elu tuh telmi mulu.. hehehehe

--- On Sat, 10/30/10, ndeboost <[email protected]> wrote:









 



  


    
      
      
      nDebbost ga (isa) rajin merunut postingan. Jadi "hardjantosri" dan

p...@tawang ki

sama tha? Tiwas hampir tak undang "Mas".

Ga bisa menahan rayuan gombal?  Pandai-pandai meniti buih,

Para kafirin sangat pakar, Pak.



--- In [email protected], "hardjantosri" <hardjanto...@...>

wrote:

>

> Saya kembali bukan karena apa2 tapi karena posting dari Sebuah

Kenyataan ini:

>

> Tuh khan!

> Kalian sih pada ngejahatin Tawangalun!

>

> Lihat jadinya, duo badut kita tinggal tersisa si Ndeboost. Kan kalian

tahu

> Ndeboost kurang lucu dibandingkan Tawangalun, tata bahasanya sulit

dipahami dan

> terus menerus mempostingkan ayat-ayat gak penting dari Bible sehingga

terasa

> sangat membosankan.

>

> Sepi deh jadinya kampung Proletar kita!

>

> Ndeboost yang kasih ayat sama Tawangalun malah masih bercokol di

Proletar. Mirip

> dengan Noordin M Top yang teroris itu rupanya, membiarkan orang lain

membawa bom

> lalu mati, tapi dirinya sendiri menolak untuk jadi si pembawa bom!

>

> Tawangalun, kembalilah... Proletar masih membutuhkanmu!

> Kita rindu dongeng-dongeng dari mu Tawang! Kembalilah......

>

> Sebuah Kenyataan.

> Tapi nggak pernah nyata.

>

>

> --- In [email protected], "sebuah.kenyataan" sebuah.kenyataan@

wrote:

> >

> > Jangan! jangan! Tidak adil menyudutkan Tawangalun seperti itu.

> >

> > Tawangalun bertahan di Proletar adalah murni demi membela agama!

> > Demi tegaknya cita-cita Syariah Islamiyah!

> >

> > Jangan lagi memfitnah Tawangalun dan memberi label mental masokis,

sungguh nista perbuatan itu. Setiap maki, setiap hina, setiap guyonan

sinis dan hujatan yang kita berikan, adalah perih yang dengan luwes

beliau tanggapi dengan penuh kesabaran Jawawi.

> >

> > Tidakah kita sadar, alih-alih melabelkan masokis, kita pun ternyata

bermental sadistis? Kita luarbiasa senang dan berpesta pora saat

Tawangalun mulai bertutur, lalu keleleran, melayang dalam nikmatnya

orgasmik tepat ketika Tawangalun gelagapan.

> >

> > Tawangalun yang berganti nama menjadi Hardjantosri adalah Tawangalun

yang telah capai membela diri. Beliau pun memilih meninggalkan Proletar

dengan cara ksatria, namun tidak lama kembali lagi karena sadar,

perjuangan melawan kafir-kafir belum selesai. Syariah Islam belum juga

tegak.

> >

> > Hardjantosri, semangat!

> >

> >

> >

> >

> > --- In [email protected], "alqafirun" <alqafirun@> wrote:

> > >

> > > Tapi denger-denger sekilas baca tawangalun sudah hadir lagi dengan

nama yang baru?

> > >

> > > Bicara soal tawang, sebenernya dia itu - seperti mayoritas orang

beragama islam lainnya - memiliki masalah masokis kronik.

> > >

> > > Apa sih kira-kira tujuan dia berada di sini? Kok bisa sih dia

masih betah di sini setelah sekian lama dicaci-maki, dihina, dihujat,

dan dijadikan guyonan sebegitu parahnya? Dan pula setiap tulisannya

dipreteli habis2an.

> > >

> > > Ya tentu karena dia merasakan kenikmatan di sana. Memang

hujat-maki itu yang dicarinya, sesuai dengan kerangka berfikir zolimisme

(agama gue dizolimi melulu), orang-orang seperti tawang ini memang

membutuhkan rasionalisasi, "pembuktian", materialisasi, wujud nyata dari

ideal yang sudah tertanam di otaknya: "bahwa agama saya, islam, adalah

agama yang tidak henti-hentinya dizolimi oleh para kafirun".

> > >

> > > Dan dia merasakan kenikmatan yang amat sangat di milis-milis ini,

karena apa yang kita lakukan adalah mengapprove ideal zolimismenya.

Menjadi terbuktikan apa yang diimaninya. Mental masokisnya menemukan

wujud materialnya dari setiap hujat dan kutuk yang kita berikan.

> > >

> > > Itulah sebabnya semakin kita tanggapi, tawang akan semakin salah

tingkah. Dan perkiraanku, kalau saja kita cuekin, tawang akan gelagapan

mencari perhatian. Tapi kalau kita kebablasan, nyuekin kelamaan, akan

pergilah dia. Jangan sampai terjadi.

> > >

> > > Lalu, ketika itu semua berlangsung, dan sang tawang menanggapi

dengan berlagak bijak, adalah bumbu penyedap yang menegaskan ketololan

ideal tawang yang lainnya: "yang dizolimi pasti memang benar". Kebenaran

dari agamanya didapatkan dari tiap tindakan zolim yang dia terima.

> > >

> > > Perihal bahwa tulisan-tulisannya telah dipreteli secara rasional

dan logis, sang tawang tinggal cukup berkata dengan santai ala masokis:

"semakin tinggi pohon, semakin kuat angin yang menerpa" - dan ia

tutuplah matanya dalam damai bius masokis yang memabukkan.

> > >

> > > camarmerah

> > >

> > > --- In [email protected], ayub yahya <ayubyahya@> wrote:

> > > >

> > > >

> > > > hah ??!! ...kemana aja nih camar merah ??

> > > > pasti gak tau kalo Tawangalun udah gak ada di proletar deh..

hehehe

> > > >

> > > >

> > > >

> > > > ---On Fri, 10/29/10, alqafirun <alqafirun@> wrote:

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >

> > > >       Dan, Fiq, ada juga orang yang sudah tau bahwa ajaran yang

satu ini kitabnya kitab nista, nabinya nabi jahanam, allahnya allah

haram jadah, dan ajarannya pun ajaran laknat.

> > > >

> > > >

> > > >

> > > > Tapi tetap saja, herannya, dia melabeli diri dengan nama ajaran

tersebut.

> > > >

> > > >

> > > >

> > > > Kira-kira kenapa ya?

> > > >

> > > >

> > > >

> > > > camarmerah

> > >

> >

>





    
     

    
    


 



  






      

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke