Top Posts
Perzinahan Zainuddin MZ: Kiai Sejuta UmatRatusan Imam
dan Mullah di Afrika Barat Menjadi KristenTANYA JAWAB ISLAM-KRISTENPingkan
Mambo Bersaksi Di GerejaQuranKEBENARAN MUHAMMADYESUS & MUHAMMADDaftar Muslim
yang Meninggalkan IslamSajadah Bergambar Salib Hebohkan Warga
SaudiMuslim PopANTIKRISTUSMENINGGALKAN ISLAM Categories
Select Category
1000 Kesalahan Quran (12)
ALLAH (14)
ALQURAN (23)
ANTIKRISTUS (30)
AYAT QURAN (47)
BERITA (35)
BUKU BARU (20)
DEBAT (9)
DEMOKRASI&HAM (1)
DOSA (1)
HUKUM (2)
INJIL (7)
IPTEK (4)
ISA ALMASIH (12)
ISLAM (30)
ISLAMIC INVASION (2)
JIHAD (3)
KABAH (1)
KESAKSIAN (15)
KISAH QURAN (5)
KRISTEN (8)
LANGKA UNIK (2)
MUHAMMAD (56)
MURTADIN (67)
MUSLIM (13)
PAKAIAN (3)
PEMBUNUHAN (7)
PERANG (5)
PRIA (2)
SAINS (1)
SURGA (4)
SYARIAT (10)
TAQIYA (2)
TERORISME (4)
Uncategorized (5)
VIDEO (11)
WANITA (34)
YESUS (16)
Blogroll
1000 KESALAHAN QURAN30 Days InternationalADA APA DG MUSLIMAGAMA
PALSUANSWERING ISLAMARAB BIBLE SOFTWARE FREEArab World MinistriesARTIKEL
ISLAMARTIKEL2 SAM SHAMOUNASAL USUL QURANAYAT-AYAT SETANBaca Alkitab bhs
ArabBERITA MUSLIM SAHIHBUKTI SAKSICHRIST, MUHAMMAD & ICONVERSATION WITH
MUSLIMDEBAT ISLAM
KRISTENDIAN EDEWDISKUSI ISMAIL ISHAKDOWNLOAD ARAB BIBLEDOWNLOAD ARAB BIBLE
MP3DULADIE-BOOKS ISLAMEX MUSLIM INGGRISEX MUSLIM JERMANFAITH
FREEDOMFAITHFREEDOM WIKIFF INDONESIAFormer Muslims United (FMU)FORUM MURTADIN
INDONESIAFREE 100 BUKU Dr. BoutrosFUCK MUHAMMADGEERT WILDERSGENSGTER of
MOHAMMEDGOSPEL-INJILGRATIS AUDIO ALKITAB BHS ARABHIDDEN LIESIBNU WARRAQIJTIHAD
INDONESIAIn Search of MuhammadINDEX ISLAMINDONESIA EX-MUSLIM FORUMINFO FOR
MUSLIMINJIL BAGIMUISA DAN ISLAMISLAM DAN KRISTENISLAM EXPOSEISLAM EXPOSEDISLAM
FOBIAISLAM MENANTI YESUSISLAM SESATISLAM VS KRISTENISLAM WATCHISLAM: AGAMA
DAMAI?ISLAMIC INVASION bhs INDONESIAISMAIL DIBERKATIISMAIL SAUDARAKUJawaban Sam
ShamounJELAS NGGAKJIHAD DI BARATJIHAD WATCHJOELS TRUMPETKABAR BAIKKEBENARAN
ISLAMKESAKSIAN EX-MUSLIMKESAKSIAN EX-MUSLIM 2KESALAHAN QURANKOCAK
HUMORKONTRADIKSI ALKITAB BlogKONTRADIKSI ALKITAB-Sarapanpagi.orgKONTROVERSI
AYAT2 SETANKRITIK THD ISLAMLASKAR MURTADINMARK A GABRIELMENGENAL
ISLAMMENGENAL ISLAMMENGENAL MUHAMMADMENJAWAB ISLAMMESJID TUHANMinistry to
MuslimsMORE THAN DREAMSMUHAMMAD SAWMUHAMMAD-ZAINABMUSLIM BERTANYAMUSLIM HARUS
TAHUMUSLIM HOPEMUSLIM JADI KRISTENMuslim Journey to HopeMUSLIM YG DICERAHKANMY
SPEARPEDSONPERCAKAPAN DENGAN MUSLIMPRESTASI MUHAMMADPROPHET OF DOOMPUTRA
HAMASRELIGION OF PEACEROBERT MOREYROD PARSLEYSALMAN RUSHDIESATE
MUSLIMSAVE-DESTROY ISLAMSECRET of QURANSELAMATKAN MUSLIMSIAPAKAH ALLAH
INISIAPAKAH ISASON OF HAMAS's BlogSON OF HAMAS's WebSTOP ISLAMISASI EROPA!TANYA
JAWAB ALKITABTHE QURANVideo Debat Islam-KristenVideo Debate Islam-KristenWAFA
SULTAN ON YOU TUBEWEB IRSHAD MANJIWHY I AM NOT A MUSLIMWIKI ISLAMWomen against
ShariahYESUS & MUHAMMAD
Recent Posts
Ratusan Imam dan Mullah di Afrika Barat Menjadi KristenSajadah
Bergambar Salib Hebohkan Warga SaudiIslam “bertanggungjawab” Atas Masalah
Integrasi Jerman, Kata Seorang BankirPilihlah:
Kebenaran Atau Dusta?Muslim PopPrancis Resmi Larang Pemakaian CadarAl Qaeda
Mengumumkan Pendeta Koptik Zakaria Botros Sebagai “Kafir Yang Paling
Dicari Di Seluruh Dunia”“Kita, Sebagai Orang Muslim, Harus Merobek
Beberapa Halaman Quran”Pemaksaan Menggunakan Pakaian Muslim
bagi Anak KatolikPerzinahan Zainuddin MZ: Kiai Sejuta UmatAkhirnya Perobek
Cadar Itu Dituntut Hukuman 3 Tahun PenjaraGeertz Wilders: Berpidato
di BerlinAlgeria: Dua Orang Kristen Dibebaskan dari Tuduhan Menghina Islam
Karena Makan Siang Saat RamadanWHAT IF They Burned A Koran And
Nobody see it?Buku Terbaru: Rahasia-Rahasia di Balik Burqa
Kesaksian Penyaliban Isa
(Ep 14)http://conversationwithmuslim.wordpress.com/
14 -Kesaksian Penyaliban Isa by Dewi / Indra
Nahed: Para penonton yang terkasih,
selamat datang pada episode baru “Question about Faith”
(pertanyaan-pertanyaan tentang iman), merupakan sebuah kehormatan untuk
menjawab semua pertanyaan yang anda kirimkan pada kami. Merupakan sebuah
kehormatan juga untuk menghadirkan bersama kita Bapak Pendeta Zakaria
Bothros. Selamat datang, Pak.
Bapak Zakaria: Terima kasih.
Nahed: Pada episode sebelumnya, kita
membicarakan tentang fakta penyaliban Kritus. Jadi, seperti biasa, kami
ingin anda memberikan rangkuman singkat, agar penonton tidak mengikuti
episode sebelumnya bisa mengikuti, silahkan Pak…
Bapak Zakaria: Kemarin kita membicarakan
tentang kebenaran tentang tritunggal dan ke-Maha Esa-an, Pewujudan
Ilahi dan tujuannya yaitu penyaliban. Penyaliban Isa. Mengapa? Karena
Alkitab menyatakan, dalam Injil Yohanes 3:16, “ Karena begitu besar
kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya
yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,
melainkan beroleh hidup yang kekal”. Maka dari itu penyaliban adalah
tujuan penebusan, jadi umat manusia tidak akan binasa tapi diselamatkan
dan memperoleh hidup yang kekal. Dan ini adalah bukti cinta Allah.
Mengapa? Pada permulaan penciptaan Allah mencintai manusia dalam
gambaran Allah. Cinta. Tetapi manusia menjadi rusak, dan gambar itu
dirusak oleh dosa. Selain mencintai manusia, Allah ingin memberikan
pengampunan kepada manusia, untuk menjadikan manusia lama (yang telah
rusak oleh dosa) menjadi manusia baru. Hal ini tertulis dalam kitab
Yeremia 18, di dalamnya terdapat ilustrasi tentang ini , dan bagaimana
ilustrasi tentang ini terjadi. Apa yang Dia katakan kepadanya? Dia
berkata, ”Pergilah dengan segera ke rumah tukang periuk! Disana Aku
akan memperdengarkan Perkataan-perkataan-Ku kepadamu. Lalu
pergilah aku ke rumah tukang periuk” –itu adalah nabi Yeremia. “dan
kebetulan ia sedang bekerja dengan pelarikan” –itu adalah alat yang
dipakai untuk membentuk barang-barang. “Apabila bejana, yang sedang
dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak,” semua jadi
berantakan. Setelah dia membuatnya menjadi sebuah bejana yang indah itu
menjadi rusak. Lalu apa kemudian dia kerjakan? Tertulis: ”maka tukang
periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang
baik pada pemandangannya”. Allah menciptakan kita dari dari debu
tanah. Tanah liat adalah debu tanah. Tapi kita menjadi rusak, kita
menjadi berantakan. Sehingga dia menciptakan kita kembali, di luar dari
kasih yang sama, dan penciptaan kembali ini dimulai dari salib. Karena
Isa telah mati di atas kayu salib untuk menebus dosa kita, dan
menjadikan kita baru. Oleh karena itu ada tertulis, ”Karena setiap
orang percaya adalah ciptaan baru…”. Jadi ketika Isa mati diatas kayu
salib itu bukan hanya sebuah prosedur matematis dan logis. Itu adalah
sebuah bukti cinta Ilahi. KematianNya penting bagi penebusan. Kita telah
membahas prinsip penebusan seperti juga syarat awal Penebus, dan kita
berkata bahwa segala syarat awal tersebut terpenuhi dalam pribadi Isa
yang tidak terbatas, yang sama seperti yang ditebus, dan yang suci
dimana tidak layak mati untuk dosanya sendiri. Jadi inilah penjelmaan
Allah yang menebus umat manusia. Inilah rangkuman singkat yang telah
kita bicarakan tentang penyaliban Yesus.
Nahed: Hari ini kita memiliki topik
penting untuk didiskusikan dan saya ingin anda menjawab beberapa
pertanyaan. Ini adalah hanya sebagian yang kita terima. Jadi mari kita
mulai pertanyaan-pertanyaan tersebut. Pertanyaan pertama, Al-quran
mengatakan bahwa Isa tidak disalibkan, mereka jelas tidak menyalibkan
dia, apa pendapat anda mengenai ini ?
Bapak Zakaria: Baiklah. Sesungguhnya ini bukanlah satu-satunya pasal. Banyak
pasal lain yang mengatakan soal ini juga.
Nahed: Ya.. seluruh pasal itu memang mengatakan bahwa Isa tidak disalibkan.
Bapak Zakaria: Pasal-pasal ini penting
untuk disebutkan sehingga penonton Muslim mengerti bahwa kita menyadari
adanya sudut pandang lain, sebagaimana Alquran menyebutkannya. Bolehkah
saya menyebutkan beberapa pasal tersebut?
Nahed: Ohh tentu saja…silahkan.
Bapak Zakaria: Surat 4 (An Nisa) ayat
157 yang mengatakan “Dan karena ucapan mereka “ disini mereka berarti
orang-orang Yahudi, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa
putra Maryam, Rasul Allah, padahal mereka tidak membunuhnya. Ini bagian
yang anda kutip “dibuat seakan-akan seperti itu bagi mereka. Mereka
sebenarnya tidak membunuh-Nya.”
Ayat lainnya adalah Surah 3 (Ali Imran).
Namun untuk dapat menjawab bagian ini kamu harus melihat surah yang
lain di Al-Quran yang membicarakan hal yang sama. Ini bukan
satu-satunya surah. Bukan. Dalam surah ini disebutkan, “Allah membalas
tipu daya mereka (berbicara tentang Yahudi) . Dan Allah sebaik-baiknya
pembalas tipu daya mereka” Jadi Allah berkata,” Yesus, Inni
Mutawaffeka”, yang artinya akan mengambil hidupmu, dan mengangkat Kamu
kepada-Ku, dan memurnikan-Mu dari orang yang tak percaya. Jadi ayat
dalam Surah 3 (Ali Imran) berkata, “mengambil hidup-Mu”, sebelum
dikatakan, “dan mengangkat kamu kepada-Ku”.
Nahed: Ini benar, “wafah” tidak memiliki makna yang lain selain kematian.
Bapak Zakaria: Baiklah mari kita
berpikir sesuai dengan penanya untuk mengetahui kemana ini akan membawa
kita. Saya tidak mau melompat pada kesimpulan-kesimpulan atau memberikan
penjelasanku sekarang. Saya ingin mengetahui bagaimana Islam mengatakan
tentang itu, sebab ini yang menjadi perhatian penonton muslim untuk
mengerti apa yang buku mereka katakan, apa yang cendekiawan mereka
katakan, apa yang hukum mereka katakan, dan apa komentator mereka
katakan. Tetapi opini kita sebenarnya telah diketahui sejak permulaan.
Yang kita lakukan hanyalah mengklarifikasi. Di Surah 19 (Mariam)
dikatakan, “semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada
hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
Jadi “mati” merujuk pada “dibangkitkan untuk hidup kembali”. Jadi
pada ayat sebelumnya dalam Surah 3 (Al Imran), Dia mati sebelum Dia
diangkat. Dan ayat ini juga menunjukkan bahwa Dia mati sebelum Dia
dibangkitkan lagi. Dan dalam Surah 5 (Al Maidah),”Maka setelah Engkau
wafatkan aku. Engkau-lah yang mengawasi mereka. Disini juga kita
temukan “Dia wafat” dan adanya suatu penjagaan pada saat Dia mati. Yaitu
penjagaan terhadap orang-orang Yahudi. Jadi mengapa dia melakukan
penjagaan ketika Yesus mati? Jika Dia mati, cukup sampai disana. Tidak
ada kebutuhan untuk melakukan penjagaan atas mereka. Ini adalah
beberapa ayat yang membicarakan kematian Isa. Sekarang kita lihat dari
sisi cendikiawan Muslim. Apa yang dikatakan Al Imam Al Razy dalam
penjelasannya tentang hal ini? Imam Al Razy berkata dalam penjelasannya
bagian 2 hal. 457, Ibn Abbas menceritakan seperti juga Mohamed Ibn
Ishak bahwa makna dari “mutawafeeka” adalah membunuhmu. Sehingga
“mutawafeeka” dan membunuh adalah hal yang sama.
Nahed: Jadi kita belum mengartikannya salah kalau begitu.
Bapak Zakaria: Kemudian Wahb berkata,
“Isa dibuat mati selama 3 jam“. “dibuat mati selama 3 jam”. Anda
menemukan kalimat-kalimat seperti ini di halaman yang sama pada
penjelasan Al Razy’s. Dia sedang berusaha menjelaskan maksud dari
“wafat”. Dan lagi pada halaman yang sama tertulis, Ibn Ishak
mengatakan, “Dia dibuat mati selama 7 jam.” Jadi sekarang kita sudah
tahu tentang kematian dan berapa lama dia mati. Waktu matinya menurut
Wahb adalah 3 jam sedangkan menurut Ibn Ishak adalah 7 jam. Sementara
Imam Baydawy dalam penjelasannya dalam Al Quran pada ayat yang sama
bagian 2 hal.128 mengatakannya secara khusus.
Nahed: Dalam penjelasan Al Baydawy.
Bapak Zakaria: Al Baydawy sendiri. Apa
yang dia katakan? “Sebagian orang mengatakan bahwa kemanusiaan telah
disalibkan dan keilahian terangkat.” Sebagian ini benar, dan sebagian
lagi memerlukan perubahan. Kemanusiaan disalibkan, itu benar. Mereka
tidak juga membunuh-Nya ataupun menyalibkan-Nya, lebih dapat dimengerti
bila kemanusiaan yang disalibkan dan mati, sementara keilahian tidak
disalibkan. Ini sebuah pengertian yang masuk akal. Kemanusiaan
disalibkan dan dia mengatakan bahwa keilahian terangkat. Dan ini adalah
kalimat lain yang maksudnya tidak juga membunuh dan menyalibkan-Nya
karena mereka jelas tidak membunuh-Nya karena keilahian adalah kekal.
Jadi Al Baydawy dalam penjelasannya berusaha menjelaskan yang tertulis,
Dia mati selama 3 jam atau 7 jam, namun Dia mati dalam kemanusiaan-Nya
sementara keilahian-Nya tidak terpengaruh. Al Baydawy sudah sangat
dekat pada kebenarannya.
Nahed: Sangat dekat.
Bapak Zakaria: Dia mengatakan bahwa
kemanusiaan disalibkan dan ini yang kita percaya karena kita tidak
menuntut keilahian disalibkan namun kami tidak setuju ketika dia
mengatakan keilahian terangkat ke atas karena keilahian tetap dalam
tubuh namun tidak dapat binasa seperti ilustrasi api yang saya berikan.
Nahed: Ilustrasi besi dan api.
Bapak Zakaria: Besi dan api. Sementara
aku memukul-mukul besi, si api tidak akan terpengaruh karena dia adalah
unsur yang berbeda.
Nahed: Tapi dia tetap ada.
Bapak Zakaria: Si api tetap disana,
bersatu dengan besi karena aku tak akan bisa membentuk besi tanpa api.
Jadi kita butuh Isa disalibkan dengan keilahian-Nya ada bersama-Nya
sebab keilahian itu tidak terbatas. Bila Isa mati tanpa keilahian-Nya,
Dia hanya akan menjadi manusia biasa yang mati.
Nahed: Dapatkah anda mengulanginya lagi, Pak?
Bapak Zakaria: Bagian Al Baydawy ini
terdapat dalam penjelasannya. Penjelasan Al Baydawy bagian 2 hal.128
tertulis,” Telah dikatakan bahwa sebagian orang menuntut kemanusiaan
disalibkan dan keilahian terangkat” supaya mencocokkan ayat ini sebab
sekarang Dia telah disalibkan dan mati selama 3 jam ataupun 7 jam dan
kemudian pasal tersebut menulis bahwa mereka jelas tidak membunuh-Nya
juga tidak menyalibkan-Nya,mereka tidak menyalibkan keilahian-Nya karena
keilahian-Nya terangkat. Ini adalah pendapat Al Baydawy. Dan kami
katakan pada Baydawy, bukan seperti itu. Kemanusiaan dan keilahian
tetap bersama-sama namun keilahian tidak mati, tidak juga dapat
disalibkan karena itu laksana api pada besi, dia tidak terpengaruh. Dia
tidak terangkat; Dia tidak perlu terangkat. Mengapa begitu? Karena
Allah ada dimana-mana.
Nahed: Tepat.
Bapak Zakaria: Dia ada di semua tempat.
Jadi demikianlah penjelasan menyangkut hal “mereka tidak membunuh-Nya,
tidak juga menyalibkan-Nya” ini.
