Refleksi : Boleh saja menyenangkan diri, tetapi apakah tidak ketinggalan kereta 
api zaman dari abad 21?.

http://www.antaranews.com/berita/1288709283/ekonomi-indonesia-paling-berpengaruh-di-dunia-2050

Ekonomi Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia 2050
Selasa, 2 November 2010 21:48 WIB | Ekonomi & Bisnis | Makro | 

Jakarta (ANTARA News) - Ekonomi Indonesia diprediksi bisa masuk dalam jajaran 
negara paling berpengaruh di dunia pada 2050, dengan catatan mampu 
mengoptimalkan daya saing pada keterbukaan pasar, stabilitas ekonomi makro dan 
eksplorasi dan efisiensi pasar.

Demikian rekomendasi diskusi bertajuk "Indonesia The Next I in BRICI?", yang 
diselenggarakan pada "Mandiri Economic Forum 2010", di Jakarta, Selasa.

Mandiri Economic Forum yang digelar Bank Mandiri tersebut, menghadirkan 
pembicara Profesor Xavier Sala-i-Martin, Chief Advisor the Global 
Competitiveness Network, World Economic Forum, dan 250 peserta dari kalangan 
pebisnis nasional.

Profesor Xavier dalam keterangan persnya menyebutkan, Indonesia bahkan dalam 
waktu tidak terlalu lama, sangat mampu dalam jajaran negara berkembang kelompok 
BRIC (Brazil, Rusia, India, dan China).

"Indonesia memiliki keunggulan dibandingnan anggota BRIC saat ini," ujarnya.

Dari segi peringkat daya saing, Indonesia memiliki posisi yag lebih baik yaitu 
ranking 44, sementara Brazil (58), Rusia (63) dan India (51).

Namun diutarakan Xavier, pencapaian ini perlu dicermati karena Indonesia berada 
pada tahapan transisi pertumbuhan 1 (factor driven) dan ke 2 (efficiency 
driven) yang kritikal.

Xavier juga menambahkan, Indonesia memiliki modal yang lebih dibanding dengan 
Brazil, Rusia, dan India untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonimi, namun 
lebih kecil dibanding China.

Bentuk investasi yang dibutuhkan untuk memajukan perekonomian Indonesia di masa 
datang, diutarakan Xavier, meliputi infrastruktur, pendidikan, inovasi, 
peningkatan kapasitas swasta, serta peningkatan layanan di institusi 
pemerintahan.

Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan 
mengatakan, Indonesia bahkan diproyeksikan mampu menggantikan posisi Rusia 
dalam BRIC.

"Indonesia bisa masuk dalam jajasan kelompok negara Brazil, Rusia, India, China 
(BRIC), dengan catatan bisa menyelesaikan pembangunan infrastruktur," kata Gita.

Menurut Gita, potensi Indonesia lebih berkembang jauh lebih besar dibanding 
Rusia, karena didukung seluruh sektor yang dapat mendukung perekonomian.

Sementara Rusia diutarakannya, ekonominya sangat tergantung pada satu atau dua 
sektor saja.

"Kalau Indonesia, cukup punya banyak sektor yang masing-masing dapat 
didiversifikasi," katanya.

Sementara ituN Menteri Keuangan Agus Martowardoyo menuturkan, bahwa manajemen 
ekonomi Indonesia telah mendapat pengakuan dan penghargaan dari dunia 
internasional yang tercermin dari perbaikan peringkat investasi Indonesia.

"Saya yakin posisi Indonesia terus meningkat. Pemerintah juga akan berupaya 
mengakselerasi laju pertumbuhan ekonomi dan mencapai 7 persen hingga 2014," 
kata Agus.

Sedangkan Direktur Utama Astra Group Sudirman M Rusdi, berpendapat, Indonesia 
adalah pasar yang potensial dan menunjukkan tren pertumbuhan yang baik. "Perlu 
sinergi dari seluruh kalangna untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi 
nasional," katanya.

Adapun, Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, menuturkan, forum yung 
digelar ini sangat penting untuk menciptakan sinergi antara pemerintah selaku 
penyusun kebijakan dengan dunia usaha sebagai investor serta perbankan dan 
akademisi untuk menghilangkan hambatan-hambatan investasi.

"Kita perlu meningkatkan daya saing nasional untuk disejajarkan dengan 
negara-negara berkembang paling berpengaruh di dunia. Daya saing merupakan 
kunci pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan," kata Zulkifli.(*)

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke