Apa bukan disengaja urip enak neng donya bek lali akhirat?
--- In [email protected], "hardjantosri" <hardjanto...@...>
wrote:
>
> La yg dijewer gak ngerti2 kok suruh sembuh.Coba do manut dg MUI nanti
RI ini jadi apik.Kalau enggak pasti dirundung malang terus.Wong saya
niteni saya sendiri asal ada setiap kegagalan pasti saya habis melakukan
pelanggaran syariah.tapi ngapo kok Londo malah kepenak? soalnya Londo
itu penyaluran zakatnya apik .Orang2 seperti Yusfiq dikasih duwit biar
bisa hidup.La baru pelaksanaan zakat saja di RI ini sudah kalah.
>
> S.Har
>
> --- In [email protected], "sunny" ambon@ wrote:
> >
> > Refleksi : Bencana bagi orang Mukmin menurut Muhamadun, ktua HTI,
adalah cobaan.
> >
> > Susahnya ialah dari dulu Alloh melakukan percobaaan terhadap umatnya
hingga kini belum juga ada konklusi terakhir yang diperoleh.
> >
> >
http://riaupos.com/news/2010/11/05/bencana-di-atas-bencana-oleh-muhammad\
un/
> >
> >
> > Bencana di Atas Bencana Oleh Muhammadun
> > - 5 November 2010Posted in: Opini
> > Negeri berjuta bencana. Itulah mungkin julukan untuk negeri ini.
Betapa tidak, baik bencana kemanusiaan maupun bencana alam terus melanda
negeri yang dijuluki zamrut khatulistiwa ini. Indonesia pun terus
menangis. Indonesia makin berduka.
> >
> > Ya, negeri ini pantas menangis dan layak berduka. Belum lama rasa
sedih hilang dari ingatan akibat bencana kecelakaan kereta di Pemalang
yang menewaskan puluhan orang dan puluhan lainnya terluka, tiba-tiba
muncul banjir bandang dan longsor di Wasior-Papua yang menewaskan lebih
dari 100 orang, dan puluhan lainnya dinyatakan hilang, selain ratusan
bangunan luluh-lantak.
> >
> > Belum tuntas pemerintah mengevakuasi dan menyelamatkan penduduk di
Wasior dan membenahi akibat banjir di Jakarta, tiba-tiba datang pula
gempa dan tsunami di Kepulauan Mentawai, yang mengakibatkan lebih dari
400 orang meninggal, dan ratusan lainnya dinyatakan hilang. Seolah belum
puas, alam kembali datang menghantam negeri ini.
> >
> > Gunung Merapi di Jawa Tengah meletus, memuntahkan lahar panas.
Akibatnya, puluhan orang kembali tewas dan luka-luka, sementara sebagian
lain terpaksa hidup di pengungsian. Jika dihitung sejak bencana maha
dahsyat, yakni Tsunami Aceh di akhir tahun 2004 yang menewaskan ratusan
ribu orang, hingga tahun 2010 ini, negeri ini memang pantas disebut
dengan negeri bencana.
> >
> > Dua Macam Bencana
> > Jika kita cermati, ada 2 macam bencana: bencana alam dan bencana
kemanusiaan. Bencana alam terjadi memang murni karena faktor alam.
Misal: gempa bumi, tsunami, gunung meletus, kekeringan karena kemarau
panjang, dll.
> >
> > Bagi seorang Mukmin, bencana alam merupakan cobaan/ujian atas
kesabaran: "Sungguh Kami akan menimpakan cobaan kepada kalian dengan
sedikit ketakutan, kelaparan serta kekurangan harta, jiwa dan
buah-buahan; sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar."
(QS al-Baqarah 155). Adapun bencana kemanusiaan terjadi memang karena
ulah manusia.
> >
> > Intinya, manusialah sesungguhnya yang sadar ataupun tidak mengundang
datangnya bencana atas mereka. Bencana banjir dan longsor, misalnya,
adalah akibat hutan terus mereka gunduli. Kecelakaan kereta api yang
terus terjadi-rata-rata 6 hari sekali selama 2009-2010 saja adalah
akibat pemerintah tetap lalai menyediakan sarana transportasi yang aman.
Jangan dilupakan juga sejumlah bencana kemanusiaan lain seperti maraknya
kasus korupsi, kerusakan moral remaja, tingginya angka kriminalitas,
mewabahnya penyakit kelamin dan AIDS akibat pergaulan bebas,
meningkatnya akan pengangguran dan angka putus sekolah, dan masih banyak
yang lainnya.
> >
> > Semua bencana kemanusian ini pada dasarnya adalah akibat ulah
manusia yang terus-menerus melakukan berbagai pelanggaran terhadap
aturan-aturan Sang Pencipta, Allah SWT. Mereka bahkan tetap enggan
menerapkan hukum-hukum (syariah)-Nya. Bagi seorang muslim, berbagai
bencana ini harus dipahami sebagai peringatan/teguran dari Allah SWT
agar segera kembali (taat) kepada-Nya: "Telah tampak kerusakan di
daratan dan di lautan karena ulah (kemasiatan) manusia supaya Allah
menimpakan kepada mereka sebagian dari akibat ulah mereka itu agar
mereka kembali (ke jalan yang benar)." (QS ar-Rum [30]: 41).