Nahed: Baiklah, ayat yang sama juga
menuliskan “dibuat seakan-akan seperti itu bagi mereka”. Apa pendapat
anda tentang itu? Apa yang dibuat seakan-akan seperti itu bagi mereka?
Bapak Zakaria: Oh ya. “Mereka
jelas-jelas tidak membunuh Dia dan juga tidak menyalibkan, namun dibuat
seakan-akan seperti itu bagi mereka”, jadi apa yang dimaksud dengan
“dibuat seakan-akan seperti itu bagi mereka”? Kembali kita harus melihat
kembali ke Al Quran supaya dapat membahas hal ini. Sekarang kita
mengacu pada Imam Al Razy dan melihat apa yang dia katakan tentang
“dibuat seakan-akan seperti itu bagi mereka”. Tentu saja Al Baydawy
menjelaskannya dengan baik. Maksud dari ‘dibuat seakan-akan seperti itu
bagi mereka’ adalah mereka pikir mereka telah membunuh keilahian namun
itu tidak dapat dibunuh.
Nahed: Hal ini telah dibahas.
Bapak Zakaria: Bahwa mereka telah
membunuh keilahian dan menyalibkannya, itulah yang “dibuat seakan-akan
seperti itu bagi mereka” namun Dia tidak disalibkan, itulah keilahian,
karena Dia terangkat menurut Al Baydawy. Sementara Al Razy menjelaskan
pasal ini dengan kata-kata yang tidak biasa, tidak biasa. Dan saya
harap setelah mengatakan itu, bukan bukan saya harap, tapi saya yakin
setelah mengatakan hal itu, tidak akan ada penonton acara ini yang akan
menggunakan pasal tersebut untuk makna tertentu.
Nahed: Mari kita dengar kalau begitu.
Bapak Zakaria: Apakah yang dikatakan Al
Razy dalam penjelasannya bagian 3 hal 350. Tetaplah bersama saya dan
saya mohon agar penonton dapat menyimak saya sampai selesai. Apa yang
dikatakan Al Razy? “Apabila diperbolehkan mengatakan Allah yang Maha
Tinggi akan membuat kemiripan seorang manusia pada orang lain”, mereka
bilang dibuat seakan-akan seperti itu bagi mereka berarti seorang lain
selain Dia yang disalibkan dan mereka tidak menganggap orang tersebut.
Beberapa orang mengatakan tentara Romawi pergi menangkapnya dan dia
menggantikan Isa tatkala Isa terangkat. Sebagian lagi mengatakan yang
lain , orang itu bukanlah tentara Romawi, melainkan Yudas.
Nahed: Si pengkhianat.
Bapak Zakaria: Si pengkhianat yang
mengkhianati-Nya. Anda bisa mengikuti? Dia juga bersama mereka dan
Tuhan membuat kemiripan-Nya pada Yudas. Sebagian lagi menyatakan bukan,
bukan, orang yang dibuat mirip Isa itu adalah seseorang yang bernama
Simon. Simon dari Syrenian.
Nahed: Apakah dia adalah orang yang membawa salib?
Bapak Zakaria: Orang yang membawa
salib. Namun, kelompok yang lain mengatakan orang itu adalah seorang
yang bernama Sargious dan tak seorangpun tahu dia didapat dimana; mereka
mengatakan Sargious disalibkan menggantikan Dia. Anda bisa lihat
disini, semua penjelasan saling berlawanan yang artinya tak ada bukti
yang akurat. Maksud saya jika beberapa saksi memberikan kesaksian di
meja hijau dan seorang mengatakan, Ya, aku melihat Mohammad melakukan
itu sementara yang lain mengatakan, Bukan, itu bukan Mohammad, tapi
Hassan dan orang ketiga akan mengatakan, Bukan, orang itu adalah Ali.
Nahed: Kemudian semua saksi akan ditolak.
Bapak Zakaria: Mungkin saja, kasus
tersebut akan ditutup. Anda bisa mengerti maksud saya? Lebih lanjut,
Al Razy mengatakan, “Apabila diperbolehkan mengatakan Allah yang Maha
Tinggi akan membuat kemiripan seorang manusia pada orang lain”, ini akan
membuka cara berpikir yang menyesatkan. Siapakah yang mengatakan
demikian?
Nahed: Al Razy.
Bapak Zakaria: Al Razy mengatakan itu.
Ini akan mengarah pada cara berpikir yang menyesatkan. Dan mengapa Al
Razy? Dia menjawab seperti ini, “Karena jika kita melihat Zaid, mungkin
saja dia bukanlah Zaid, karena mungkin Allah membuat kemiripan Zaid
pada orang lain”. Hal ini akan mengarah pada cara berpikir yang
menyesatkan. Seseorang mengatakan, Saya bertemu Tom hari ini kemudian
anda akan berkata, Bukan, kamu bukan bertemu Tom. Percayalah, kamu
bukan bertemu dengan Tom. Anda akan menjelaskan padanya bahwa Allah
menaruh kemiripan Tom pada Dick. Kamu hanya melihat Dick dan kamu
berpikir dia adalah Tom.
Nahed: Tentu saja ini tidak masuk akal. Ini adalah sekelumit tentang “dibuat
seakan-akan seperti itu bagi mereka”.
Bapak Zakaria: Al Razy-lah yang
mengatakan hal ini, bukan kami. Dia seorang Imam yang besar. Simak hal
berikut. Dia kemudian berkata lagi, ”Jadi mungkin kita melihat Zaid
dan mungkin saja orang itu bukanlah Zaid. Mengapa? Karena Allah
membuat kemiripan Zaid pada orang lain.” Anda tidak akan percaya
apapun. Dia memberi contoh yang lain. “Dan jika seseorang menikah” dia
sesungguhnya menggunakan kata lain tapi saya tidak suka istilah itu.
Maaf bila saya tidak mengutipnya. “Dan jika seorang laki-laki menikahi
Fatema mungkin saja dia tidak manikahi Fatema karena Allah telah membuat
kemiripan Fatema pada Khadiga. Jadi dia menikahi Khadiga dengan
anggapan dia adalah Fatema.“ Cara berpikir yang sangat sangat
menyesatkan bukan? Sangat aneh. Berikut ini penjelasan Al Razy tentang
“dibuat seakan-akan seperti itu bagi mereka”. Dia
mengatakan….…….“dibuat seakan-akan seperti itu bagi mereka” bukan
berarti Dia membuat kemiripan-Nya pada orang lain, ini sangat tidak
masuk akal, tidak dapat dipahami. Sekarang dia membuat aturan yang amat
sangat serius. Apa yang dia katakan? “Apabila diperbolehkan” ini kata
Al Razy masih di hal yang sama. “Apabila diperbolehkan membuat
kemiripan seseorang pada orang lain, kemudian menikah, bercerai, harta
benda tidak akan dipercayakan lagi, karena mungkin kemiripan orang ini
dibuat pada orang yang lain, dan orang ini menggantikan orang yang lain
tersebut karena kita telah mengarah pada cara berpikir yang
menyesatkan,” demikian katanya.
Nahed: Yang aneh adalah banyak orang
memegang ayat ini dan mereka bilang, lihat itu “dibuat seakan-akan
seperti itu bagi mereka”, orang itu bukanlah Dia, walaupun mereka
memperumit masalah yang tidak bisa mereka atasi sendiri.
Bapak Zakaria: Permasalahannya adalah
mereka tidak mau mengerti. Tak seorang pun yang mau mengerti. Mereka
hanya ingin membantah. Bukan, hanya seperti itu. Tolonglah, Tuan Yang
Berusaha Untuk Mengerti. Tidak ada pemahaman pada hal ini. Allah
berkata demikian dan haruslah demikian. Baiklah apa yang dikatakan para
komentator kita lagi? Saya tidak mau tahu. Bagaimana dengan
yurisprudensinya? Saya tidak mau tahu. Hanya seperti itu. Mengapa?
Karena dia takut. Ketika seseorang takut, saya akan berikan sebuah
contoh. Sebuah lelucon kecil. Seseorang ingin memberitahukan lelucon
namun dia terlalu serius. Keluarga biasanya membelikan anak-anak
sesuatu untuk menyenangkannya seperti pakaian, untuk anak laki-laki dan
gaun untuk anak perempuan dan sebagainya. Dan mereka menaruhnya di
lemari pakaian. yang terjadi kemudian adalah anak itu tidak ada di
kamarnya, juga tidak ada di seluruh rumah. Kemudian sang ibu bertanya,
“Kemana anak itu? Jika rumah sunyi dan dia tidak ada, dia pasti buat
masalah”. Kemudian si ibu pergi dan mencari anak ini dan dia
menemukannya di kamar. Apa yang sedang ia lakukan? Dia membuka lemari
dan memakai celana tersebut dengan gembira. “Nak, apa yang kau
lakukan? Beraninya kau memakai celana itu?”. Anak itu berkata,”Ma,
percayalah, bukan aku. Aku tidak memakainya, Ma.” Ibunya berkata
lagi,” Apa maksudmu? Celana itu sedang kau pakai.” Kata si
anak,”Bukan, Ma. Celana ini yang memakaiku.” Takut. Takut. Sehingga
dia menolak kenyataan dan berusaha membenarkannya dengan segala cara,
walaupun tidak masuk akal. Jika seseorang belajar dan memahami, dia
akan mampu melihat kebenaran.
Nahed: Baiklah, Bapak Pendeta, kita
telah membahas “dibuat seakan-akan seperti itu bagi mereka”, namun
mereka kembali bertanya: Bukanlah pertobatan cukup bagi pengampunan?
Mengapa perlu ada penyaliban?
Bapak Zakaria: Bukanlah pertobatan cukup
bagi pengampunan? Memang, pertobatan adalah syarat awal untuk
pengampunan, namun pengampunan sendiri tidak dijamin hanya oleh
pertobatan. Dan tentu saja pertanyaan yang berkenaan dengan pengampunan
diambil dari Surah 2 (Al Baqarah) ayat 37, anda menyebutkan ini pada
episode yang lalu.
“Kemudian Adam menerima beberapa kalimat
dari Tuhannya maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha
Penerima taubat lagi Maha Penyayang” Apakah ini berarti pengampunan?
Adam hanya bertobat. Pertobatan adalah tindakan manusia sedangkan
pengampunan adalah tindakan Allah. Jadi saya harus bertobat namun
pertobatan bukanlah segala-galanya. Karena kita butuh…Anda tahu
pertobatan berarti anda menyesali yang lalu dan pertobatan juga berarti
mengaku dosa dan berjanji tidak akan berbuat lagi. Anda mungkin berkata
saya telah bertobat, ini adalah terakhir kali, saya tidak akan
melakukannya lagi. Ini pertobatan. Namun apakah pertobatan memperbaiki
masalah itu sendiri? Sebagai contoh, anda sedang menyetir mobil,
tiba-tiba seseorang datang dan menabrak dan merusak mobil anda, kemudian
dia keluar dan berkata saya mohon maaf, saya tidak akan menabrak mobil
ada lagi.
Nahed: Tentu, tapi dia tidak memperbaiki mobil saya.
Bapak Zakaria: Dia tidak mengganti rugi
mobil anda kan? Mobil itu rusak parah, dan dia datang dan berkata saya
minta maaf, saya tahu ini kesalahan saya, saya mohon maaf, Bu.
Percayalah lain kali saya tidak akan menabrak mobil anda lagi. Apa
bagusnya itu bagi anda?
Nahed: Tidak ada
Bapak Zakaria: Tepat. Jadi pertobatan
itu perlu dan berjanji juga perlu, untuk tidak mengulangi kesalahan
tersebut, namun penggantian rugi sangat diperlukan, dan itulah yang Isa
lakukan. Dia mati menggantikan kita. Itu saja, kita telah dihukum
mati, dan dosa kita tidak dapat diampuni jika penghukuman itu tidak
dilakukan yakni keadilan ilahi. Namun kemudian belas kasih turut campur
dan Dia menawarkan diri-Nya untuk menebus kita. Karena begitu besar
kasih Allah akan dunia ini sehingga dia mengaruniakan Anak-Nya yang
tunggal supaya orang yang percaya tidak akan binasa, melainkan beroleh
hidup yang kekal. Benar begitu?
Nahed: Benar sekali. Sebenarnya kita
telah menjelaskan tentang ini pada sesi yang lalu namun kami akan
mengulanginya lagi supaya setiap orang yang menonton mengerti benar apa
maksudnya, karena kami sering mendapat pertanyaan serupa, Pak. Tuhan
mengampuni kita, Tuhan memaafkan dosa kita.
Bapak Zakaria: Itu benar tapi kita tetap
butuh penebusan. Pertobatan itu baik namun membutuhkan penebusan.
