> "koko_robert29" <koko_rober...@...> wrote:
> Saya pikir tidak begitu, nyatanya
> yang sering menggunakan hak
> VETO terhadap kebiadaban ISRAEL,
> siapa coba ?

Amerika membela yang benar, tentu harus mem-veto pihak yang salah.  Tidak bisa 
semaunya aja anda menuduh Israel biadab, bagaimana bisa menuduh biadab kalo 
mereka membela diri dan membela negaranya sendiri didalam negerinya sendiri.  
Apakah pemberontak2 di Indonesia diperlakukan manusiawi di Indonesia???  jelas 
tidak ya, pemberontak dan pengacau maupun terorist itu merugikan masyarakat 
banyak sehingga kalopun ditumpas jangan dianggap biadab, justru merekalah 
pelaku2 biadab itu sendiri.

Arab Palestina itu sama sekali bukan orang Palestina, tapi orang Arab yang 
dulunya cari nafkah ditanah Palestina.  Sama status mereka seperti Cina 
Indonesia.

Jadi Arab Palestina ini sangat biadab mau mengusir dan memusnahkan bangsa 
pribuminya.  Coba dong anda pikir, kalo Cina Indonesia kita musuhi kenapa kita 
harus bersimpati kepada Arab Palestina yang lebih biadab dari Cina Indonesia 
itu ????

Jadi Amerika bukan sembarangan main veto, ternyata negara2 didunia pun berpihak 
kepada Amerika.

Hanya Amerika yang berani menentang Arab2 Islam ini, sedangkan negara2 lain 
umumnya menghindari permusuhan agar tidak dijadikan sasaran teroris jihad 
Islamiah.

Lihatlah, orang2 non-muslim termasuk Kristen, Katolik, Hindu, Buddha yang juga 
selalu menjadi korban2 kebiadaban muslimin di Indonesia ternyata juga ikut2an 
mendukung Arab Palestina...  Kalo anda punya hati nurani tentunya memahami ya, 
mereka itu bukan sesungguhnya mendukung Arab2 Palestina yang biadab ini, tetapi 
mereka cuma ikut2an sebagai basa basi untuk menghindari jadi korban penindasan 
terorisme jihad Islam yang selalu merugikan mereka.

Ny. Muslim binti Muskitawati.












> 
> --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote:
> >
> > Obama Bilang Israel Mempersulit Perundingan !!!
> >                                             
> > Pada hakekatnya, peranan Amerika harus selalu bertentangan dengan Israel 
> > agar jangan dituduh sebagai antek Yahudi, dan agar juga Israel jangan 
> > dikatakan budak Amerika.
> > 
> > Pada hakekatnya, kalo Amerika membantu Israel, maka harus disalahkan, 
> > sebaliknya kalo Amerika membantu Palestina harus dipaksa atau dibuktikan 
> > dengan ikut menghancurkan Israel.
> > 
> > Itulah sebabnya, karena serba salah, maka yang terbaik Amerika beri 
> > penegasan bahwa Amerika tetap membantu Israel yang artinya tidak mungkin 
> > menghancurkan Israel, tapi juga bersamaan tetap membantu Palestina.
> > 
> > Susahnya, Amerika dipaksa untuk mengalahkan Israel padahal Palestina 
> > sendiri tidak sanggup mengalahkannya.
> > 
> > Seharusnya kalo mau adil tentunya, kalo tidak bisa mengalahkan janganlah 
> > memerangi, kenyataannya Israel tidak akan memerangi kalo tidak diperangi.
> > 
> > Begitulah, Gaza, Westbank dan Jerusalem Timur telah menjadi wilayah Israel 
> > akibat diserang tetangga2 Arab dan memenangkan perang dalam 6 hari dengan 
> > hasilnya merebut Gaza, Westbank dan Jerusalem yang tadinya milik Yordania.
> > 
> > Atas prakarsa Amerika, hasil keringat tentara Israel merebut Gaza, Westbank 
> > dan Jerusalem dimasukkan kedalam perundingan di Oslo dan Camp David, dimana 
> > wilayah Gaza dan Westbank dipasrahkan Israel untuk diberikan kepada negara 
> > Palestina demi perdamaian.  Namun disamping itu, Israel juga menyatakan 
> > bahwa Jerusalem Timur dan seluruh Jerusalem sudah menjadi ibukota Israel 
> > yang syah.
> > 
> > Heran-nya, negara2 Arab itu juga mendukung agar Israel menyerahkan juga 
> > Jerusalem Timur untuk negara Palestina.  Kenapa pemilik aselinya yaitu 
> > Yordania menyetujui wilayahnya diberikan kepada negara Palestina tapi malah 
> > menolak wilayah yang sama2 direbut Israel itu dimiliki Israel ????  Inilah 
> > bukti bahwa latar belakang konflik ini hanyalah berkisar pada Islam dan 
> > rasis Arab.
> > 
> > Tapi dunia dan Amerika sudah tahu, cukup ber-basa basi mendukung negara 
> > Palestina sambil semua bantuan sebelumnya dihentikan dan dibatalkan, dan 
> > sekarang yang namanya negara Palestina sudah megap2 karena bantuan itu cuma 
> > datang dari Amerika, dan Arab Saudia dan UAE juga dipaksa Amerika memberi 
> > bantuannya.  Tapi bantuan inipun tidak akan lama lagi, karena negara 
> > Palestina akan bubar dengan sendirinya, presiden Abbas itu sudah illegal 
> > karena dia mengangkat dirinya sendiri sebagai presiden selanjutnya tanpa 
> > pemilu.
> > 
> > Tragisnya, Abbas maupun Hamas mau melangsungkan pemilu sendiri2pun ternyata 
> > tidak punya dana sehingga wilayah Westbank dan Gaza hanyalah menjadi 
> > wilayah2 tidak bertuan yang berbahaya bagi keamanan penduduknya sendiri.
> > 
> > Lalu pertanyaannya adalah, atas dasar apa kita harus membantu Palestina 
> > yang jelas2 cuma gerakan terorist saja ????
> > 
> > Bayangin, anda yang jadi Obama yang kemudian ditanya oleh SBY agar menekan 
> > Israel agar mau tunduk kepada syarat2 Abbas untuk mendirikan negara 
> > Palestina yang katanya demi perdamaian.  Tentunya sebagai Obama anda tidak 
> > mau debat kusir, dan cukup bilang, iya..iya.. Israel menghambat perundingan 
> > damai titik.
> > 
> > Dimana otaknya mau membela Palestina tapi dengan cara mengabaikan keamanan 
> > Israel ???  Berdirinya negara Palestina nantinya sudah jelas akan makin 
> > menyusahkan Israel, se-dogol2nya anda kalo jadi Israel juga tidak akan 
> > membiarkan negara ini berdiri untuk menteror negara anda khan ???  Dan 
> > untuk itu tak perlu si Obama berkutet cari2 omongan untuk membela Israel 
> > yang sudah jelas mendapat dukungan seluruh dunia kecuali negara2 Islam yang 
> > cupat dan selalu bergantung kepada negara2 yang di-kafir2kannya.
> > 
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke