
mengapa kami menutupinya sekarang," ujar Perez. ins, iko
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/