Mari kita lihat penebusan dalam Kristiani. Disini pada Injil Yohanes,
maksud saya surat pertama Yohanes pasal 2 ayat 1 dan 2 berkata demikian:
“Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan
berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang
pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Isa, yang adil. Dan Ia adalah
pendamaian untuk segala dosa kita , dan bukan untuk dosa kita saja,
tetapi juga untuk dosa seluruh dunia”. Benar begitu? Saya ingin tahu
apakah Al Quran ada membahas tentang pendamaian? Tentu, pada Surah 5
(Al Ma’idah) ayat 89 “Allah tidak menghukum kamu disebabkan
sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud. Apakah maksud
dari menyebut dengan tidak dimaksud? Itu berarti sumpah yang salah.
“Dalam sumpahmu” ini ketika anda bersumpah Dia tidak akan memintamu
melakukan apa yang kamu ucapkan cepat dalam sumpahmu. Ini ketika anda
dengan salah bersumpah. Jadi jika anda mengucapkan kata-kata yang
salah, Allah tidak akan meminta anda melakukannya, “namun Dia memintamu
melakukan apapun sepenuh hati.” Seperti seseorang memutuskan untuk
pergi dan dan bersumpah di pengadilan. ”memintamu melakukan apapun yang
kau sumpahkan dengan sepenuh hati”, yaitu yang kamu sumpahkan. Jika
secara sengaja kamu bersumpah salah; Dia akan memintamu melakukannya.
Lalu apa? Apakah jalan keluarnya? Jalan keluar. Mari kita lihat jalan
keluar masih dalam ayat yang sama. Pendamaian untuk itu. Pendamaian
untuk hal ini, karena sumpah berarti memberi makan 10 orang miskin, atau
memberi mereka pakaian atau membebaskan tahanan, yaitu budak,
membebaskan seorang budak. Siapapun yang tidak melakukan ketiga hal
ini, haruslah dia berpuasa selama tiga hari. Itulah keterlibatan
pendamaian untuk membebaskan dirimu dari sumpah. Jadi sebuah sumpah
yang salah meminta satu dari 4 macam pendamaian. Kalau demikian berapa
lagi…Berapa banyak lagi dosa yang menentang Allah? Inilah
pendamaiannya. Sudah cukup jelas? Jelas. Mari kita lihat satu lagi.
Dalam Surah 64 (Al Tagabun) ayat 9, tertulis demikian,”Allah
mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan, itulah hari ditampakkan
kesalahan-kesalahannya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan
mengerjakan amal saleh niscaya Allah akan menghapus
kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya kedalam surga yang mengalir
dibawahnya sungai-sungai, mereka kekal didalamnya selama-lamanya” Jadi
Allah harus menebus dosa-dosa manusia. Inilah yang dinamakan
pendamaian. Jika kamu percaya pada Allah dan bertingkah laku baik,
Allah akan mendamaikan dosa-dosamu. Ada pendamaian disini. Benar kan?
Kami telah menyebutkan bahwa pendamaian disini tidak sama dengan
menyebut seseorang kafir dan untuk alasan itu diadakan pengorbanan
dengan daging korban, daging ADHA dan korban-korban dan saji-sajian yang
kita bicarakan tadi. Bagaimana bisa seorang mengabaikan pendamaian ini
dan menuntut hanya pertobatan saja menghasilkan pengampunan?
Nahed: Jadi, pertobatan saja tidak cukup.
Bapak Zakaria: Namun penting
Nahed: Itu penting sebagai permulaan.
Bapak Zakaria: Tepat, sebagai permulaan. Sebagai tindakan manusia.
Nahed: Namun tindakan Allah-lah mengampuni semua dosamu.
Bapak Zakaria: Benar.
Nahed: Saya pikir sudah jelas sekarang.
Baiklah, pertanyaan yang paling penting. Mereka menanyakan kesalahan
apa yang telah diperbuat Yesus sehingga Allah membawanya ke salib
didepan semua orang? Telah diketahui bahwa Yesus tidak berdosa dan
bahwa Dia adalah seorang yang kudus dan tanpa cela. Jadi untuk
kesalahan apa Dia disalibkan untuk semua orang?
Bapak Zakaria: Pertanyaan bagus.
Benar-benar bagus. Apakah Allah adil mengirim seorang yang tanpa cela
menggantikan manusia yang berdosa? Apakah itu adil? Pendekatan berikut
yang mereka pakai. Baiklah , mari kita lihat Surah 2 (Al Baqarah) ayat
60 . Saya sangat senang membawa Al Quran namun saya tidak ingin
menyinggung para penonton karena Al Quran hanya boleh disentuh oleh
orang yang disucikan, walaupun saya suci, maksud saya suci oleh darah
Isa. Tapi saya tidak mau menjadi batu sandungan bagi orang lain. Yang
ingin saya katakan sekarang adalah sebuah kutipan dari Al Quran. Surah 2
(Al Baqarah) ayat 61 mengatakan demikian,” Hal itu karena mereka selalu
mengingkari ayat-ayat Allah, yaitu orang-orang Yahudi, “dan membunuh
para nabi tanpa alasan yang benar”. Apakah artinya dan
membunuh para nabi tanpa alas an yang benar” Mereka membunuhnya.
Benar kan? Bagaimana bisa Allah mengijinkan nabi-nabi dibunuh tanpa
kesalahan? Bagian yang lain lagi. Surah 2 (Al Baqarah) ayat 87 “Setiap
datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu yang tidak sesuai dengan
keinginanmu” , berbicara pada orang Yahudi setiap kali, “Setiap datang
kepadamu seorang rasul membawa sesuatu yang tidak sesuai dengan
keinginanmu lalu kamu angkuh, beberapa orang kamu dustakan ? dan
beberapa orang kamu bunuh “. Apakah mereka membunuh nabi-nabi? Apakah
itu adil? Apakah anda ingin mengatakan membunuh nabi-nabi yang tak
bersalah itu bukan masalah tapi anda membantah pembunuhan Isa? Tidakkah
anda percaya bahwa Isa adalah juga nabi? Baiklah, Dia telah dibunuh.
Apa yang salah disini?
Nahed: Bahwa Dia bukanlah nabi yang pertama.
Bapak Zakaria: Bukan, bukan yang
pertama, bukan orang pertama yang tanpa cela, namun Allah akan
menghargai nabi-nabi dan menghakimi yang membunuh, yang melakukan itu.
Jelas?
Nahed: Baiklah. Ada pertanyaan lain ,
Pak. Bagaimana anda percaya pada penyaliban Isa? Katakanlah kematian
seseorang? Dan melengkapi pertanyaannya mengatakan siapa yang mengatur
alam semesta pada saat Dia mati dan dikuburkan?
Bapak Zakaria: Benar. Ini sebagian dari
apa yang dikatakan Al Baydawy namun beliau tidak menjelaskannya lebih
lanjut. “Kemanusiaan telah disalibkan namun keilahian tidak
terpengaruh”. Kemanusiaan disalibkan tapi keilahian tetap utuh. Jadi
kemanusiaanlah yang mati, tubuhnya yang mati, namun keilahian tidak
dapat binasa seperti yang telah kujelaskan. Ini seperti api dan besi,
bagian yang dapat anda pukul-pukul adalah besinya sedangkan apinya tidak
terpengaruh. Demikianlah kemanusiaan yang mati. Seperti keilahian,
Dia memenuhi surga dan bumi; Dia ada dimana-mana, hidup, Maha ada.
Maksud saya adalah Dia tidak terpengaruh oleh penyaliban tubuh-Nya.
Nahed: Baiklah, saya ingin
menjelaskannya pada penonton Muslim kita yang terkasih bahwa Isa adalah
seorang manusia sempurna dan keilahian berada bersama dengan manusia
sempurna ini. Sehingga dalam hal kemanusiaan , Dia berkelakuan seperti
manusia, namun sebagai Allah itu adalah sebuah cerita yang berbeda.
Bapak Zakaria: Sebagai manusia Dia dapat
merasakan sakit dan menangis dan makan dan berpakaian, tidak hanya itu,
Dia juga mati tapi keilahian tidak terganggu. Keilahian tidak makan,
minum, dan mati.
Nahed: Sekarang kita beralih ke
pertanyaan seperti itu, walaupun sedikit terlambat. Bagaimana bisa
Allah menjelma menjadi manusia yang dapat makan dan minum dan
menggunakan kamar kecil? Bukankah itu merupakan pengotoran nama Allah?
Bapak Zakaria: Ini pertanyaan yang masuk
akal dan sering ditanyakan. Tapi saya ingin mengatakan sesuatu. Saya
ingin bertanya pada penanya ini satu pertanyaan. Dia berkata bahwa
tubuh yang didiami oleh Isa bisa buang air besar, makan dan minum;
tidakkah keilahian dikotori dengan mendiami tubuh seperti ini? Saya
akan menanyakan satu hal. Apakah Allah maha ada atau tidak?
Nahed: Tentu saja.
Bapak Zakaria: Jika Ia tidak berada pada
satu tempat, Dia adalah Allah yang terbatas. Jika kita katakan Allah
tidak ada disini, kita berpikir bahwa Allah itu terbatas. Jadi Allah
ada dimana-mana. Benar? Baiklah. Apakah Allah ada di tempat-tempat
kotor di dunia? Pasti. Apakah Dia terpengaruh oleh itu? Apakah Ia
dikotori oleh itu?
Nahed: Baiklah, itu logikanya.
Bapak Zakaria: Dia seperti matahari; Dia membersihkan tempat kotor, dan tidak
akan terpengaruh atau dikotori oleh tempat itu.
Nahed: Dengan menyimpulkan sesi kita,
kami mengucapkan terimakasih pada Bapak Pendeta Zakaria untuk
penjelasan-penjelasan ini. Semoga Tuhan memberkati anda dan pelayanan
anda dan jika Allah mengijinkan kita akan bertemu kembali.
Penonton terkasih, Tuhan Yesus Isa telah
disalibkan dan Dia mati untuk menebus dan menyelamatkan anda.
Terimakasih. Sampai bertemu kembali. Tuhan memberkati. Terimakasih. Kami akan
menemui anda kembali.
FREE E-BOOKS
Jawaban 111 Kontradiksi Alkitab Perjanjian Lama
Jawaban 155 Kontradiksi Alkitab Perjanjian Baru
101 Penjelasan tentang TUDUHAN KONTRADIKSI dalam ALKITAB
Perang Suci - Oleh Abd Al Masih
Secrets Behind Burqa - Oleh Rosemary Sookhdeo
Donasi Untuk Allah Membersihkan Nurani
Ilusi Negara Islam - Editor Gus Dur
Mutiara Dari Surga - 1
The Truth About Muhammad - by Robert Spencer
Tuduhan Ahmed Deedat Terhadap Alkitab oleh Zakaria Boutros
Islam Reviewed oleh M. Ali
The Hidden Life of Prophet Muhammad oleh Dr. A.A. Ahmed
Rahasia Jalan Yang Lurus
Benarkah Muhammad Sempurna Secara Fisik oleh Ali Sina
Inilah Ismael (Here Comes Ishmael) oleh Faisal Malick
Hidup Dari Ujung Tombakku (Living by the Point of My Spear)
oleh Zaki Ameen
Akar Terror Islam oleh Abul Kasem
Membedah Asal Usul Quran (The Origins of the Koran) oleh Ibnu
Warraq
SON of HAMAS oleh Mosab Hassan Yousef
Mengapa Wanita Berpaling Kepada Islam oleh Rosemary Sookhdeo
Kerudung Yang Terkoyak
Why I'm Not Muslim oleh Ibnu Waraq
Komik Muhammad
Achievement and Heritage of Muhammad oleh: Zaky Rawdat
Sejarah Ka'bah Yang Tak Pernah Diceritakan
Sang Putera dan Sang Bulan oleh Curt Fletemier
Yahudi Menggenggam Dunia oleh William G. Carr
The Secret of Qur'an oleh Don Richardson
Ismail Saudaraku oleh Umar Tariqas
Islam diakhir Zaman oleh Ellis Skolfield
Ismael Akan Diberkati oleh: Ahmad Agyei
Islamic Invasion oleh Robert Morey
Siapakah Allah Ini
Mesias yang Dinantikan Islam oleh Joel Richardson
Christ Muhammad and I oleh Mohammed Ghazoli
Kebenaran Tentang Muhammad
Beriman Tanpa Takut oleh Irshad Manji
Yesus dan Muhammad oleh Mark Gabriel PhD
Mengapa Kami Meninggalkan Islam oleh Susan Crimp dan Joel
Richardson
ARTICLES
Hancurnya Sifat Keilahian Quran oleh Sujit Das
Muslim Pop - Oleh Matt Edwards
Jawaban atas hadiah BMW dari Pertanyaan Insan L Mokoginta
Batalkan Hari Membakar Quran - Oleh Jochen Katz
60 Juta Dollar Untuk Kepala Pendeta Boutros
Pilih Mana - Puasa Islami Atau Puasa Kristen
Seperti apa Kitab Zabur dan Injil Barnabas
QRS 6 - Apa Yang Harus Diketahui Oleh Seorang Manager Sebelum
Menutup Kontrak Bisnis Dengan Seorang Muslim
Heboh Film Iran - Tiru film Yesus Nabi Muhammad Diperankan
Aktor Film
QRS 5 - Apa Yang Harus Diketahui Oleh Wanita Mengenai
Pernikahan Islami
Heboh Film YESUS Buatan Iran
QRS - 4 Perang Suci Dalam Islam
Donasi Untuk Allah Membersihkan Nurani
QRS 3 - Donasi Untuk Allah Membersihkan Nurani
QRS 2 - Marilah Sholat - Mari Mencapai Kemenangan
Arsip Gambar Muhammad
Wahyu Mana Yang Asli
Quran Diinterview
Mengenal Islam
A Letter To Gaza - Oleh Nonie Darwis
FQR 6 - Injil Kristus Yang Tanpa Salah
Klaim Islam - Setiap Orang Dilahirkan Sebagai Muslim
FQR 4 - Nama dan Atribut Kristus Dalam Quran
FQR 5 - Perawan Maria - Sebuah Tanda Dari Allah - Ayatollah
Sejati
FQR 3 - Kehendak Tuhan Adalah Supaya Setiap Orang Bisa
Diselamatkan
FQR 1 - Apakah Anda Tahu Tentang Hikmat Kristus
FQR 2 - Orang Yang Dilahirkan Dari Roh Adalah roh
Hari Semua Orang Menggambar Muhammad
QRS 1. Bagaimana Syariah Islamik Berkembang
DAFTAR MUSLIM yang Meninggalkan Islam
Pengesahan Mutilasi di Amerika
Hilal-Bin-Sahar- Dewa Bulan Sabit
Menyusui-Pria-Dewasa by Zakharia Boutros
Keunikan-Alkitab-Dibandingkan-Kitab-Suci-Lainnya
Alkitab-Atau-Alquran-Yang-Dipalsukan
Muhammad-Tidak-Buta-Huruf
Tipu-Muslihat-Dalam-Islam
Ayat-Yang-Dipalsukan-Dlm-Quran
Islam-Tidak-Bisa-Membedakan-NAJIS dan DOSA
Kebohongan-Isra-Miraj
Teror-Dari-Mulut-Muhammad-Sendiri
Alexander Agung, Si Kafir Nabi Islam
Fenomena Murtad Dlm 20 Thn Terakhir
Basis Differences 6 - Apakah Mereka Akan Pergi Ke Neraka dan
Kita Akan Pergi Ke Surga
Basic Differences 5 - Keselamatan Dalam Alkitab Dan Dalam
AlQuran
Basic Differences 4 - Penyangkalan Islam Terhadap Salib Kristus
Basic Differences 3 - Terkutuklah Orang Yang Mengatakan Kristus
Adalah Anak Allah
Basic Differences 2 - Panggilan Dari Minaret
Basic Differences 1 - Apakah Orang Kristen dan Muslim Berdoa
Kepada Tuhan Yang Sama
Jibril as - Ahli Menyamar
Kemana Mencari Keselamatan
Apa Yang Terjadi Ketika Seseorang Meninggalkan Islam
Tagiyya - Berbohong Ala Islam Oleh Zakaria Boutros
Panggilan Dari Minaret
Pemimpin Muslim UK - Islam Bukanlah Agama Damai
Konflik GAZA berakar pada SYARIAH
Mari Bicara Fatwa Haram
Marilah Kita Memikirkan Kembali Soal Burqa!
Hubungan Islam-Machiavelli
Apa yang Sama yang Dimiliki Oleh para Rabbi di Harrow dengan
Para Rabbi di Medinah
Kesalahan Lia Eden sama dengan kesalahan Nabi Muhammad
Digantung di Iran Karena Murtad
Pandangan Islam mengenai Neraka
Penjajahan Wanita Dalam Islam
Islam - Berperang Dalam Dirinya Sendiri
Contoh Moral Kenabian Muhammad Untuk Abad Kini
Anak Ketua Hamas Murtad
Ibn Mas'ud Saksi Ketidakberesan Quran
Tanpa Jihad Islam Akan Mati oleh Mohammad Asghar
TESTIMONIES
Supremasi Terang Atas Kuasa Kegelapan - Oleh Alhajji Aliyu
Kebohongan Para Wanita Saudi Arabia
Kesaksian Seorang Pemurtad Yang Difatwa Hukuman Mati
Kesaksian Hamran Ambrie
Kesaksian Bassam
Kesaksian Pertobatan seorang Irak-KETEMU-YESUS
Tak-Terbuktinya-Alkitab-Telah-Dipalsukan oleh Zakaria Boutros
Islam-Adalah-Ajaran-Sesat by Duladi
Kerudung Yang Terkoyak
Arifin Zaelani - Alasan Saya Meninggalkan Islam
Kesaksian Dr. Mark Gabriel yang Mengejutkan
Kesaksian Saya Meninggalkan Islam
Islam Sejati
Duladi - Mengapa Saya Benci Islam
Ali Sina - Dari Beriman Menuju Pencerahan
Mengapa Kami Meninggalkan Islam
QUESTION & ANSWERS
Islam Bertanya Kristen Menjawab oleh Paulus M
Pilih Mana - Puasa Islami Atau Puasa Kristen
Apa Yang Al Quran Instruksikan Muslim Lakukan Terhadap
Non-Muslim
Tanggapan tulisan Muhammad dalam Perjanjian Lama
Hari Semua Orang Menggambar Muhammad
Geller - No 11 September Mosque
Mengritisi Pemikiran Dr. Yahya Waloni
Sumber-Penulisan-Alquran oleh Zakharia Boutros
Tuduhan Ahmed Deedat Terhadap Alkitab oleh Zakaria Boutros
Tanggapan-Terhadap-Combat-Kit-Ahmed-Deedat
Tidak Ada Jalan Kembali
Tanggapan atas Combat-Kit2 Ahmed Deedat
Seri-Pelajaran-Alkitab-Amazing-Facts
Bagaimana Menilai Sebuah Kitabullah
Masakan Allah Kok Punya Anak Allah
Bukankah Alkitab Itu Korup
Tuhan Alkitab Sama Dengan Allah SWT
Injil Digugat Karena Ahmad
Wahyu Terkini Jadi Pengukur Wahyu Terdahulu
Tuhan Sendiri Tidak Tahu Bahwa Ia Trinitas
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/