Uang hanyalah sebuah ilusi Zaman dulu manusia mengenal barter untuk perdagangan, yang kemudian berganti menjadi emas, perak dan bertransformasi menjadi sistem cadangan emas. Namun di zaman sekarang, bahkan emas sebagai cadangan, sudah tidak diperlukan lagi untuk mencetak uang. Uang dapat diciptakan dari angin...
Coba anda renungkan, Bagaimana Bank sentral menyebar2kan uang ke rakyat? Tidak lain yaitu dengan cara: DIHUTANGKAN Kurang lebih peristiwanya seperti ini (Berdasarkan peraturan resmi dalam buku "Modern Money Mechanics"): 1) Pemerintah butuh uang (karena demand terhadap supply uang meningkat). Pemerintah akan mengambil beberapa lembar kertas, menuliskan jumlah tertentu, diberi cap dan diberi nama OBLIGASI, kemudian mereka menyerahkan kertas tsb ke Bank sentral dan bilang: "We need money" 2) Bank Sentral memberikan pinjaman Bank sentral akan menjawab: "sure, why not?" kemudian Bank sentral akan mengambil beberapa lembar kertas, menuliskan jumlah tertentu, diberi cap dan diberi nama "UANG", kemudian Bank sentral mengambil obligasi pemerintah untuk ditukarkan dengan uang (kertas yang sudah selesai dicetak). 3) Pemerintah MEMINJAMKAN uang tersebut ke bank-bank komersil SELURUH uang yang beredar didapat dari hasil BERHUTANG terhadap bank sentral. Atau dalam kalimat yang lebih dekat: Setiap uang dalam dompet anda, adalah hasil pinjaman anda terhadap bank komersil atau kalau anda dikasih dari orang lain, artinya uang tersebut adalah hasil pinjaman orang itu terhadap bank komersil yang mana bank komersil tersebut meminjam ke pemerintah, yang mana pemerintah meminjam uang tersebut terhadap bank sentral. MONEY IS DEBT & DEBT IS MONEY For the more money there is, The more debt there is... For the more debt there is, The more money there is... "That is what our money system is. If there were no debts in our money system, there wouldn't be any money." ~ Marriner Eccles, Chairman and Governor of the Federal Reserve Board (America) JADI; jika setiap orang bisa membayar lunas SEMUA hutannya, maka TIDAK ADA lagi uang yang beredar.. Namun, logika di atas masih tidak memperhitungkan keberadaan 1 variabel kunci.. YAITU: BUNGA (INTEREST): perlu diingat, bahwasannya pemerintah, MEMINJAM uang ke bank sentral---Surat obligasi adalah surat pernyataan berhutang, dan selayaknya hutang, harus dikembalikan ke bank berikut BUNGA (interest). TAPI............... JIka SEMUA uang yang beredar didapat dari Bank sentral untuk kemudian diedarkan oleh bank komersil dengan cara dihutangkan kepada rakyat dalam berbagai program pinjaman, PERTANYAANNYA: lalu dimanakah uang untuk membayar INTEREST? Jawabannya: NOWHERE? IT DOESN'T EXIST MENGERIKAN... bahwa : JUMLAH TERHUTANG (Pokok hutang+bunga) terhadap Bank Sentral selalu LEBIH BANYAK daripada jumlah uang yang beredar (Pokok hutang) ARTINYA: Begitu rakyat menyatakan diri BERHUTANG terhadap bank, maka Selamanya kita tidak dapat membayarnya LUNAS. Inilah sebabnya mengapa INFLASI selalu PASTI dihadapi dalam sistem ekonomi modern... yaitu karena, cara untuk membayar BUNGA adalah dengan mencetak uang lebih banyak. Secara logika, Jika tidak ditemukan solusi untuk megakhiri permainan ini, jalan menuju kebangkrutan sengaja ditanamkan di dalam sistem ekonomi saat ini. Mengapa? karena definisi dari bangkrut itu sendiri adalah TIDAK MAMPU MEMBAYAR (secara cash) KEWAJIBAN PADA SAAT JATUH TEMPO. Analogi yang paling tepat untuk menggambarkan situasi ini adalah permainan anak2 yang mengitari kursi dengan musik, dimana jumlah kursi selalu lebih sedikit daripada jumlah pemain, dan setelah musik berhenti akan selalu ada orang yang yang tidak kebagian sehingga dicap kalah dan dikeluarkan dari permainan. Kursi adalah Jumlah uang (cash) yang beredar Pemain adalah pelaku sistem ekonomi atau rakyat Musik adalah lama waktu pinjaman Si kalah adalah orang yang dicap BANGKRUT karena tidak memegang uang cash saat jatuh tempo Si menang adalah orang yang memegang cash/uang saat jatuh tempo Akibatnya: Orang akan berlomba-lomba memperebutkan kursi dengan cara bekerja mati-matian, mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya hanya untuk kebagian kursi pada saat musik berhenti, Jika anda tidak kebagian kursi, maka bank akan menyita rumah anda, mobil anda, usaha anda, dsb..... dan... yang paling menyakitkan... jika anda sadar... UANG TERSEBUT hanyalah ilusi karena dicetak begitu mudahnya tanpa perlu mencadangkan apapun. This is such a fool game... and we have no option but to play it... ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