> >
> > Mewaspadai Bencana Baru
> > Selain karena merupakan akibat manusia yang tetap enggan menerapkan
syariah Allah SWT, berbagai bencana kemanusiaan yang terjadi di dunia,
termasuk di negeri ini, sebetulnya karena penjajahan yang dilakukan oleh
negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat, sebagai pengemban utama
Kapitalisme global. AS-lah, dengan sekutu-sekutunya, yang nyata-nyata
telah menciptakan bencana kemanusiaan di Irak, Afganistan dan Pakistan
sampai hari ini. AS pun terus mendukung secara penuh penjajahan Israel
di Palestina sekaligus membunuhi ratusan ribu penduduknya selama puluhan
tahun.
> >
> > Amerika pula yang saat ini, langsung ataupun tidak langsung (antara
lain melalui IMF, Bank Dunia, USAID), melakukan penjajahan baru
(terutama penjajahan ekonomi) atas Indonesia. Akibatnya, melalui
sejumlah modus penjajahan AS, termasuk lewat legislasi UU di DPR,
berusaha terus menguras habis kekayaan alam negeri ini (minyak, gas,
emas, perak, dan barang tambang lain) melalui perusahaan-perusahaan
mereka seperti Freeport, Exxon Mobile, dll. Tambang emas di Papua
dikeruk oleh PT Freeport dan 90 persen keuntungannya masuk ke AS.
> >
> > Blok Natuna yang diperkirakan memiliki kandungan gas hingga 222 TCF
(triliun kubik kaki), 76 persennya dimiliki oleh Exxon Mobile. Blok Cepu
yang diprediksi memiliki kandungan minyak lebih dari 600 juta barel
sehingga bisa menjadi andalan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia, 45
persennya juga dimiliki oleh Exxon Mobile. Selain itu, masih banyak
perusahaan major AS yang secara keseluruhan menguasai 90 persen minyak
dan gas, seperti Total Fina Elf, BP Amoco Arco, Texaco, Conoco, Repsol,
Unocal, Santa Fe, Gulf, Premier, Lasmo, Inpex dan Japex.
> >
> > Terkait dengan ini, buku The Shock Doctrine; The Rise of Disaster
Capitalism karangan wartawati Kanada, Naomi Klein, yang diterbitkan
Penguin Books, London, Inggris (2007), mengungkap secara gamblang
bagaimana kaum kapitalis (yang dipimpin Amerika) melakukan aksi-aksi
jahatnya terhadap bangsa dan negara lain.
> >
> > Buku ini pun menyebut krisis moneter Asia 1997 sebagai hasil desain
kaum kapitalis karena mereka ingin menguasai aset-aset strategis di
kawasan itu, mencaplok aset-aset perusahaan nasional Asia yang tumbuh
meraksasa dan hendak menggulingkan rezim-rezim yang berubah kritis,
seperti Soeharto di Indonesia.
> >
> > Ketika Indonesia dan Asia akhirnya lunglai karena krisis moneter,
IMF datang menawarkan obat dengan syarat liberalisasi pasar. Hasilnya,
hanya dalam 20 bulan, perusahaan-perusahaan multinasional asing berhasil
menguasai perekonomian Indonesia, Thailand, Korea Selatan, Filipina dan
juga Malaysia lewat 186 merger dan akuisisi perusahaan-perusahaan besar
di negara-negara ini. "Ini adalah pengalihan aset dari domestik ke asing
terbesar dalam lima puluh tahun terakhir," kata ekonom Robert Wade.
Itulah secuil bencana kemanusiaan yang telah diciptakan Amerika Serkat
atas dunia, termasuk di negeri ini.
> >
> > Mengundang Bencana
> > Karena itu, jika kemudian pemerintah dalam waktu dekat akan menerima
kedatangan Obama-Presiden AS sang penjajah di tanah air, jelas
pemerintah seperti sedang mengundang bencana baru. Pasalnya, sebagai
pemimpin negara penjajah, Presiden AS Obama tentu bakal makin
mengokohkan penjajahan barunya atas negeri ini.
> >
> > Apalagi sebelum kedatangan Obama pemerintah sudah menandatangani
kerja sama kemitraan menyeluruh dengan AS. Kemitraan menyeluruh dengan
negara penjajah seperti AS tentu harus dibaca sebagai penjajahan
menyeluruh AS atas negeri ini. Pasalnya, kemitraan Indonesia-AS ini
mencakup kerja sama kedua negara di bidang politik, keamanan, ekonomi,
pembangunan, sosial, budaya, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi.
> >
> > Kenyataannya, sebelum ini pun setiap kesepakatan atau perjanjian
kerja sama Indonesia dengan AS sesungguhnya lebih merupakan penjajahan
AS atas negeri ini. Inilah yang perlu disadari oleh bangsa ini, terutama
penguasa dan elit-elit politiknya.
> >
> > Sangat aneh jika kaum muslim menerima dan menyambut pemimpin
penjajah dengan penuh kehangatan. Jika ini yang terjadi, sungguh hanya
akan mengundang bencana lain yang lebih dahsyat. Bencana di atas
bencana.
> >
> > Allah SWT berfirman: "Ketahuilah bahwa Allah benar-benar menghendaki
akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa
mereka." (QS al-Maidah [5]: 49). Naudzu billah min dzalik.***
> >
> > Muhammadun, Ketua Hizbuttahrir Indonesia (HTI) Wilayah Riau.
> >
> > Did you like this? Share it:
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke