Refleksi : Ada benarnya teori sensasi ini, karena kalau benua hilang manusianya 
pun turut  hilang. Di Indonesia banyak orang hilang dan dihilangkan, entah 
kemana  mereka dipergikan, hanya penguasa negara, terisitmewa balatentra negara 
 saja yang tahu. Jadi sebahagian teori ini dapat diterima kebenarannya dari 
segi pelanggaran hak azasi manusia, atau bagaimana Dr SBY & Co?  He he he

http://us.detiknews.com/read/2010/10/28/173203/1477993/10/teori-atlantis-dan-sundaland-masih-sulit-diterima-lipi?nd991103605

Kamis, 28/10/2010 17:32 WIB

Indonesia Benua yang Hilang
Teori Atlantis dan Sundaland Masih Sulit Diterima LIPI  
Lia Harahap - detikNews





Jakarta - Arysio Santos dengan teori Atlantis dan Stephen Oppenheimer dengan 
teori Sundaland, sama-sama berkesimpulan kalau Indonesia adalah awal peradaban 
dunia. Santos dan Oppenheimer menggabungkan ilmu bumi dan mitologi yang 
sebagian masih sulit diterima para ilmuwan Indonesia.

"Bukan tidak masuk akal. Tapi dia membangun dari bukti linguistik, genetika dan 
bukti arkeologi. Saya yang sedikit tidak bisa terima itu dari bukti-bukti 
mitologi dan ini pernah dikritisi sebelumnya," kata ahli geologi LIPI, Eko 
Yulianto di Kantor LIPI, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (28/10/2010).

Menurut Eko, teori Santos soal Atlantis masih banyak kelemahan sementara 
Oppenheimer lebih banyak menunjukan bukti ilmiah soal Sundaland. Sementara 
untuk teori tsunami meluluhlantakan peradaban, hal itu sukar diterima para ahli 
geologi.

"Tsunami besar yang menghancurkan peradaban dengan cepat itu dari sisi geologi 
tidak masuk akal," jelasnya.

Meski demikian, teori kalau Sundaland pernah menjadi daratan, para ilmuwan pun 
dapat menyepakatinya. Namun peradaban di atas benua itu yang masih harus dicari 
bukti-buktinya.

"Kalau kita punya pantai yang dulunya ada dan kemudian itu tenggelam, maka 
mungkin di situ juga ada situs-situs kehidupan," ujarnya.

Sementara, Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI Heri Harjono, mengatakan 
Oppenheimer dan tim dari Santos memang belum pernah memberikan data penelitian 
mereka ke LIPI sebelumnya. Namun menurutnya teori kedua ilmuwan asing ini perlu 
dibuktikan lebih jauh.

"Ada teknologi DNA untuk mengetahui asal usul manusia dari mana. Mungkin nggak, 
ada kehidupan manusia dulu di sini. Untuk yang di dasar laut sana dengan 
menggunakan marine teknologi agar bisa tahu ada kehidupan," tutupnya.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke